Penerapan Etika Dan Profesi Dalam Berbisnis Usaha Keripik Pangsit
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v2i2.219Kata Kunci:
Etika, Keripik pangsit, Profesi usahaAbstrak
When setting up a business, it is inseparable from ethics and profession. With the existence of ethics and professions, established businesses can create good quality workers in attitude and action. In carrying out any activity, of course there are rules that must be obeyed so that the activities being carried out can run well. If in a business there is no ethics and profession, then the competition between companies will be bad, consumers are not well taken care of, and the name of the business that was established will be bad. In this study using a qualitative method with a case study approach. This study uses an observation method to make it easier to get the data needed for this research. After the results are collected, it can be seen how the application of ethics and profession so that this dumpling chip business can run well. The application of this ethics and profession can regulate the behaviour of workers so as not to cause harm inside the company or outside the company.
Pada saat mendirikan sebuah usaha, di dalamnya tidak terlepas dengan etika dan profesi. Dengan adanya etika dan profesi, usaha yang berdiri dapat menciptakan kualitas pekerja yang baik dalam bersikap dan bertindak. Dalam melaksanakan kegiatan apapun, tentu ada aturan yang harus ditaati agar kegiatan yang sedang dilaksanakan bisa berjalan dengan baik. Apabila pada suatu usaha tidak ada etika dan profesi maka persaingan antar perusahaan menjadi tidak baik, konsumen tidak terurus dengan baik, dan nama usaha yang didirikan menjadi jelek. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini memakai cara observasi agar lebih mudah mendapatkan data yang dibutuhkan untuk penelitian ini. Setelah hasil terkumpul, maka dapat diketahui bagaimana penerapan etika dan profesi agar usaha keripik pangsit ini bisa berjalan dengan baik. Penerapan etika dan profesi ini dapat mengatur perilaku pekerja agar tidak menimbulkan yang dapat merugikan di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.
Referensi
Ayu santoso, T. geby, Fitriyanti, R., & Kustiningsih, N. (2022). Inovasi Produksi Terhadap Peningkatan Usaha Keripik Pangsit. Pengmasku, 2(1), 29–35.
Badudu, J. S., & Zain, S. M. (1994). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Pustaka Sinar Harapan.
Hasoloan, A. (2018). Peranan etika bisnis dalam perusahaan bisnis. Warta Dharmawangsa, (57).
Isnanto, R. R. (2009). Buku ajar etika profesi.
Keraf, S., & Imam, R. H. (1998). Etika Bisnis. Yogyakarta: Kanisius.
Saryono, A. (2010). Metodologi penelitian kualitatif dalam bidang kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika, 98-99.
Subroto, S. (2013). Etika, Etos Kerja dan Sikap Professional dalam Bisnis. Permana, 4(2).
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Susanti, E., Siburian, B. B., Purba, B. D., Sinaga, A. T., Daeli, B. A., Rumahorbo, A. O., Tambunan, A. M., Fadilah, B. M., Sirait, B. Y., & Siagian, A. D. E. (2021). Etika Profesi. Yayasan Kita Menulis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Thea Geby Ayu Santoso, Agus Subandoro

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








