Gambaran karakteristik lingkungan dan pengetahuan ibu tentang diare di lingkungan kerja Puskesmas Kibin Kabupaten Serang Tahun 2024

Penulis

  • Evi Lutfiyah Universitas Esa Unggul
  • Ahmad Irfandi Universitas Esa Unggul
  • Namira Wadjir Sangadji Universitas Esa Unggul
  • Susi Shorayasari Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i6.1087

Kata Kunci:

Balita, Diare, Ibu, Penyakit Endemis

Abstrak

Diare merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami buang air dengan frekuensi sebanyak 3 (tiga) atau lebih per hari dengan konsistensi tinja dalam bentuk cair. Penyakit diare lebih sering dijumpai pada balita. Penyakit diare dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan kualitas hidup anak. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa 80% balita pernah mengalami diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di lingkungan kerja Puskesmas Kibin Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional analitik dengan target populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu dengan balita usia 12-59 bulan yang berjumlah 452 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data akan dianalisis dengan analisis univariat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juli 2024. Hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu ibu yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 33 ibu (64,7%), pengelolaan sampah yang buruk sebanyak 31 (60,8%) dan penyediaan air bersih sebanyak 39 (76,5%). Saran yang dapat diberikan ke Puskesmas Kibin yaitu melakukan pelatihan penangan diare dengan mengajarkan ibu tentang tanda-tanda awal diare dan cara pengangan awal di rumah, termasuk cara membuat larutan oralit dan pentingnya memberikan cairan yang cukup kepada balita yang mengalami diare, pengadaan fasilitas tempat sampah terpisah dengan menyediakan tempat sampah terpisah di lingkungan sekitar puskesmas dan pemukiman masyarakat serta melakukan melakukan monitoring dan evaluasi kualitas air secara rutin untuk pengecekan kualitas air di sumber-sumber air yang digunakan masyarakat.

Referensi

Akbar, H. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Jurnal Kesehatan Masyarakat Afiasi, 2.

Anastakim, S., Qisti, D. A., Putri, E. N. E., Fitriana, H., & Irayani, S. P. (2022). Analisis Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Sareal Tahun 2021. Journal of Public Health Education, 2 (1), 277-281, https://doi.org/10.53801/jphe.v2i1.131.

Firmansyah, Y. W. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Balita: Sebuah Review. Buletin Keslingmas, 40 (1), https://doi.org/10.31983/keslingmas.v40i1.6605.

Hartati, S., & Nurazila, N. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3 (2), 400, https://doi.org/10.22216/jen.v3i2.2962.

Maulida, N., & Atzmardina, Z. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita. 6.

Radhika, A. (2020). Hubungan Tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Kejadian Diare pada Balita Di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Medical Technology and Public Health Journal, 4 (1), 16-24, https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i1.773.

Rivainudin, A., Hadi, Z., & Ernadi, E. (2021). Analisis Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2020.

Saputra, I. P. B. A., Arjita, I. P. D., Syuhada, I., & Adnyana, I. G. A. (2024). Hubungan Pengelolaan Sampah Dengan Kejadian Diare di Desa Pandanan. Ganec Swara, 18 (1), 77, https://doi.org/10.35327/gara.v18i1.736.

Wati, F., Handayani, L., & Arzani, A. (2018). Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Makanan Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Journal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 3 (2), 71. https://doi.org/10.35842/formil.v3i2.174.

Winarni, T. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Puskesmas Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin Tahun 2020.

Wulandari, S. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Pengungsian Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan.

Zubaidah, Z., & Maria, I. (2020). Hubungan Penatalaksanaan Pemberian Cairan di Rumah dengan Tingkat Dehidrasi pada Balita Yang Mengalami Diare. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 5 (1), 121-126. https://doi.org/10.51143/jksi.v5i1.228.

Unduhan

Diterbitkan

01-09-2024

Cara Mengutip

Lutfiyah, E., Irfandi, A., Sangadji, N. W., & Shorayasari, S. (2024). Gambaran karakteristik lingkungan dan pengetahuan ibu tentang diare di lingkungan kerja Puskesmas Kibin Kabupaten Serang Tahun 2024. Indonesian Journal of Health Science, 4(6), 629–634. https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i6.1087

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama