Analisis internalisasi etika antikorupsi dan nilai integritas melalui kurikulum pembangunan karakter di Politeknik Keuangan Negara STAN
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v5i2.1389Kata Kunci:
Anticorruption, Character building, Integrity, PKN STANAbstrak
Korupsi menjadi masalah yang merajalela di Indonesia. Berdasarkan data pengukuran Corruption Perceptions Index (CPI), Indonesia berada pada posisi 115 dari 180 negara dunia. Tindakan preventif terbaik yang dapat dilakukan ialah internalisasi nilai antikorupsi melalui pendidikan. PKN STAN merupakan salah satu perguruan tinggi yang menginternalisasikan nilai antikorupsi dan integritas pada kurikulum pendidikannya melalui program pembangunan karakter. Paper ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembangunan karakter di PKN STAN dalam menginternalisasi etika antikorupsi dan integritas. Metode penelitian yang digunakan ialah metode campuran yang mengasosiasikan kualitatif dan kuantitatif. Teknik sampling digunakan untuk menghimpun data melalui kuesioner kepada sampel mahasiswa PKN STAN yang merepresentasikan populasi. Jenis survei tertutup digunakan bersamaan dengan model survei skala Likert. Data yang diperoleh diolah menggunakan statistik deskriptif untuk menarik kesimpulan yang berlaku umum. Metode studi dokumen terhadap kurikulum pembangunan karakter digunakan untuk mendukung hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa PKN STAN tentang antikorupsi berada pada angka 75,16 dan tingkat pemahaman tentang integritas berada pada angka 78,28 dari skala 1-100. Etika antikorupsi dan integritas juga telah diimplementasikan oleh mahasiswa secara inklusif. Berdasarkan data, dapat disimpulkan bahwa pembangunan karakter di PKN STAN efektif untuk menginternalisasikan etika antikorupsi dan integritas kepada mahasiswa.
Referensi
Abdullah, S. M. (2019). Social cognitive theory: A bandura thought review published in 1982-2012. Psikodimensia, 18(1), 85–100. https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1708
Amalia, R. N., Dianingati, R. S., & Annisaa, E. (2022). Pengaruh jumlah responden terhadap hasil uji validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan dan perilaku swamedikasi. Generics: Journal of Research in Pharmacy, 2(1), 9–15.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Arfa, A. M. (2023). Memerangi korupsi melalui pendidikan anti-korupsi: Membentuk integritas, kesadaran, dan kemampuan kritis dalam masyarakat. Jendela Pengetahuan, 16(2), 128–142.
Ayuningtyas, D. (2020). Integrasi kurikulum antikorupsi: Peluang dan tantangan. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 93–107. https://doi.org/10.32697/integritas.v6i1.375
Aziza, S. N., & Dedi. (2022). Pentingnya pendidikan anti korupsi terhadap mahasiswa. Justices: Journal of Law, 1(1), 46–54. https://doi.org/10.58355/justices.v1i1.5
Barliana, D., Hernadi, Hantoro, N. M., Budiman, A., Nasir, N., Hikmah, Lestari, P., Girsang, S. Y., Tiarazani, R., & Caraka, M. W. (2021). Buku saku integritas. Sekretariat Jenderal DPR RI.
Bloom, B. (1956). Taxonomy of educational objectives. David McKay.
Carothers, C. (2022). The rise and fall of anti-corruption in North Korea. Journal of East Asian Studies, 22(1), 147–168. https://doi.org/10.1017/jea.2021.38
Einstein, T., & Ramzy, A. (2020). Eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. National Journal of Law, 3(2). https://doi.org/10.47313/nlj.v3i2.919
Emirzal, Gultom, Y. M. L., Adrison, V., & Brata, R. A. (2023). The correlation between state capture, grand corruption, petty corruption, and investment in Indonesia. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 9(2), 157–170. https://doi.org/10.32697/integritas.v9i2.977
Indonesia Corruption Watch. (2024). Laporan hasil pemantauan tren korupsi tahun 2023. Indonesia Corruption Watch.
Jupri. (2019). Diskriminasi hukum dalam pemberantasan korupsi politik di daerah. Dialogia Iuridica: Jurnal Hukum Bisnis Dan Investasi, 11(1), 114–131. https://doi.org/10.28932/di.v11i1.1997
Karim, A. (2023). Peran mahasiswa dalam pencegahan korupsi melalui pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi. JPeHI (Jurnal Penelitian Hukum Indonesia), 4(2), 25. https://doi.org/10.61689/jpehi.v4i2.506
Katadata. (2022). Pelaku tindak pidana korupsi terbesar dari swasta. In Databoks. https://databoks.katadata.co.id/politik/statistik/242b2480fc1d1dd/pelaku-tindak-piadana-korupsi-terbesar-dari-swasta
Magdalena, I., Islami, N. F., Rasid, E. A., & Diasty, N. T. (2020). Tiga ranah taksonomi Bloom dalam pendidikan. EDISI: Jurnal Edukasi Dan Sains, 2(1), 132–139.
Pabalik, D., Hatta, M., Hidaya, N., Bima, M. R., & Djanggih, H. (2020). Characteristic of criminal acts. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(8), 2596–2608. https://doi.org/10.37200/IJPR/V24I8/PR280279
Putra, N. R., & Linda, R. (2022). Corruption in Indonesia: A challenge for social changes. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 8(1), 13–24. https://doi.org/10.32697/integritas.v8i1.898
Rofiqoh, I., & Zulhawati. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran. Pustaka Pelajar.
Satria, R., & Imam, D. C. (2024). Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Bahtera Adi Jaya periode 2018-2022. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(7), 5490–5500. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i7.3020
Siagian, F. S., Lubis, A. H., Salwa, N. A., & Firouzfar, S. (2024). Justice based corruption eradication policy: A comparison between Indonesia and Denmark. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 10(1), 29–52. https://doi.org/10.32697/integritas.v10i1.1134
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sumaryati, Murtiningsih, S., & Maharani, S. D. (2020). Penguatan pendidikan antikorupsi perspektif esensialisme. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 1–14. https://doi.org/10.32697/integritas.v6i1.408
Transparency International. (2023). Corruption perceptions index technical methodology note. Transparency International Espana.
Transparency International. (2024). Corruption perceptions index 2023. In Transparency. https://www.transparency.org/en/cpi/2023
Wilson, L. O. (2016). Anderson and Krathwohl Bloom’s taxonomy revised: Understanding the new version of Bloom’s taxonomy. Quincy College.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ilham Febri Budiman, Muhammad Rafly Hidayat, Michael Boris Rasi Sitanggang

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








