Pengaruh Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Keluarga Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Ruang NICU
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i3.854Kata Kunci:
BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), Pengetahuan, Video edukasiAbstrak
Pendahuluan: Berat Badan Lahir Rendah didefinisikan sebagai berat badan saat lahir kurang dari 2500 gram. Pengetahuan dan persepsi ibu dianggap mempengaruhi perilakunya dalam mengasuh bayi, namun pada kasus ibu yang memiliki BBLR cenderung memiliki tingkat percaya diri yang rendah dari biasanya, yang berasal dari kurangnya pengetahuan, pengalaman yang tidak memadai, dan kurangnya keterampilan secara menyeluruh dalam merawat bayinya. Salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan adalah dengan pemberian edukasi. Media yang dapat digunakan dalam edukasi kesehatan adalah media video. Metode: Desain penelitian Pra Eksperimental Design, perencanaan yang digunakan adalah one group pretest-posttest, jumlah sampel 10 responden dengan teknik total sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden sebelum diberikan video edukasi tentang BBLR memiliki nilai rata-rata 54,00, sedangkan setelah diberikan video edukasi nilai rata-rata responden sebesar 84,00. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Paired Sampels T-Test menunjukkan bahwa nilai p value 0,000 (p < 0,05), yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian video edukasi terhadap pengetahuan keluarga pada BBLR di Ruang NICU. Kesimpulan: Ada pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan keluarga pada BBLR di ruang NICU (p value= 0,000).
Referensi
Cania, M. . (2022). Efektivitas Edukasi Gizi Menggunakan Media Video Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Tentang Konsumsi Makanan Sumber Zat Besi Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas. Universitas Andalas.
Deviani, L., Asyary, A., & Edison, R. E. (2020). Komparasi Efektivitas Media Audiovisual dan Media Audio terhadap Pengetahuan dan Motivasi Remaja Putri untuk Melaksanakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 6(3), 84–90.
Dharmawati, I. G. A. A., & Wirata, I. N. (2016). Hubungan Tingkat Pendidikan, Umur, Dan Masa Kerja Dengan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Guru Penjaskes Sd Di Kecamatan Tampak Siring Gianyar. Jurnal Kesehatan Gigi, 4(1), 1–5.
Gabbe SG, et al. (2017). Normal and Problem Pregnancies 7ed. Elsevier, 18–9, 737.
Hadel, W & Widyastutik, D. (2023). Pengaruh Edukasi Video Metode Kanguru terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu yang Memiliki Bayi Prematur di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Universitas Kusuma Husada.
Jatmika, S. E. . (2019). Maulana. M., Kuntoro., Martini.S. (2019). Buku Ajar Pengembangan Media Promosi Kesehatan. K-Media.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Purbasary, E.K., Winani., Wahyuni, S. (2021). Gambaran Pengetahuan orang Tua tentang Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah di Ruang Perinatalogi. The Indonesian Journal of Health Science.
Ramie, A. (2022). Mekanisme Koping, Pengetahuan dan Kecemasan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19. CV Budi Utama.
Rayanda. A. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Gaung Persana (GP) Press Jakarta.
Supiati. (2016). Karakteristik Ibu kaitanyya dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah.
WHO. (2022). recommendations for care of the preterm or low-birth-weight infant.
Widayati, W. (2022). Efektifitas Pemberian Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perawatan Metode Kanguru di Puskesmas Pajang. Doctoral Dissertation, Universitas Kusuma Husada.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Hayyu Naafi Hidhayanti, Tri Aryani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









