Asuhan keperawatan pada keluarga dengan anak usia remaja di Kecamatan Darussalam Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i2.1396Kata Kunci:
Asuhan Keperawatan, Keluarga, Merokok, Napza, RemajaAbstrak
Background: The abuse of narcotics, psychotropic substances, and other addictive substances, as well as smoking habits, are serious issues among Indonesian adolescents, negatively impacting their health and future potential. Objective: This case study aimed to describe nursing care for families with adolescent members in Darussalam Sub-district, Aceh Besar. Method: This study employed a case study design with family nursing care approach, including assessment, diagnosis, intervention, planning, and evaluation. Results: Two main diagnoses were identified: knowledge deficiency regarding narcotics, psychotropic substances, and other addictive substances and engagement in a risky health behavior (smoking). The nursing care plan was developed based on the five family health tasks. Interventions for the first diagnosis included education on the dangers of narcotics, psychotropic substances, and other addictive substances, health support, deep breathing relaxation training, provision of health service information, and motivation to seek healthcare services. Interventions for the second diagnosis involved health education on the risks of smoking, support for smoking cessation, and the application of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy to help manage smoking urges. The evaluation results showed improvements in family knowledge, skills, and motivation in enhancing their health status through the implementation of the five family health tasks. Conclusion: The nursing care increased knowledge, skills, and motivation among the families in addressing drug abuse and smoking habits among adolescents. Recommendations: Community health center nurses are encouraged to be more proactive in organizing educational and outreach programs for adolescents to prevent drug abuse and smoking, as well as to implement SEFT interventions for those who already smoke. These efforts require the participation of parents and the community, along with the provision of counselling services for adolescents.
Latar Belakang: Penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) serta kebiasaan merokok merupakan masalah serius di kalangan remaja Indonesia yang berdampak negatif pada kesehatan dan potensi masa depan mereka. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada keluarga dengan usia remaja di Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, perencanaan, dan evaluasi. Hasil: Terdapat dua diagnosis utama yang diidentifikasi adalah defisien pengetahuan; Napza dan perilaku kesehatan cenderung berisiko; merokok. Perencanaan disusun berdasarkan lima tugas kesehatan keluarga. Intervensi diagnosa pertama, meliputi edukasi tentang bahaya Napza, dukungan kesehatan, pelatihan teknik relaksasi pernapasan dalam, penyediaan informasi layanan kesehatan, dan motivasi untuk mencari layanan kesehatan. Intervensi diagnose kedua mencakup pendidikan kesehatan mengenai risiko merokok, dukungan untuk berhenti merokok, dan pengajaran terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk mengatasi dorongan merokok. Hasil evaluasi proses menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi keluarga dalam meningkatkan status kesehatan mereka melalui pelaksanaan lima tugas kesehatan keluarga. Kesimpulan: Asuhan keperawatan menunjukan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi keluarga untuk mengatasi masalah Napza dan kebiasaan merokok pada remaja. Saran: Perawat di puskesmas diharapkan lebih aktif dalam mengadakan program edukasi dan penyuluhan untuk remaja guna mencegah pengunaan Napza dan merokok, serta menerapkan intervensi SEFT pada remaja yang sudah merokok. Upaya ini memerlukan partisipasi orang tua dan masyarakat serta penyediaan layanan konseling bagi remaja.
Referensi
Aminuddin, M., Samsugito, I., Nopriyanto, D., & Puspasari, R. (2019). Terapi SEFT menurunkan intensitas kebiasaan merokok di kelurahan sambutan kota samarinda. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(2), 329–335.
Andriyadi, S. R. (2025). Peran Bhabinkamtibmas Dalam Mengurangi Penyebaran Narkoba Di Kelurahan Sitirejo Ii Kecamatan Medan Amplas Provinsi Sumatera Utara. Diss. Uin Ar-Raniry.
Arifah, P. I., & Hidayati, L. N. (2023). Penerapan Relaksasi Tarik Nafas Dalam Untuk Mengatasi Kecemasan Pada Pasien Pre Operrasi Impaksi: Case Report. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 5(01), 137–142.
Baco, N. H. (2023). Pendidikan Kesehatan Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Napza di Kalangan Pelajar SMA Negeri 4 Kotamobagu. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), 127–130. https://doi.org/10.55606/jppmi.v2i1.489
BNN. (2017). Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba. Pusat Penelitian Data dan Informasi Badan Narkotika Nasional (Puslitdatin BNN).
BNN. (2019). Penggunaan Narkotika di Kalangan Remaja Meningkat. https://bnn.go.id/penggunaan-narkotika-kalangan-remaja-meningkat/
Brunner, L. S., Smeltzer, S. C. O. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2010). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-surgical Nursing (Issue v. 1). Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins. https://books.google.co.id/books?id=SmtjSD1x688C
Dekawaty, A., & Imardiani. (2020). Pendidikan Kesehatan Mengenai Penyalahgunaan Napza Pada Siswa Sma Negeri I Kecamatan Sungsang. Khidmah.Stikesmp.Ac.Id, 2(2).
Eriksen, M. P. ., Mackay, Judith., Schluger, N. W. ., Islami, Farhad., & Drope, Jeffrey. (2015). The tobacco atlas. American Cancer Society.
