Tingkat Pengetahuan Masyarakat Rusun Dakota Terhadap Resistensi Antibiotik
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i4.945Kata Kunci:
Antibiotik, Kuesioner, Resistensi, Tingkat pengetahuanAbstrak
Banyak masyarakat yang mengkonsumsi obat yang tidak rasional atau tidak tepat salah satunya merupakan jenis antibiotik, ketika antibiotik digunakan secara tidak tepat hal yang akan didapatkan adalah masalah negatif pengobatan seperti resistensi yang menimbulkan dampak berbahaya yaitu kematian, sehingga perlu adanya penelitian mengenai tingkat pengetahuan masyarakat mengenai resistensi antibiotik untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan yang dimiliki masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Rusun Dakota RT 06 RW011 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sebanyak 60 responden dalam usia produktif (15-64 Tahun). Penelitian ini menggunakan 10 soal kuesioner yang sudah di lakukan uji validitas dan uji reliabilitas sebagai intrumen penelitian. Data yang diperoleh akan dilakukan analisis kemudian persentase pengetahuan responden akan dihitung. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat terhadap resistensi antibiotik berdasarkan usia dengan nilai tertinggi pada usia 36-45 tahun (31,67%), jenis kelamin perempuan dengan persentase sebesar (60%), tingkat pendidikan SMA/SMK sederajat (65%), dan pekerjaan karyawan swasta (35%). Hasil dari perhitungan rata-rata Tingkat pengetahuan masyarakat Rusun Dakota RT 06 RW 011 Kebon Kosong Kemayoran Jakarta Pusat sebesar (70,33%) kategori cukup.
Referensi
Adiana, S. (2022). Pengaruh tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi Politeknik Kesehatan Hermina terhadap penggunaan antibiotik. Indonesian Journal of Health Science, 2(2), 68–72. https://doi.org/10.54957/ijhs.v2i2.295
Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., & Munthe, S. A. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan kita menulis.
Darsini, Fahrurrozi, & Eko Agus Cahyono. (2019). Pengetahuan. 12(1), 95–107.
Geta, K., & Kibret, M. (2022). Knowledge, attitudes and practices of patients on antibiotic resistance and use in public hospitals of Amhara Regional State, Northwestern Ethiopia: A Cross-Sectional Study. Infection and Drug Resistance, 15, 193–209. https://doi.org/10.2147/IDR.S348765
Gunawan, S., Tjandra, O., & Halim, S. (2021). Edukasi mengenai penggunaan antibiotik yang rasional di lingkungan SMK Negeri 1 Tambelang Bekasi. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 4(1), 156–164. https://doi.org/10.24912/jbmi.v4i1.11925
Hakim, L. N. (2020). Urgensi revisi undang-undang tentang kesejahteraan lanjut usia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 43–55. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v11i1.1589
Isnanto, Nurjanah, E., Larasati, R., & Endang Purwaningsih. (2021). Faktor internal dan eksternal pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 3(2), 612–618.
Malaka, M. H., Raodah, S., Jannah, N., & Aziz, M. I. (2023). Peningkatan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap kasus resistensi antibiotik SMA Negeri 2 Kendari. 2(1), 28–33.
Melku, L., Wubetu, M., & Dessie, B. (2021). Irrational drug use and its associated factors at Debre Markos Referral Hospital’s outpatient pharmacy in East Gojjam, Northwest Ethiopia. SAGE Open Medicine, 9. https://doi.org/10.1177/20503121211025146
Puspitasari, C. E., Meivira, A., & Dewi, N. M. A. R. (2022). Evaluasi tingkat pengetahuan penggunaan dan penyimpanan antibiotika pada masyarakat di Kecamatan Ampenan Periode April–Juli 2021. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(6), 654–663. https://doi.org/10.25026/jsk.v4i6.1421
Sukertiasih, N. K., Megawati, F., Meriyani, H., & Sanjaya, D. A. (2021). Studi retrospektif gambaran resistensi bakteri terhadap antibiotik. Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(2), 108–111. https://doi.org/10.36733/medicamento.v7i2.2177
Udin, M. B. (2021). Buku ajar statistik pendidikan. In Forum Statistika dan Komputasi (Vol. 8, Issue 1). UMSIDA Press.
Yunita, M., & Sukmawati, S. (2021). Analisis tingkat pengetahuan masyarakat desa Air Salobar terhadap bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 15(1), 94. https://doi.org/10.24252/teknosains.v15i1.17684
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Mia Wulandari, Sylvi Adiana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








