Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Kefarmasian Tentang Obat Kewaspadaan Tinggi (High Alert Medication) Di Instalasi Farmasi RS X Kabupaten Bekasi

Penulis

  • Nila Alvianita Agustin Politeknik Kesehatan Hermina
  • Dimas Adrianto Politeknik Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2.425

Kata Kunci:

High alert medication, Knowledge, Pharmacist

Abstrak

High alert medication (HAM) merupakan obat yang harus diwaspadai karena sering menyebabkan terjadi kesalahan (kejadian sentinel). Kesalahan yang sering dimasukkan dalam isu keamanan obat yaitu kesalahan pemberian elektrolit konsentrasi tinggi dan pemberian obat LASA. Salah satu penyebab utama kesalahan adalah kurangnya pengetahuan tenaga kefarmasian. Pengetahuan tenaga kefarmasian tentang obat kewaspadaan tinggi (high alert medication) penting untuk meningkatkan keamanan obat dan mempertahankan kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian tentang obat kewaspadaan tinggi (high alert medication) di Instalasi Farmasi RS X Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel 38 responden yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengetahui karakteristik responden dan tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian tentang obat kewaspadaan tinggi (high alert medication) di Instalasi Farmasi RS X Kabupaten Bekasi dalam kategori baik yaitu 92,1% (35 responden).

Referensi

Alyami, M. H., Naser, A. Y., Alswar, H. S., Alyami, H. S., Alyami, A. H., & Al Sulayyim, H. J. (2022). Medication errors in Najran, Saudi Arabia: Reporting, responsibility, and characteristics: A cross-sectional study. Saudi Pharmaceutical Journal, 30(4), 329–336. https://doi.org/10.1016/j.jsps.2022.02.005

Amin, M. Al, & Juniati, D. (2017). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia. MATHunesa, 2(6), 34. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/249455-none-23b6a822.

Azahrah, F. R., Afrinaldi, R., & Fahrudin. (2021). Keterlaksanaan Pembelajaran Bola Voli Secara Daring Pada SMA Kelas X SeKecamatan Majalaya. 7(4). https://doi.org/10.5281/zenodo.5209565

Budiman, & Agus, R. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. In Salemba Medika (Vol. 5).

Hasanah, N., Sulfiana, E., Farmasi, A., & Bangkalan, Y. (2021). Profil Pengetahuan High Alert Medication Tenaga Kefarmasian di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kota Bangkalan. 1(1), 10–15.

Kemenkes RI. (2017). Permenkes RI No. 11 TAHUN 2017 tentang Keselamatan Pasien.

Lo, T. F., Yu, S., Chen, I. J., Wang, K. W. K., & Tang, F. I. (2013). Faculties’ and nurses’ perspectives regarding knowledge of high-alert medications. Nurse Education Today, 33(3), 214–221. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2012.01.004

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/5675/2021 tentang Data Penduduk Sasaran Program Pembangunan Kesehatan Tahun 2021-2025. Peraturan Menteri Kesehatan RI, 2025, 1–1405. Retrieved from jdih.kemkes.go.id

Miller, D. F., Fortier, C. R., & Garrison, K. L. (2011). Bar code medication administration technology: Characterization of high-alert medication triggers and clinician workarounds. Annals of Pharmacotherapy, 45(2), 162–168. https://doi.org/10.1345/aph.1P262

Permenkes RI. Peraturan Menteri RI Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. , 85 §. Indonesia.

PP RI. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefarmasian.

Selifani, N. F., & Pratiwi, H. (2022). Analisis Tingkat Pengetahuan dan Sikap Apoteker terhadap Obat Generik di Wilayah Kabupaten Banyumas. 223–237. https://doi.org/10.20961/jpscr.v7i2.57939

Sukarini, L. P. (2018). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Buku Kia. Jurnal Genta Kebidanan, 6(2). https://doi.org/10.36049/jgk.v6i2.95

Sutoto. (2022). Instrumen Survei Akreditasi Sesuai Standar Akreditasi RS KEMENKES RI 2022. Komisi Akreditasi Rumah Sakit, pp. 149–173.

Tyynismaa, L., Honkala, A., Airaksinen, M., Shermock, K., & Lehtonen, L. (2021). Identifying High-alert Medications in a University Hospital by Applying Data from the Medication Error Reporting System. Journal of Patient Safety, 17(6), 417–424. https://doi.org/10.1097/PTS.0000000000000388

Unduhan

Diterbitkan

09-07-2023

Cara Mengutip

Agustin, N. A., & Adrianto, D. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Kefarmasian Tentang Obat Kewaspadaan Tinggi (High Alert Medication) Di Instalasi Farmasi RS X Kabupaten Bekasi. Indonesian Journal of Health Science, 3(2), 93–98. https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2.425

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>