Gambaran faktor risiko kejadian tuberkulosis paru pada anak usia 6 bulan – 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Babakan

Penulis

  • Defa Rahmatun Nisaa' Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Reza Julian Fadhilah Rosyadi Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i4.1592

Kata Kunci:

Childhood Tuberculosis, Risk factors of Tuberculosis, Tuberculosis

Abstrak

Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Indonesia menduduki peringkat kedua dunia untuk kasus TBC tertinggi. Kabupaten Cirebon mencatat 261 kasus TBC anak pada 2021, dengan beragam faktor risiko yang mungkin mempengaruhi kejadian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor risiko TBC paru anak seperti umur, jenis kelamin, gizi, ASI eksklusif, berat badan lahir, imunisasi BGC, kontak dengan penderita TB dewasa, pendidikan dan pekerjaan orang tua, status sosial ekonomi serta perilaku merokok orang tua. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan responden sebanyak 31 orang menggunakan analisis univariat pada Juni 2023 di Babakan, Kabupaten Cirebon. Didapatkan hasil mayoritas anak berusia tahun 1–<2 tahun (48,4%), laki-laki (51,6%), gizi kurang (96,7%), mendapat ASI eksklusif (96,8%), berat badan lahir normal (96,8%), imunisasi BCG (87,1%), orang tua berpendidikan SMA, penghasilan ayah di atas UMR (80,6%), ibu di bawah UMR (90,3%), ayah bekerja sebagai karyawan swasta (71,0%), ibu sebagai ibu rumah tangga (87,1%), ada perokok di dalam rumah (87,1%), dan sedikit riwayat kontak TB dewasa (83,9%). Dari 31 responden, didapatkan faktor risiko terbanyak pada anak berusia 1–<2 tahun, jenis kelamin laki-laki, menderita gizi kurang, ASI eksklusif, berat badan lahir normal, mempunyai riwayat imunisasi BCG, ayah dan ibu berpendidikan SMA, penghasilan ayah di atas UMR, ibu di bawah UMR, ayah sebagai karyawan swasta, ibu sebagai ibu rumah tangga, ada perokok di dalam rumah, dan tidak ada riwayat kontak TB dewasa.

Referensi

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis.

Kementerian Kesehatan Republik indonesia. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018.

World Health Organization. (2022). Global Tuberculosis Report.

Kusuma IS. (2011). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis (TB) Paru Pada Anak Yang Berobat Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Cimanggis, Depok. URI: https://lib.ui.ac.id/detail?id=20440413&lokasi=lokal

Farsida & Kencana MR. (2020). Gambaran Karakteristik Anak dengan Tuberkulosis di Puskesmas Pamulang Tangerang Selatan. Muhammadiah Journal of Midwifery, 1(1), 12-18. DOI: 10.24853/myjm.1.1.12-18

Akbar T, Ruhyandi, Yunika & Manan F. (2022). Hubungan Riwayat Kontak, Status Gizi, dan Status Imunisasi BCG Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Anak. Jurnal Kesehatan, 13(1), 65-71. DOI:10.38165/jk.v13i1.279

Yustikarini K & Sidhartani M. (2015). Faktor Risiko Sakit Tuberkulosis Pada Anak Yang Terinfeksi mycobacterium tuberculosis. Sari Pediatri, 17(2), 136-140. DOI: http://dx.doi.org/10.14238/sp17.2.2015.136-40

Saidah I, Istiani HG & Shifa NA. (2023). Hubungan Riwayat ASI eksklusif dan Usia Pemberian Imunisasi BCG dengan Kejadian TBC pada Anak. J. Masy. Sehat Indonesia, 2(2), 44-49. DOI: https://doi.org/10.70304/jmsi.v2i02.33

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012. (2012). Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif.

Girsang VI & Yovsyah. (2023). Pengaruh Status Gizi Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Balita Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Depok. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(2), 144-155.

Jafri Y & Sesrinayenti. (2018). Status Imunisasi BCG Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak Usia Balita. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis. 2018, 1(2), 54-60. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/127

Ernirita & Fitria PA. (2020). Karakteristik Skrining Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak di Puskesmas Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Seminal Nasional Penelitian LPPM UMJ.

Fitria Ananda P, Rita E. (2021). Karakteristik skrining yang berhubungan dengan kejadian Tuberculosis paru pada anak. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practices, 4(2).

Marlinae L, Zubaidah T, Rahayu A & Arifin S. (2019). Desain Kemandirian Pola Perilaku Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita TB Anak Berbasis Android. URI: https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/9567

Rita E & Qibtiyah MS. (2020). Hubungan Kontak Penderita Tuberkulosis Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Anak. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice, 3(1).

Unduhan

Diterbitkan

01-08-2025

Cara Mengutip

Nisaa’, D. R., & Rosyadi, R. J. F. (2025). Gambaran faktor risiko kejadian tuberkulosis paru pada anak usia 6 bulan – 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Babakan. Indonesian Journal of Health Science, 5(4), 895–904. https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i4.1592

Terbitan

Bagian

Articles