Tax collection obstacle resolution strategy and taxpayer profile validity
Case study: KPP Madya Palembang
DOI:
https://doi.org/10.54957/educoretax.v5i1.1323Kata Kunci:
Challenges, Data Validity, Resolution, Tax Collection, Taxpayer ProfileAbstrak
This study aims to analyze the obstacles in the tax collection process and the validity of taxpayer profiles at KPP Madya Palembang. This research is motivated by significant challenges in achieving national revenue targets, particularly in resolving tax collection arrears. The study employs a qualitative method with a case study approach to explore the phenomenon in depth. Primary data were obtained through interviews with four informants, while secondary data were gathered through literature reviews and document analysis to provide a comprehensive perspective. The findings reveal three main categories of tax collection obstacles: technical, administrative, and potential future challenges. Technical obstacles are related to practical and operational issues in the field, administrative obstacles include procedural and administrative processes, while future challenges involve limited resources and preparations for Coretax 2025. Proposed strategies include regularly updating taxpayer data, enhancing inter-agency coordination, and implementing automated tax collection systems. The novelty of this research lies in the specific categorization of obstacles into three main categories analyzed in an integrated manner, as well as an in-depth exploration of the relationship between taxpayer profile validity and tax collection effectiveness using recent data (2021–2023). Furthermore, the study’s focus on a specific location, KPP Madya Palembang, provides contextually relevant recommendations. This study concludes that synergy between addressing tax collection obstacles and ensuring the validity of taxpayer data is crucial to sustainably increasing national revenue while supporting efficient and transparent fiscal management practices.
Referensi
Annam, B. C., Khoer, R. M., & Ikram, S. (2023). Pengaruh Pemeriksaan Pajak Dengan Model Compliance Risk Management (CRM), Kepatuhan Wajib Pajak Badan, Dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pada KPP Pratama Cianjur. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(4), 320–330.
Aritonang S, E. N. (2021). Prosedur Pengawasan Wajib Pajak Oleh Account Representative Seksi Pengawasan dan Konsultasi III Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jambi Telanaipura. (Doctoral dissertation, Perpajakan).
Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi VI). Balai Pustaka.
Charmaz, K., & Thornberg, R. (2021). The pursuit of quality in grounded theory. Qualitative Research in Psychology, 18(3), 305–327.
Creswell, J. W. , & C. J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches(5th Edition). SAGE Publications.
Direktorat Jenderal Pajak (2021). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak. https://pajak.go.id/id/laporan-kinerja-djp-tahun-2021
Direktorat Jenderal Pajak (2022). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak. https://pajak.go.id/id/laporan-kinerja-djp-tahun-2022
Direktorat Jenderal Pajak (2023). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak. https://pajak.go.id/id/laporan-kinerja-djp-tahun-2023
Ermadiani, E., Tjandrakirana, R., & Rohman, A. (2020). Analisis Efektivitas dan Kontribusi Penagihan Pajak Pasif dan Aktif terhadap Pencairan Tunggakan Pajak (Studi pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Palembang). Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 11(1), 1–8.
Evantri, A. F., Rabiawal, A. I., Dwitama, A. D., & Irawan, F. (2022). Efektivitas Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan Kontribusinya terhadap Penerimaan Pajak. Akuntansiku, 1(2), 99–107.
Faiz, M., & Subekti, R. (2021). Kendala Dalam Pelaksanaan Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa. Jurnal Komunitas Yustisia, 4(3), 784-791
Femica, N. A. (2024). Efektivitas Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa Jurusan Pendidikan Non Formal Untirta.
Hania, H. (2022). Pengaruh Validitas Profil Wajib Pajak terhadap Proses Penagihan Pajak di KPP Pratama Banjarbaru. http://eprints.pknstan.ac.id/1533/
Henry, A. (2021). Understanding strategic management. Oxford University Press.
Indaryani, A. S., & Juliarini, A. (2020). Menjawab tantangan pelaksanaan penagihan pajak menuju reformasi perpajakan Indonesia. InFestasi, 16(1), 44–57.
Jaya, I. M. A. S., & Supriyadi, S. (2021). Efektivitas Pelaksanaan Penagihan Pajak Di Kpp Pratama Denpasar Barat Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), 5(2), 114–123.
Jeong, Y., & Aribowo, I. (2021). Mengkaji Pelaksanaan Penagihan Pajak terhadap Seratus Penunggak Pajak Terbesar:(Studi Kasus di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Gambir Tiga). INFO ARTHA, 5(2), 140–149.
Lestari, S. H., Burhan, I., & Den Ka, V. S. (2021). Analisis Efektivitas Penagihan Pajak Melalui Surat Teguran, Surat Paksa, dan Penyitaan Untuk Meningkatkan Penerimaan Pajak Penghasilan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Maros. Jurnal Analisa Akutansi Dan Perpajakan, 5(2), 236–245.
Natasya, N., Aristantya, S., & Syahputra, O. (2024). Analisis Pengaruh Pemeriksaan Pajak Dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pada KPP Medan Petisah. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (JEBMA), 4(1), 91–98.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak Atas Jumlah Pajak Yang Masih Harus Dibayar.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.01/2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Pajak.
Pratiwi, A., Khairunnisa, A. A., Ramadhandy, A. D., & Savitri, A. E. (2024). Efektivitas Kepatuhan Wajib Pajak, Pemeriksaan Pajak dan Penagihan Pajak terhadap Penerimaan Pajak. Studi Akuntansi, Keuangan, Dan Manajemen, 3(2), 107–117.
Putra, F. A., & Muslim, A. I. (2022). Pengaruh Tindakan Penagihan Pajak dengan Surat Teguran dan Surat Paksa Terhadap Pencairan Tunggakan Pajak. Review of Applied Accounting Research (RAAR), 2(2), 193–205.
Rahma, D. W. A., Cahyarani, D. M., Nugroho, G. V. P., Ikaningtyas, M., & Hidayat, R. (2024). Strategi Perencanaan Dan Pengembangan Bisnis Pembangunan Berkelanjutan. Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 186–197.
Rofiah, C., & Burhan Bungin. (2024). Analisis Data Kualitatif: Manual Data Analisis Prosedur. Develop, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.25139/dev.v8i1.7319
Sugiono, E. (2022). Prosedur Penagihan Pajak Berdasarkan Surat Teguran Dan Surat Paksa Di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jombang.
Sugiyono, P. D. (2017). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung, 225(87), 48-61.
Widakdo, F. P., & Ardini, L. (2019). Pentingnya Profile Wajib Pajak Dalam Upaya Pencairan Piutang Pajak. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi (JIRA), 8(8).
Wijayanti, T., & Fitriandi, P. (2022). Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa Di KPP Pratama Banjarbaru Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pajak Dan Keuangan Negara (PKN), 4(1S), 275–283.
Yanti, G. A. P. P., & Musmini, L. S. (2022). Prosedur Penagihan Pajak Berdasarkan Surat Teguran dan Surat Paksa di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Singaraja. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika, 12(1), 73–81.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nadya Diti Fenta, Rd. Tatan Jaka Tresnajaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









