Perempuan dan partai politik: Problematika rekrutmen kader perempuan pada Partai Amanat Nasional di Provinsi Jambi
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v4i6.1081Kata Kunci:
Gender, Keterwakilan perempuan, Partai politik, Politik Indonesia, Rekrutmen politikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap problematika dan strategi rekrutmen kader perempuan di Partai Amanat Nasional diProvinsi Jambi. Meskipun terdapat kebijakan afirmatif yang mengharuskan partai politik menyertakan minimal 30% keterwakilan perempuan, studi ini menemukan adanya kesenjangan antara keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai dan di parlemen.Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis data yang diperoleh dari wawancara mendalam dengan pengurus partai, kader perempuan, dan pengamat politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partai Amanat Nasional di Provinsi Jambi telah melakukan upaya untuk memenuhi kuota keterwakilan perempuan dalam kepengurusan. Namun, sejumlah kendala masih dihadapi dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam pemilihan legislatif. Faktor-faktor seperti dominasi jaringan politik yang sudah ada, preferensi partai terhadap calon yang memiliki sumber daya finansial, dan persepsi masyarakat terhadap peran perempuan dalam politik menjadi beberapa tantangan utama. Penelitian ini menyoroti pentingnya strategi rekrutmen yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen. Selain itu, diperlukan upaya untuk mengubah persepsi masyarakat tentang peran perempuan dalam politik serta memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan keterwakilan perempuan dalam partai politik di Indonesia.
Referensi
Artina, D. (2016). Keterwakilan Politik Perempuan dalam Pemilu Legislatif Provinsi Riau Periode 2014-2019. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 23(1), 123–141. https://doi.org/10.20885/iustum.vol23.iss1.art7
Asshiddiqie., J. (2006). parpol dan pemilu sebagai imstrumen demokrasi. J Urnal, 3 nomor 4(MK), 163. http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/putusan/BOOK_Volume3nomor4Desember2006.pdf#page=164
Fitriyah, F. (2020). Partai Politik, Rekrutmen Politik dan Pembentukan Dinasti Politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Politika: Jurnal Ilmu Politik, 11(1), 1–17. https://doi.org/10.14710/politika.11.1.2020.1-17
Hardjaloka, L. (2012). Potret Keterwakilan Perempuan dalam Wajah Politik Indonesia Perspektif. Jurnal Konstitusi, 9(2), 404–430.
Kodiyat MS, B. A. (2019). Fungsi Partai Politik Dalam Meningkatkan Partsipasi Pemilih Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah di Kota Medan. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.30596/edutech.v5i1.2756
Lawless, J. L. (2009). Sexism and Gender Bias in Election 2008: A More Complex Path for Women in Politics. Politics and Gender, 5(1), 70–80. https://doi.org/10.1017/S1743923X09000051
Matland, R. E., & Studlar, D. T. (1996). The contagion of women candidates in single-member district and proportional representation electoral systems: Canada and Norway. Journal of Politics, 58(3), 707–733. https://doi.org/10.2307/2960439
Mukarom, Z. (2020). Problem Serius Keterwakilan Perempuan dalam Politik”. Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(3), 259.
Nimrah dan Sakaria, S., Kunci, K., & Budaya Patriarki, dan. (2015). Perempuan Dan Budaya Patriarki Dalam Politik (Studi Kasus Kegagalan Caleg Perempuan Dalam Pemilu Legislative 2014 ). The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 1(2), 2407–9138.
Priandi, R., & Roisah, K. (2019). Upaya Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan Dalam Pemilihan Umum Di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 106. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i1.106-116
Rivki, M., Bachtiar, A. M., Informatika, T., Teknik, F., & Indonesia, U. K. (2022). rekruitmen dan keterpilihan perempuan partai demokrat pada pemilihan umum legislatif Tahun 2019 DPRD Provinsi Jambi. 112.
Simbolon, N. A., Pakpahan, L. C., & ... (2023). Meningkatkan Partisipasi Perempuan Dalam Politik Untuk Memenuhi Affirmative Action Pada DPC PKB Kota Medan. Jurnal Sains Dan …, 5(2), 669–674.
Siti Zaetun, & Mar’iyah, C. (2020). Politik Kekerabatan Dalam Keterwakilan Perempuan Pada Rekrutmen Politik Partai Nasdem Pada Pemilu 2019. TheJournalish: Social and Government, 1(3), 119–129. https://doi.org/10.55314/tsg.v1i3.58
Tirka Widanti, N. P. (2023). Gender Equality Issues and Women’S Empowerment Policies From 2000 To 2022: a Bibliometric Analysis. Public Policy and Administration, 22(2), 227–240. https://doi.org/10.13165/VPA-23-22-2-09
Yamin, U. Z., Idrus, I. A., & Koonah. (2021). Evaluasi Keterwakilan Perempuan di Partai Politik (Studi Kasus DPC Partai Gerindra Jakarta Utara). Jurnal Of Government, 6, 174–190.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Cholillah Suci Pratiwi, Dimasrizal Dimasrizal, Wahyu Rohayati, Dori Efendi, Khairunnisa Khairunnisa

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