Fithria, Adlim, M., Jannah, S. R., & Tahlil, T. (2020). A Randomized Controlled Trial on The Islamic-Based Program Using Family Approaches in Preventing Adolescents’ Smoking Behavior in Indonesia: A Study Protocol. Belitung Nursing Journal, 6(4), 136–140. https://doi.org/10.33546/BNJ.1112
Friedman, M. M. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga : Riset, Teori, dan Praktek. (5th ed.). ECG.
Futriani, E. S., Tahun, O. D., & Aryani, F. D. (2021). Pengaruh Peran Keluarga Terhadap Perilaku Seks Bebas Pada Mahasiswa S1 Keperawatan Kelas A di STIKES Abdi Nusantara Jakarta Tahun 2020. Jurnal Antara Keperawatan, 4(1), 15–23.
Gobel, S., Pamungkas, R. A., Abdurrasyid, R. P. S., Safitri, A., & Samran, V. (2020). Bahaya merokok pada remaja. Sumber, 35, 100.
Halawa, A., Setiawan, S., & Syam, B. (2021). Persepsi perawat tentang peran dalam meningkatkan keselamatan pasien. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 73–84.
Jumaidah, & Rindu. (2017). Perilaku Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Wilayah Kecamatan Sukmajaya Depok. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(3).
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI).
Kemenkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.
Kemensos. (2020). Pedoman Operasional Pelaksanaan ATENSI Bagi Korban Penyalahgunaan NAPZA. Salemba.
Kurniawan, A., Suroso, H., Sari, E. P., & Tjokro, S. H. (2023). Upaya Perubahan Perilaku Merokok Melalui Pemberian TEKO (Tabungan & Edukasi Rokok) pada Remaja. Journal Of Dedicator Community, 7(3), 219–228. https://doi.org/10.34001/jdc.v6i2.3870
Maulana, I. M., & Herbawani, C. K. (2023). Faktor Yang Berhubungan dengan Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja Selama Pandemi Di Kelurahan Kembangan Utara Tahun 2022. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 495–502.
Nurdiantami, Y., Aulia, S. A., Mahardhika, A. P., Antarja, A. P., Novianti, P. A., & Fitrianti, A. D. (2022). Hubungan antara Interaksi Keluarga dengan Perilaku Berisiko Penyalahgunaan NAPZA pada Remaja. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(4), 630–636.
Panggantih, A., Pulungan, R., Iswanto, A., & Yuliana, T. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Mekarsari Tahun 2019. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(4), 140–146.
PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Prihatiningsih, D., Devhy, N. L. P., Purwanti, I. S., Bintari, N. W. D., & Widana, A. A. G. O. (2020). Penyuluhan Bahaya Rokok untuk Meningkatkan Kesadaran Remaja Mengenai Dampak Buruk Rokok Bagi Kesehatan di Smp Tawwakal Denpasar. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 50–58.
Puspitasari, R. (2022). Peran Keluarga Tangkal Narkoba. https://sumsel.bnn.go.id/peran-keluarga-tangkal-narkoba/
Rahayu, S. H., Susilawati, S., & Windiyani, W. (2022). Penatalaksanaan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer Pada Remaja Putri. Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 6(2), 70–78. https://doi.org/10.35568/bimtas.v6i2.2917
Rahmadi, N. (2019). Strategi Sederhana Pencegahan Penggunaan Narkoba Melalui Keluarga,.
Rianti, S., & Hidayah, N. (2021). Terapi Seft Untuk Perilaku Merokok. Psycho Idea, 19(1).
Sandi, A. (2016). Narkoba dari Tapal Batas Negara. Mujahidin Press Bandung. https://books.google.co.id/books?id=t4poDwAAQBAJ
Sari, S. M., Trisna, & Rasyid, T. A. (2018). Konsumsi Permen Susu Mempengaruhi Penurunan Konsumsi Rokok Pada Remaja. Jurnal Ners Indonesia, 8(2).
Setiyawati, Susilaningtyas, L., Nurcahyati, A., & Sutowijoyo, D. (2017). Dampak dan Bahaya Narkoba. PT. Tirta Asih Jaya
Sulifan, Y., Suroso, S., & Muhid, A. (2014). Efektifitas Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) untuk Mengurangi Perilaku Merokok Remaja Madya. Jurnal Psikologi Tabularasa, 9(1)
Supyan, F. F., & Borualogo, I. S. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kecemasan Sosial Korban Perundungan Siber pada Remaja SMA di Kota Bandung. Bandung Conference Series: Psychology Science, 2(2). https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i3.3719
Wang, D., Wang, L., & Chen, L. (2018). Unlocking The Influence of Family Business Exposure on Entrepreneurial Intentions. International Entrepreneurship and Management Journal, 14(4), 951–974. https://doi.org/10.1007/s11365-017-0475-2
Yuningsih, R. (2019). Strategi Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Lingkungan. Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 10(2), 107–118.
Zainuddin, A. F. (2012). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Jakarta: Afzan Publishing, 3–65.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fazal Ahad, Fithria Fithria, Syarifa Atika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









