Optimalisasi pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di rumah sakit x
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i4.1600Kata Kunci:
kesehatan masyarakat, pengelolaan limbah, kesehatan lingkungan, optimalisasiAbstrak
Penelitian ini membahas optimalisasi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit X kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Indonesia, sebagai respons terhadap peningkatan volume limbah medis akibat tingginya kebutuhan layanan kesehatan, terutama selama pandemi COVID-19. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik penyimpanan dan pengelolaan limbah saat ini, mengidentifikasi ketidaksesuaian terhadap regulasi, serta mengusulkan strategi optimalisasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengambilan sampel limbah selama delapan hari berturut- turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang penyimpanan eksisting seluas 24 m² belum mencukupi kebutuhan ideal sebesar 27,27 m², sehingga menimbulkan ketidakefisienan operasional serta potensi risiko kesehatan dan lingkungan. Upaya optimalisasi meliputi perbaikan kemasan, penataan ulang tata letak penyimpanan, dan penyesuaian frekuensi pengangkutan limbah, yang berdampak pada penurunan kebutuhan kemasan dan biaya transportasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi sederhana dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah B3 secara signifikan tanpa investasi besar, serta hasilnya dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit lain yang menghadapi masalah serupa agar sesuai dengan regulasi dan menjamin keselamatan lingkungan serta tenaga kerja.
Referensi
Adityaningrum, N. (2023). Environmental Law Aspect in Medical Hazardous and Toxic Waste Control. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 6(4), 2875–2886. http://jurnal.usk.ac.id/riwayat/
Asbullah, A. A. A. K., Darwis, & Supriadi, I. F. N. (2024). Kebijakan Pengelolaan Limbah Medis Pasca Covid-19 Di Indonesia Dan Implikasinya Terhadap Ekosistem Laut. Wacana: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Interdisiplin, 11(2), 815–841. https://doi.org/10.37304/wacana.v11i2.17000
Azizi, M. R. I. (2023). Redesain Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 di PT Adhi Karya (Persero) Tbk Proyek Jalan Tol Sigli – Banda Aceh. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 9(1), 15–22.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lamongan. (2024). Statistik Daerah Kabupaten Lamongan 2024. https://lamongankab.bps.go.id
Badan Standarisasi Nasional. (1994). SNI 19-3964-1994: Metode Pengambilan dan Pengukuran Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan.
Damanhuri, E., & Padmi, T. (2019). Pengelolaan Sampah dan Limbah B3: Strategi dan Teknologi.
Dwi Septiani, R., & Wikaningrum, T. (2023). Redesign of Hazardous and Toxic Waste Temporary Storage at PT ABC. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 8(1), 101–112.
Kementerian Hukum dan HAM RI. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Permenkes No 7 Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2021). Permen LHK No 6 Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3.
Kurniawan, A., & Kadir, A. (2021). Kajian Penanganan Limbah Medis COVID-19 di Fasilitas Kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(1), 17–24.
Ramadi, D., Barlian, E., Yuniarti, E., & Handayuni, L. (2025). Analisis Timbulan Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit X Kota Padang. Human Care Journal, 10(1), 7–16. https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/5436
Sucipto, H., & Mardiyanto, A. (2023). Analisis Efektivitas Sistem Pengelolaan Limbah B3 di RSUD Kabupaten. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 18(1), 44–53.
Suyono, R., & Ratnasari, D. (2022). Manajemen Limbah Medis dan Strategi Pengurangan Risiko di Rumah Sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 95–105.
World Health Organization. (2014). Safe Management of Wastes from Health-Care Activities (2nd ed.). WHO Press. https://apps.who.int/iris/handle/10665/85349
Yuliana, S., & Firmansyah, D. (2023). Penerapan Prinsip 3R dalam Pengelolaan Limbah Medis di Fasilitas Kesehatan. Jurnal Kesehatan dan Lingkungan, 11(3), 210–220.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Zufra Inayah, Hasan Shirat, Khoirotul Wahdaniah, Siti Mar'atus Sholikhah, Yusriiyahna Wamufiidah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









