The relationship between basic sanitation and diarrhea incidence in toddlers in the working area of the Pamandati Public Health Center

Penulis

  • Selvi Safitri Universitas Halu Oleo
  • Jafriati Jafriati Universitas Halu Oleo
  • Siti Rabbani Karimuna Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v6i2.2137

Kata Kunci:

Basic Sanitation, Diarrhea, Toddlers

Abstrak

Diarrhea remains a significant public health problem in Indonesia and is still frequently found in many regions with relatively high mortality rates, particularly among children under five years of age. Toddlers are the most vulnerable group to diarrhea, and this condition can lead to death if it is not treated promptly and appropriately. The occurrence of diarrhea in toddlers can be influenced by various factors, one of which is inadequate environmental sanitation. This research aims to analyze the relationship between basic sanitation and the incidence of diarrhea among toddlers in the working area of Pamandati Community Health Center, South Konawe Regency, in 2026. This research employed an analytical survey with a cros sectional design. The sample consisted of 89 partisipants selected using proportional random sampling. Data were collected through observation and interviews using a questionnaire, and were analyzed using univariate and bivariate analysis. The results of the statistical analysis at a significance level of α = 0.05 indicated that there was a relationship between clean water facilities (p-value = 0.001) and healthy latrine facilities (p-value = 0.036) with the incidence of diarrhea among toddlers. Meanwhile, waste disposal facilities (p-value = 0.389) and wastewater drainage systems (p-value = 0.082) showed no association with the incidence of diarrhea. In conclusion, the availability of clean water facilities and healthy latrines is associated with the incidence of diarrhea among toddlers in the working area of Pamandati Community Health Center in 2026.

Referensi

Aisyiah, N., Ashari, A. E., & Ahmad, H. (2024). Kualitas Sanitasi Higiene dengan Peningkatan Frekuensi Diare pada Balita. HSEJ: Health Safety and Environment Journal, 3(1), 1–9.

Badan Pusat Statistik Konsel. (2025). Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2025.

Diansafitri, M., Kurnia, R., & Samosir, K. (2025). Rumah Sehat dan Kejadian Diare : Studi di Daerah Pesisir. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu (JITKT), 5(1), 17–23.

Djana M. (2023). Analisis kualitas air dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Natar Hajimena Lampung Selatan. Jurnal Redoks, 8(1), 81–87. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/redoks/article/view/11853

Handriani, W., Triatmaja, D. & Angga, A. (2024) “Hubungan Sumber Air Bersih dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya,” Jurnal Surya Medika, 10(2), 247–253.

Irma., Harleli, & Rompas, H. (2025). “Kontribusi Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Daerah Pesisir Kota Kendari.” Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat 4(1):128–39. doi: 10.55123/sehatmas.v4i1.2629

Karimuna, S. R., Ahmad, F. M., Ainani, Suryaningsi, Latif, A., Dernayun, Masaid, F. F., Ramadani, F., Fadila, N., & Yanti, N. (2025). Edukasi pengaruh sanitasi lingkungan terhadap kejadian diare di Kelurahan Kampung Salo Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 288–295.

Kementerian Kesehatan. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024.

Kementeriian Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 2024

Maywati, S., Gustaman, R.A., Riyanti. R., (2023). Sanitasi Lingkungan Sebagai Determinan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community. 7(2). 219-229.

Mela Falita, C., Zakaria, R., & Zahara, M. (2023). Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 1517–1528.

Munawaroh, D. A., Sulistiyani, S., & Darundiati, Y. H. (2024). Analisis faktor risiko kesehatan ligkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tanon 1 Kabupaten Sragen Tahun 2015-2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 128–139. https://doi.org/10.14710/jkm.v12i2.38771

Muttaqin, A. (2025). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Angke Kecamatan Tambora Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun 2024. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 9(1), 104–116. https://doi.org/10.52643/jukmas.v9i1.6114

Ocktafia, F., Salma, W. O., & Yasnani. (2025). Hubungan personal hygiene dan sanitasi li ngkungan dengan kejadian diare pada balita di puskesmas puwatu kota kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 5(4), 1–8.

Riski, Karimuna, S. R., & Kamrin. (2024). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas puuwatu kota kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 5(1), 16–24.

Safitri, A. D., Mardiah, A., & Fittonia, A. (2025). Hubungan Pengetahuan Ibu , Pendapatan , dan Sarana Air Bersih Terhadap Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Kota Kabupaten Dompu. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 13(1), 355–363.

Sari, V. V., Muslim, B., & Suksmerri. (2023). Kondisi sarana sanitasi dasar dengan kejadian diare pada balita di nagari campago. Jurnal Sanitasi Lingkungan, 3(1), 1–13.

UNICEF. (2024). Diarrhoel disease:Current status and progres.

World Health Organization (2024). Diarrehoel disease.

Zahirrah, N. E., Rejeki, D. S. S., & Suyanto, E. (2025). Analisis Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Negara Berkembang: Literature Review. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 24(2), 128–136. https://doi.org/10.14710/mkmi.24.2.128-136

Unduhan

Diterbitkan

15-05-2026

Cara Mengutip

Safitri, S., Jafriati, J., & Karimuna, S. R. (2026). The relationship between basic sanitation and diarrhea incidence in toddlers in the working area of the Pamandati Public Health Center. Indonesian Journal of Health Science, 6(2), 285–294. https://doi.org/10.54957/ijhs.v6i2.2137

Terbitan

Bagian

Articles