Microteaching Sebagai Pusat Sumber Belajar
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v4i5.875Kata Kunci:
Microteaching, Pusat Sumber BelajarAbstrak
Penelitian ini fokus pada peran microteaching sebagai pusat sumber belajar. Jenis penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang menggunakan buku-buku dan artikel jurnal ilmiah sebagai referensi utama dalam merumuskan pokok permasalahan. Penelitian kajian kepustakaan adalah suatu metode yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis data atau informasi dari berbagai literatur yang relevan dengan topik penelitian. Tujuan utama dari kajian kepustakaan adalah untuk memahami, mengintegrasikan, dan mensintesis pengetahuan yang telah ada mengenai suatu subjek tertentu. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa microteaching merupakan strategi berbasis hasil dan diskusi yang diadopsi secara khusus untuk memberikan pelatihan mengajar kepada calon pendidik (guru) dengan tujuan meningkatkan keterampilan mengajar mereka. Keberadaan microteaching membantu para pendidik untuk berpartisipasi langsung dalam aktivitas lembaga pendidikan, seperti kemampuan menyajikan materi pembelajaran, menjelaskan materi pembelajaran, memimpin pembelajaran, dan menciptakan metode pembelajaran yang mudah diadopsi oleh siswa.
Referensi
Annur, S. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan. Palembang: Noerfikri.
Bafadal. (2012). Pembelajaran Microteaching. Jakarta: Bumi Aksara.
Hakim, A. R. (2015). PELAKSANAAN PRAKTEK MICRO TEACHING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI LABORATORIUM FAI UMS. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering ASCE, 120(11), 259.
Hasibuan. (2019). Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Ibrahim, I., Rahwani, R., & Badaruddin, K. (2022). Pengaruh Penggunaan Aplikasi Raport Digital Terhadap Kinerja Guru. Pedagogika, 13(Nomor 1), 1–15. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v13i1.1128
Ibrahim, Nabila, T., Rahmaliya, N., & Setyaningsi, K. (2023). Pelaksanaan Pembinaan Disiplin Peserta Didik Dalam Proses Pembelajaran. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 2(3).
Ibrahim, Prasetyo, A., Niswah, C., & Zulkipli. (2022). Sarana Dan Prasarana Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 170–181. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i3.578
Nur Khikmah, Lu’lu Naeli Lovia, Fatimatuz Zahro, & Firdhany Nur Azizah. (2021). Pemanfaatan Google Classroom dalam Praktik Microteaching Pembelajaran Fiqih MI bagi Mahasiswa PGMI UIN Walisongo Semarang. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 4(1), 237–246. https://doi.org/10.30605/jsgp.4.1.2021.466
Nurhadi, A. (2018). Manajemen Laboratorium Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(01), 1. https://doi.org/10.32678/tarbawi.v4i01.1225
Nurwanto, N., & Rijalul Alam, N. A. (2018). Pembelajaran Agama Islam Kontekstual dengan Photo Essays dalam Praktik Microteaching. Islamadina, 19(2), 1. https://doi.org/10.30595/islamadina.v19i2.3424
Nusibani. (2018). Pembelajaran Microteaching. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukirman, D. (2014). Microteaching. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama.
Supardi. (2014). Kinerja Guru. Jakarta: Rajawali Press.
Wijaya, S. (2012). Microteaching. Jakarta: Kencana.
Yulia Putri, S. (2021). Persepsi Mahasiswa terhadap Penerapan Konten Mata Kuliah Microteaching dalam Pelaksanaan Program Praktek Lapangan Kependidikan (PLK). Journal of Education, Cultural and Politics, 1(1), 22–30. https://doi.org/10.24036/jecco.v1i1.4
Zainiyati, H. S. (2013). MEDIA PEMBELAJARAN PAI ( Teori dan Aplikasinya ).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Mardiah Astuti, Icha Suryana, Muhammad Rizki, Azzahra Syabilla Maharani, Fitri Susanti, Leura Della Saputri, Aliana Rohmatin Malik

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








