Apakah Perizinan Berdampak Pada Keberlanjutan Perusahaan Kelapa Sawit?

Penulis

  • Cynthia Atika Dewi Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Maria Florensia Siagian Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Amrie Firmansyah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54957/jolas.v4i4.778

Kata Kunci:

GRI, Impact, Licensing, Social, Sustainability

Abstrak

Indonesia merupakan salah satu penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Permasalahan perizinan tentunya menjadi sorotan utama dalam pendirian perusahaan kelapa sawit. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia, yang biasa dikenal dengan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), pemerintah mewajibkan setiap perusahaan kelapa sawit memiliki sertifikasi ISPO sebagai bentuk perizinan dan jaminan bahwa praktik produksi telah mengikuti prinsip dan kaidah berkelanjutan. Permasalahan mengenai perizinan membawa dampak negatif bagi perusahaan karena memicu terjadinya konflik kepentingan dengan masyarakat, pemerintah, dan permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas hubungan antara permasalahan perizinan perusahaan kelapa sawit dan keberlanjutan perusahaan kelapa sawit. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari artikel jurnal ilmiah. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode scoping review. Analisis dilakukan dengan menghubungkan informasi data sekunder terkait isu keberlanjutan sosial dengan perizinan perkebunan kelapa sawit di Indonesia serta kaitannya dengan Global Reporting Initiative (GRI) standard. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara permasalahan perizinan perusahaan kelapa sawit dengan isu keberlanjutan sosial. Perusahaan kelapa sawit yang mengabaikan isu keberlanjutan sosial akan menimbulkan dampak negatif terhadap keberlanjutan perusahaan di masa mendatang.

Referensi

Ahdiat, A. (2023). Ini provinsi dengan perkebunan kelapa sawit terbesar pada 2022. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/05/11/ini-provinsi-dengan-perkebunan-kelapa-sawit-terbesar-pada-2022

Anisah, L. (2023). Ada 700.000 Ha lahan sawit anggota gapki masuk kawasan hutan. https://industri.kontan.co.id/news/ada-700000-ha-lahan-sawit-anggota-gapki-masuk-kawasan-hutan

Anwar, R., Sitorus, S. R., Fauzi, A. M., Widiatmaka, N., & Machfud, N. (2016). Pencapaian standar Indonesian sustainable palm oil (ispo) dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 22(1), 11–18. https://doi.org/10.21082/littri.v22n1.2016.11-18

Arlinta, D. (2023). Problem legalitas perkebunan sawit di kawasan hutan segera dituntaskan. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/07/17/problem-legalitas-perkebunan-sawit-di-kawasan-hutan-segera-dituntaskan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring.

Dewi, R., & Agarta, V. (2023). 11 Negara penghasil sawit terbesar di dunia 2023, Indonesia Nomor 1. https://koran.tempo.co/read/ekonomi-dan-bisnis/482145/11-negara-penghasil-sawit-terbesar-di-dunia-2023-indonesia-nomor-1

Fahamsyah, E., & Pramudya, E. P. (2017). Sistem ispo untuk menjawab tantangan dalam pembangunan kelapa sawit indonesia yang berkelanjutan. Jurnal Masyarakat Indonesia, 43(1), 65–79. https://doi.org/10.14203/jmi.v43i1.718

Ferdian, D. (2023). Tak penuhi kewajiban bangun kebun plasma untuk masyarakat, KLHK diminta cabut izin PT Sinar Widita Pamarta. https://riau.harianhaluan.com/hukrim/1110975238/tak-penuhi-kewajiban-bangun-kebun-plasma-untuk-masyarakat-klhk-diminta-cabut-izin-pt-sinar-widita-pamarta

Ferdiansyah, A. (2018). Analisis penerapan kebijakan indonesia sustainable palm oil (ispo) untuk meningkatkan volume penjualan export kelapa sawit Indonesia Di Asia dan Uni Eropa [Universitas Widyatama]. https://repository.widyatama.ac.id/items/c9fc62c2-97df-4ced-82f3-a26918e2fccf

Global Reporting Initiative. (2016). Reporting Principles and Standard Disclosures. In GRI Standards. https://www.globalreporting.org/standards/media/1036/gri-101-foundation-2016.pdf

Kabarbireun.com. (2023). Ini perusahaan perkebunan sawit di Bireuen yang memiliki izin. https://kabarbireuen.com/ini-perusahaan-perkebunan-sawit-di-bireuen-yang-miliki-izin/

Miftah, F., Firdauzi, N., & Arwanto, B. (2022). Kepastian hukum penerbitan persetujuan bangunan gedung (pbg) dalam penerbitan izin usaha di Kota Surabaya. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(7), 2015–2023. https://journal-nusantara.com/index.php/JIM/article/view/488

Novitasari, B., Putra, A. M., & Saebani, A. (2021). Pergantian dewan komisaris dan dewan direksi terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Wahana: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 24(1), 60–78. https://doi.org/10.35591/wahana.v24i1.262

Putri, S. R. M., Kusumawardana, Y. R., Kinasih, C., & Annisa, P. (2023). Analisis pelanggaran perizinan lingkungan hidup perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Boven Digoel. Innovative: Journal Of Social Science Research, 32(2), 4246–4225. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i2.820

Rochgiyanti, R. (2022). Konflik antara warga desa dan perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kuripan Kabupaten Barito Kuala (2007-2021). Yupa: Historical Studies Journal, 6(1), 33–44. https://doi.org/10.30872/yupa.v6i1.1048

Savira, D. (2023). Sertifikasi industri minyak kelapa sawit (CPO) brkelanjutan Indonesia. https://www.icdx.co.id/news-detail/publication/sertifikasi-industri-minyak-kelapa-sawit-cpo-berkelanjutan-indonesia

Sukananda, S., & Nugraha, D. A. (2020). Urgensi penerapan analisis dampak lingkungan (amdal) sebagai kontrol dampak terhadap lingkungan di Indonesia. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 1(2), 119–137. https://doi.org/10.18196/jphk.1207

Wahyuni, I., Alimuddin, A., Habbe, H., & Mediaty, M. (2020). Esensi akuntansi lingkungan dalam keberlanjutan perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 3(2), 147–159. https://doi.org/10.35326/jiam.v3i2.646

Wicaksono, R. A. (2023). Tak bangun kebun masyarakat, izin perusahaan sawit bisa dicabut. https://betahita.id/news/detail/9349/tak-bangun-kebun-masyarakat-izin-perusahaan-sawit-bisa-dicabut.html?v=1699366894

World Commission on Environment and Development. (1987). Our common future (‘the brundtland report’): world commission on environment and development. https://www.are.admin.ch/are/en/home/media/publications/sustainable-development/brundtland-report.html

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2024

Cara Mengutip

Dewi, C. A. ., Siagian, M. F. ., & Firmansyah, A. (2024). Apakah Perizinan Berdampak Pada Keberlanjutan Perusahaan Kelapa Sawit? . Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(4), 659–670. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i4.778

Terbitan

Bagian

Articles