Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi lengkap pada bayi pasca covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Panti
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i6.1871Kata Kunci:
Attitude, Complete basic immunization, Family support, Knowledge, Post Covid-19Abstrak
Latar Belakang: Masa pandemi virus Corona mengakibatkan penurunan signifikan jumlah bayi yang menerima imunisasi dasar lengkap di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Jember. Rasa takut masyarakat terhadap penyebaran virus serta pembatasan layanan kesehatan menyebabkan banyak anak tidak mendapatkan imunisasi secara teratur. Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember tahun 2024, cakupan imunisasi dasar lengkap hanya mencapai 75,23%, dan hingga pertengahan tahun 2025 turun menjadi 38,51%, masih jauh dari target nasional sebesar 95%. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi setelah masa pandemi di wilayah kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross sectional, melibatkan 100 responden ibu yang memiliki bayi berusia 0–12 bulan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,002), sikap ibu (p = 0,004), dan dukungan keluarga (p = 0,001) terhadap kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi. Responden yang memiliki pengetahuan cukup, sikap positif, dan dukungan dari keluarga yang tinggi cenderung lebih sering memenuhi imunisasi dasar anak dibandingkan responden dengan pengetahuan kurang, sikap negatif, atau dukungan keluarga rendah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi setelah pandemi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya terus-menerus oleh tenaga kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif ibu melalui pendidikan serta melibatkan keluarga dalam program imunisasi.
Referensi
Abdelrahman, H., ElHady, M., Alcivar-Warren, A., Allen, S., Al-Tobasei, R., Bao, L., Beck, B., Blackburn, H., Bosworth, B., Buchanan, J., Chappell, J., Daniels, W., Dong, S., Dunham, R., Durland, E., Elaswad, A., Gomez-Chiarri, M., Gosh, K., Guo, X., … The Aquaculture Genomics, G. and B. W. (2017). Aquaculture genomics, genetics and breeding in the United States: Current status, challenges, and priorities for future research. BMC Genomics, 18(1), 191. https://doi.org/10.1186/s12864-017-3557-1
Amri, S. D. (2022). DAMPAK PANDEMI TERHADAP KUNJUNGAN POSYANDU DI WILAYAH PUSKESMAS SE-KOTA SOLOK. Jurnal Medika Hutama, 3(02 Januari), 2261–2268.
Dillyana, T. A. (2019). HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSEPSI IBU DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR DI WONOKUSUMO. Jurnal PROMKES, 7(1), 67. https://doi.org/10.20473/jpk.V7.I1.2019.67-77
Firdaus, A. R., Saraswati, D., & Gustaman, R. A. (2023). ANALISIS KUALITATIF FAKTOR PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA BERDASARKAN TEORI PERILAKU LAWRENCE GREEN (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Cilembang Kota Tasikmalaya). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 19(2), 75–92. https://doi.org/10.37058/jkki.v19i2.8638
Ginting, B. G., & Sianturi, F. A. (2021). Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Bantuan Kepada Keluarga Kurang Mampu Menggunakan Metode AHP. Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI), 4(1), 32–37. https://doi.org/10.32672/jnkti.v4i1.2674
Hamdin, H., & Hamid, A. (2025). Pendampingan Kader Posyandu Dalam Upaya Tracking Anak Zero Dose dan Missed Dose Imunisasi. Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia, 2(2), 18–22. https://doi.org/10.62383/ekspresi.v2i2.551
Hastuti, P., Nurjanah, N., & Muyassaroh, Y. (2024). The Relationship Between Health Education and Asik Biru Booklet Media on Pregnant Womens Knowledge About Exclusive Breastfeeding in the Ngesrep Community Health Center Working Area, Semarang City. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 12(1), 51–55. https://doi.org/10.33992/jik.v12i1.3240
Indrayani, S., Damanik, N. S., Simanjuntak, P., & Nainggolan, A. W. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara Dengan Kelancaran Pengeluaran Asi Di Desa Jatimulyo Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2023. Jurnal Medika Nusantara, 2(1), 78–88. https://doi.org/10.59680/medika.v2i1.897
Nasution, D. R., Dianingati, R. S., & Annisaa’, E. (2022). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU SWAMEDIKASI PENYAKIT GASTRITIS PADA MAHASISWA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN DI INDONESIA: THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE LEVEL WITH GASTRITIS SWAMEDICATION BEHAVIOR IN HEALTH AND NON-HEALTH UNDERGRADUATE STUDENTS IN INDONESIA. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 475–484. https://doi.org/10.37874/ms.v7i3.308
Novitasari, V., Notoatmodjo, S., & Suratmi, T. (2022). Determinan Sosial Budaya Pengguna Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Tangerang Tahun 2020. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 12(1), 24–38. https://doi.org/10.52643/jbik.v12i1.885
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yuli Rahmawati, Rifzul Maulina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









