Synergy between KPP Pratama Jakarta Menteng Satu and banks in tax collection through account blocking

Penulis

  • Desy Millatina Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Yadhy Cahyady Politeknik Keuangan Negara STAN

DOI:

https://doi.org/10.54957/educoretax.v5i1.1351

Kata Kunci:

Account Blocking, Financial Information Access, Synergy, Tax Collection

Abstrak

One of the tax collection actions is blocking the taxpayer's account. The Directorate General of Taxes (DGT) has the authority to access taxpayer financial information in collaboration with banking institutions. This study evaluates the synergy between KPP Pratama Jakarta Menteng Satu and banks in executing account-blocking actions and their contribution to the realization of revenue collection. This research adopts a qualitative methodology, utilizing literature reviews and interviews with the Examination, Assessment, and Collection section for primary data collection, while secondary data is gathered through documentation studies. The synergy between the Tax Office and banks is assessed based on the timeliness of the bank's response to requests and the successful execution of blocking actions on identified accounts. The findings indicate that the effectiveness of this synergy fluctuated over three consecutive years, ranging from ineffective to highly effective. Key obstacles include delayed bank responses, uncertainty regarding account information, discrepancies in customer data, and conflicting priorities between DGT and banks. These challenges have resulted in a consistently low contribution of account-blocking actions to annual collection revenue. Despite these limitations, account blocking remains a critical enforcement mechanism for pressuring taxpayers to settle outstanding arrears. This study underscores the need for enhanced coordination between DGT and banking institutions and improved data accuracy to optimize the effectiveness of account blocking and maximize its contribution to tax collection efforts.

Referensi

Alkhafidz, G. I. (2022). Tinjauan pelaksanaan pemblokiran rekening wajib pajak dan akses informasi keuangan di KPP Pratama Batang.

Aribowo, I., & Setiawan, B. (2019). Penagihan pajak. Edu Pustaka.

Bandiyono, A., & Karimah, D. A. (2021). Implementasi atas pemberian informasi dan bukti/keterangan dalam hal akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Jurnal Ilmiah MEA (Manejemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 5(1), 562–584.

Bandiyono, A., & Putri, A. P. (2021). Analisis keterbukaan akses informasi keuangan dalam peningkatan penerimaan pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang, 9(2), 121–134. http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/JIA

Basnur, A., Yuslim, & Khairani. (2023). Penagihan utang pajak melalui surat paksa atas harta kekayaan penanggung pajak yang tersimpan di bank oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padang Dua. E-ISSN:2622-7045, P-ISSN: 2654-3605, 5(4), 4704–4731. https://doi.org/10.31933/unesrev.v5i4

Corneles, S. H., Kalangi, L., & Gamaliel, H. (2021). Implementasi undang-undang nomor 9 tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan dan implikasinya pada kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing, 12(2), 276–288.

Dimas, Putri, D. A. W., Simanjuntak, E. N., & Irawan, F. (2022). Implementasi penagihan utang pajak terhadap barang yang dikecualikan dari lelang dengan pemblokiran rekening. Educoretax, 2(2), 91–100.

Hanifah, I. (2020). Analisis surgensi perppu nomor 1 tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 1(1), 15–25.

Harris, F., & Sulfan. (2022). Efektivitas pelaksanaan pemblokiran rekening bank penanggung pajak sebagai upaya penagihan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serpong. Jurnal Pajak Indonesia, 6(2), 310–326.

Ilanoputri, S. A. (2022). Prinsip kerahasiaan bank dan self assessment system dikaitkan dengan undang-undang akses informasi keuangan sebagai upaya penegakan kepatuhan pajak. Dharmasisya, 2(1), 513–534. https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisyaAvailableat:https://scholarhub.ui.ac.id/dharmasisya/vol2/iss1/39

Johanna, G. (2022). Pelaksanaan pemblokiran dalam rangka penagihan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying.

Kartiko, N. D., Soegiono, S. P., Siswanto, C. A., & Karo-Karo, R. P. P. (2023). Konsekuensi yuridis pengaturan perlindungan data pribadi terhadap data wajib pajak dalam perspektif perpajakan. National Conference on Law Studies, 5(1), 355–365.

Liyana, N. F., Fitriandi, P., & Riyanto, E. (2019). Praktikum penagihan pajak & sengketa pajak. Penerbit ANDI.

Martins, J. (2024, January 13). Cara membangun sinergi tim, definisi, dan contoh. Asana. https://doi.org/https://asana.com/id/resources/what-is-synergy

Murniawati, S., & Susilowati, I. F. (2018). Tinjauan yuridis terhadap prinsip kerahasiaan perbankan dengan diberlakukannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Jurnal Hukum Universitas Negeri Surabaya, 5(4), 1–8.

Santoso, B. C. (2020). Akibat adanya keterbukaan informasi pajak papsca dikeluarkannya perppu nomor 1 tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. Mimbar Keadilan, 13(1), 12–21.

Satyarani, K. (2022). Pelaksanaan pemblokiran rekening bank dalam rangka penagihan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Balikpapan Timur.

Siahaan, M. P. (2004). Utang pajak, pemenuhan kewajiban, dan penagihan pajak dengan surat paksa. PT RajaGrafindo Persada.

Simanjuntak, I. K. (2020). Pengecualian rahasia perbankan untuk kepentingan perpajakan di Indonesia. Pena Justisia, 19(1), 1–14. http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt57cd22602e267/kebut-revisi-uu-

Siregar, R. J., Barus, U. M., & Siregar, T. (2020). Analisis yuridis kewenangan penyitaan harta kekayaan wajib pajak oleh juru sita pajak. Arbiter: Jurnal Ilmiah Magister Hukum, 2(1), 77–89. http://jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/arbiter

Sutrisni, K. E. (2023). Analisis yuridis terhadap keterbukaan akses informasi keuangan nasabah untuk kepentingan perpajakan. Jurnal Hukum & Pembangunan Masyarakat, 14(3), 31.

Wahdi, N., Wijayanti, R., & Danang. (2018). Efektivitas penagihan pajak dengan surat teguran, surat paksa, dan penyitaan dan kontribusinya terhadap penerimaan pajak di KPP Pratama Semarang Tengah Satu. Dinamika Sosial Budaya, 20(2), 106–119. http://journals.usm.ac.id/index.php/jdsb

Wisiswa, N. P., & Aribowo, I. (2021). Mengkaji praktik pemblokiran harta kekayaan penanggung pajak (studi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Madiun). Jurnal Pajak Indonesia, 5(2), 83–89. www.jurnal.pknstan.ac.id/index.php/JPI

Diterbitkan

31-01-2025

Cara Mengutip

Millatina, D., & Cahyady, Y. (2025). Synergy between KPP Pratama Jakarta Menteng Satu and banks in tax collection through account blocking. Educoretax, 5(1), 123–135. https://doi.org/10.54957/educoretax.v5i1.1351

Terbitan

Bagian

Articles