Evaluasi Kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo Dengan Pendekatan Balanced Scorecard

Penulis

  • Agustin Yuliana Dewi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Ainu Zuhriyah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro
  • Abdul Basith Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.54957/jolas.v3i2.538

Kata Kunci:

Balanced Scorecard, Evaluasi, Kinerja Apotek

Abstrak

Pengukuran kinerja apotek sangat penting dilaksanakan untuk melihat perkembagan secara menyeluruh kinerja dalam periode tertentu. Manfaat pengukuran kinerja antara lain ialah mempengaruhi kebijakan gaji karyawan, serta sebagai dasar penentuan kebijakan kedepan dengan mengevaluasi kelemahan diperiode lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengevaluasi kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo dengan pendekatan Balanced Scorecard di Apotek Nusa Cendana Jatirogo. Jenis dan desain penelitian ini adalah penelitian studi kasus non eksperimental dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semua kegiatan pelayanan oleh petugas di Apotek Nusa Cendana dan semua pelanggan yang datang ke Apotek Nusa Cendana. Sedangkan sampelnya adalah ialah kegiatan pelayanan yang mengacu pada Balanced Scorecard di Apotek Nusa Cendana Jatirogo dengan teknik pengambilan sampel secara accidental atau berdasarkan kebetulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo sudah baik. Dari perspeektif pelanggan tingkat kepuasan pelanggan rata-rata dengan kriteria Puas, dengan jumlah pengunjung rata-rata 132 orang perhari dan dapat dikatakan cukup ramai.kemudian Tingkat ketersediaan obat di Apotek Nusa Cendana cukup lengkap dengan kategori baik secara kemasan dan aman secara tingkat kadaluarsa. Pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yang ada pada Apotek Nusa Cendana sudah baik, karena  dari penanggung jawab apotek  sudah memiliki struktur perencanaan yang baik untuk penunjang pembelajaran dan pertumbuhan bagi karyawan maupun apotek itu sendiri melalui rapat, evaluasi dan seminar.

Referensi

‘Aini, Y., & Andari, E. (2016). Analisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien berobat di puskesmas pembantu desa pasir utama. 5(1), 81–88.

Anwarudin, W., Fudholi, A., & Satibi. (2013). Evaluasi Kinerja Unit Bisnis Apotek Perusahaan Daerah Farmasi Ciremai Kota Cirebon Dengan Balanced Scorecard Sebagai Bahan Penyusunan Strategy Maps. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi, 3(4), 291–310.

Arjiman, N., Nelva Saputra, H., & Asrul, A. (2022). Analisis Respon terhadap Penggunaan Google Form sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran (JPP), 3(3), 141–150. https://doi.org/10.51454/jpp.v3i3.500

Febrianto, A. (2015). Studi Kasus Pada Koperasi Simpan Pinjam ( KSP ) Lohjinawe Rembang. JABE (Journal of Applied Business and Economic), 32(target 60).

Permenkes. (2008). Standar Pelayanan Minimal rumah Sakit. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Permenkes. (2009). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefarmasian. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Permenkes. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Permenkes. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Apotek. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Permenkes. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Prapti, L. G. (n.d.). Pengaruh pemberian motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada karyawan tetap pt. Lg. 4(2).

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. In Bandung: Alfabeta. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Suryani, Y. T., & Dwi Retnani, E. (2016). Implementasi Balanced Scorecard Dalam Pengukuran Kinerja Manajemen Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 05(01).

Tandiontong, M., & Yoland, E. R. (2011). Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Yang Memada.

Tjahjono, HK (2010). Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan http://hkt.staff.umy.ac.id/file/2010/07/Perspektif-pembelajaran.pdf

Wardah, H. (2016). Evaluasi Kinerja Apotek Salma Di Banjarnegara Dengan Pendekatan Balanced Scorecard. Stie Widya Wiwaha Yogyakarta.

Wicaksono, T., Islam, U., Muhammad, K., Banjari, A. A.-, Islam, U., Muhammad, K., Banjari, A. A.-, Islam, U., Muhammad, K., & Banjari, A. A.-. (2021). Analisis disiplin dan motivasi kerja upaya meningkatkan kinerja karyawan pada pt. wahyu alam buana di pengaron. 1–13.

Unduhan

Diterbitkan

09-10-2023

Cara Mengutip

Dewi, A. Y., Zuhriyah, A., & Basith, A. (2023). Evaluasi Kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo Dengan Pendekatan Balanced Scorecard. Journal of Law, Administration, and Social Science, 3(2), 192–198. https://doi.org/10.54957/jolas.v3i2.538

Terbitan

Bagian

Articles