Pendidikan kesehatan melalui permainan ular tangga untuk meningkatkan pengetahuan jajanan sehat pada siswa/i sekolah dasar negeri di Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i3.1413Kata Kunci:
Anak Usia Sekolah, Gizi, Jajanan Sehat, Permainan Ular Tangga, Pendidikan KesehatanAbstrak
Latar Belakang: Anak usia sekolah masih pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga memerlukan nutrisi yang baik di sekolah. Jajanan sehat sangat penting bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD), mengingat mereka belum sepenuhnya memahami pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran peningkatan pengetahuan siswa/i di SDN mengenai jajanan sehat melalui permainan Ular Tangga. Metode: Metode kegiatan dimulai dengan pengumpulan data melalui wawancara Wali Kelas, kuesioner nutrisi, serta FGD (Focus Grup Discussion) pada 10 siswa/i, selanjutnya penentuan peserta kegiatan yang berjumlah 16 siswa/i sebagai kelompok yang diberikan pendidikan kesehatan melalui permainan ular tangga dan 26 siswa/I sebagai kelompok yang diberikan edukasi jajanan sehat melalui media Leaflet. Hasil: Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test memperlihatkan bahwa pengetahuan jajanan sehat pada kelompok permainan Ular Tangga mengalami peningkatan pada kategori baik sebanyak 31,2% dan kelompok Leaflet mengalami peningkatan pengetahuan di kategori baik sebanyak 23,1%. Peningkatan pengetahuan siswa/i tentang jajanan sehat pada kelompok Ular Tangga lebih tinggi dari pada kelompok Leaflet. Rekomendasi: UKS sekolah dan Puskesmas agar dapat memberikan media yang lebih menarik seperti permainan Ular Tangga dan permainan lainnya untuk pendidikan kesehatan dilingkungan sekolah agar anak lebih interaktif dan semangat dalam menangkap materi Pendidikan Kesehatan yang diberikan.
Referensi
Adawiyah, R. A. R., Rizona, F., & Purwanto, S. (2020). Pengaruh Permainan Ular Tangga Modifikasi Terhadap Pengetahuan Siswa Tentang Jajanan Sehat. Proceeding Seminar Nasional Keperawatan, 6(1), 31–36.
Fardlillah, Q., & Lestari, Y. E. (2024). Dampak Pemberian Makanan Junk Food Pada Usia Dini. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 241–250.
Haqiqi, A. (2017). Pengembangan media permainan ular tangga untuk layanan bimbingan dan konseling bagi siswa kelas VII. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 3(6), 214–231.
Kemenkes. (2022). Status Gizi SSGI 2022.
Kumparan. (2024). 5 Jajanan Viral 2024 yang Kekinian, Enak, dan Wajib Dicoba oleh Warganet. https://kumparan.com/jendela-dunia/5-jajanan-viral-2024-yang-kekinian-enak-dan-wajib-dicoba-oleh-warganet-234hadJzKBi
Liputan 6. (2024). Keracunan Jajanan Kemasan, 12 Siswa SD di Bandar Lampung Dilarikan ke Rumah Sakit. https://www.liputan6.com/regional/read/5756200/keracunan-jajanan-kemasan-12-siswa-sd-di-bandar-lampung-dilarikan-ke-rumah-sakit
Madinah, S., Farhat, Y., & Hariati, N. W. (2024). Pengaruh Permainan Edukatif Ular Tangga Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Gizi Seimbang. Jurnal Riset Pangan Dan Gizi, 6(1), 13–22.
Murugesan, V., & Mahendraprabu, M. (2024). Impact on junk food health. Journal of Drug Delivery and Therapeutics, 2(3).
Nisa, H., Fatihah, I. Z., Oktovianty, F., Rachmawati, T., & Azhari, R. M. (2021). Konsumsi Makanan Cepat Saji, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi Remaja di Kota Tangerang Selatan. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 31(1), 63–74.
Nugroho, A. W., & Ma’arif, S. (2022). Pengembangan Media Game Edukasi ”Marbel Fauna” pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6686–6694. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3326
Pamelia, I. (2018). Perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja dan dampaknya bagi kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(2), 144–153.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rizka Maulida, Farah Diba, Budi Satria

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







