Evaluasi penggunaan obat antihipertensi di bangsal rawat inap interne RSUD Pariaman Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i5.1070Kata Kunci:
Antihipertensi, Evalauasi Penggunaan Obat, HipertensiAbstrak
Hipertensi merupakankondisidimana tekanandarahsistolik lebihdari140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90, nilai tersebut dianggap berada di atas batas normal. Angka kejadian hipertensidengan atau tanpa komplikasi meningkat tiap tahunnya, yang mengakibatkan banyaknya penggunaan obat antihipertensi sehingga potensi adanya ketidaktepatan penggunaan obat semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi obat antihipertensi pada pasien hipertensi di bangsal rawat inat interne RSUD Pariaman tahun 2022. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien hipertensi. Sampel penelitian sebanyak 59 rekam medis pasien hipertensi yang diambil secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada bulan September 2023 – Januari 2024 di bagian rekam medis RSUD Pariaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah golongan CCB sebanyak 91,53%. Pola penggunaan obat antihipertensi pada 59 pasien hipertensi yang menggumakan monoterapi sebanyak 6 pasien (10,18%), kombinasi 2 antihipertensi 18 pasien (30,52%), kombinasi 3antihipertensi 34 pasien (57,63%) dan kombinasi 4 antihipertensi 1 pasien (1,70%). Kemudian ketepatan indikasi pemberian obat antihipertensi yaitu (100%), ketepatan obat (93,22%), ketepatan pasien (96,61%), dan efektivitas pengobatan (35,60%).
Referensi
Ambarsari, D., & Pratomo, D. K. (2018). Pengaruh Ukuran Dewan Komisaris, Gender Diversity pada Dewan, dan Kualitas Auditor Eksternal terhadap Agresivitas Pajak (Studi pada Perusahaan Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017). Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 10(2), 163–176. https://doi.org/10.17509/jaset.v10i2.14991
American Academy of Family Physicians., C. (2014). JNC 8 Guidelines for The Management of Hypertension in Adult. American Family Physician, 90(7), 503–504. http://www.aafp.org/afp/2014/1001/p503.html
Ariyani, A. R. (2020). Kejadian Hipertensi pada Usia 45-65 Tahun. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(3), 506–518.
Aryzki, S., Aisyah, N., Hutami, H., & Wahyusari, B. (2018). Evaluasi Rasionalitas Pengobatan Hipertensi Di Puskesmas Pelambuan Banjar Masin Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(2), 119–128. https://doi.org/10.51352/jim.v4i2.191
Balitbangkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf
Buxton, J. A., Babbitt, R. M., Clegg, C. A., Durley, S. F., Epplen, K. T., Marsden, L. M., Thomas, B. A., & Thompson, N. S. (2015). ASHP guidelines: Minimum standard for ambulatory care pharmacy practice. American Journal of Health-System Pharmacy, 72(14), 1221–1236. https://doi.org/10.2146/sp150005
Departemen Kesehatan RI. (2006). Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi. Pharmaceutical Care Untuk Pasien Penyakit Arthritis Rematik, 53–80.
Ekaningtyas, A., Wiyono, W., & Mpila, D. (2021). Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kolongan Kabupaten Minahasa Utara. Pharmacon– Program Studi Farmasi, Fmipa, Universitas Sam Ratulangi, 10(November), 1215–1221. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/view/37421
Haerani. (2021). Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Geriatri Di Instalasi Rawat Inap Rs Islam Siti Khadijah Kota. 4(2), 134.
Hidayah, K. dkk. (2018). Identifikasi Potensi Interaksi Obat pada Peresepan Obat Pasien Hipertensi dengan Diabetes Melitus. 108–120.
Kemenkes RI. (2016). Permenkes no 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. 152(3), 28.
Ku, E., Lee, B. J., Wei, J., & Weir, M. R. (2019). Hypertension in CKD: Core Curriculum 2019. American Journal of Kidney Diseases, 74(1), 120–131. https://doi.org/10.1053/j.ajkd.2018.12.044
Laura, A., Darmayanti, A., & Hasni, D. (2020). Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Di Puskesmas Ikur Koto Kota Padang Periode 2018. Human Care Journal, 5(2), 570. https://doi.org/10.32883/hcj.v5i2.712
Nafisah, D., Wahjudi, P., & Ramani. (2014). Tahun 2014 (The Associated Factors of Hypertension Occurence in Oral Contraceptives User at Sumbersari District Area in Jember Regency). Jurnal Pustaka Kesehatan, 2(3), 453.
Oktianti, D., Furdiyanti, N. H., Fajriani, W. N., & Ambarsari, U. (2020). Evaluasi Terapi Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap Di RS X di Semarang. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 3(1), 25–35. https://doi.org/10.35473/ijpnp.v3i1.504
Perhi. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia, 1–90.
Yuniarti, W. (2021). Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Anemia in Chronic Kidney Disease Patients. Journal Health And Science ; Gorontalo Journal Health & Science Community, 5(2), 341–347.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Meta Emilia Surya Dharma, Lathifa Yudista, Suhatri Suhatri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









