Studi retropektif: Analisis faktor risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Kota Kendari

Penulis

  • La Ode Liaumin Azim Universitas Halu Oleo
  • Akifah Akifah Universitas Halu Oleo
  • Lade Albar Kalza Universitas Halu Oleo
  • Irma Yunawati Universitas Halu Oleo
  • Jusniar Rusliafa Universitas Halu Oleo
  • Nurnashriana Jufri Universitas Halu Oleo
  • Rastika Dwiyanti Liaran Universitas Halu Oleo
  • Agnes Mersatika Hartoyo Universitas Halu Oleo
  • La Ode Ahmad Saktiansyah Universitas Halu Oleo
  • Rizki Eka Sakti O. Kohali Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i6s.1284

Kata Kunci:

BBLR, Penyakit infeksi, Stunting, Tinggi badan

Abstrak

Pendahuluan: Pengantar: Stunting merupakan masalah kesehatan di dunia karena dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas pada anak. Indonesia merupakan negara ketiga terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah kasus (21,6%), Kota Kendari (19,6%). Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol dengan jumlah sampel 78 responden yang terdiri dari 39 kasus dan 36 kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur stunting adalah timbangan injak dan microtoise. Data penelitian dianalisis menggunakan uji ods ratio dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pendidikan (p = 0,04; OR = 2,588; CI = 1,033 - 6,486), pendapatan (p = 0,022; OR = 2,912; CI = 1,150 - 7,372), tinggi badan ibu (p = 0,029; OR = 2,994; CI = 1,099 - 8,158), BBLR (p = 0,044; OR = 3. 438; CI = 0.987 - 11.969), ASI eksklusif (p = 0.012; OR = 3.234; CI = 1.273 - 8.218), imunisasi (p = 0.068; OR = 0.812; CI = 0.331 - 1.989), penyakit menular (p = 0.389; OR = 1.650; CI = 0.525 - 5.186). Kesimpulan: Disimpulkan bahwa faktor risiko stunting di Puskesmas Abeli adalah pendidikan ibu, pendapatan, tinggi badan ibu, BBLR, dan pemberian ASI eksklusif. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah imunisasi dan penyakit infeksi.

Referensi

Abimayu, L., Sugiarto and Subakir (2022) ‘Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Pandan Sejahtera’, Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(2).

Adi Hermawan and Fredy Akbar K (2023) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-59 Bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Wonomulyo Tahun 2021’, Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), pp. 183–192. Available at: https://doi.org/10.56338/mppki.v6i1.2990.

Akbar, H. and Ramli, M. (2022) ‘Faktor Sosial Ekonomi dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Kotamobagu’, Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(2), pp. 200–204. Available at: https://doi.org/10.56338/mppki.v5i2.2053.

Alfian S. Abas, Gobel, F.A. and Arman (2021) ‘Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong’, Journal of Aafiyah Health Research (JAHR), 2(1), pp. 1–12. Available at: https://doi.org/10.52103/jahr.v2i1.523.

Amalia, K.R. (2019) Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cigandamekar Kabupaten Kuningan. Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim.

Atifa, V.R. and Kurniawan, B. (2023) ‘Hubungan Pemberian Imunisasi Dengan Kejadian Anak Stunting Di Puskesmas Sungai Aur Pasaman Barat Tahun 2021’, Sains dan Teknologi Medik, 6(1), pp. 82–90.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (2020) ‘Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara Tahun 2020’, pp. 76–88. Available at: https://doi.org/10.3109/03008207.2015.1088531.

Dinkes Kota Kendari (2024) Profil Kesehatan Kota Kendari. Kendari: Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Fitriana, E.S., Dinengsih, S. and Siauta, J.A. (2021) ‘Analisis Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Analysis Of Stunting Events In Children At Puskesmas Konda Konawe District Southeast Sulawesi Province’, Research Article, 7(2), pp. 47–65.

Haryono, R. and Setianingsih, S. (2014) Manfaat Asi Eksklusif Untuk Buah Hati Anda. Yogyakarta: Gosyen Publising.

Husna, A. and Farisni, T.N. (2022) ‘Hubungan ASI Eksklusif Dengan Stunting Pada Anak Balita di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya’, Jurnal Biology Education, 10(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2021) Hasil Studi Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota Tahun 2021, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Available at: https://doi.org/10.36805/bi.v2i1.301.

Mulyati, S., Apriyanti, I. and Adista, N.F. (2022) ‘Analisis faktor risiko dengan kejadian stunting di desa Pejaten Kramatwatu Serang Banten’, Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(1), pp. 11–17. Available at: https://doi.org/10.32536/jrki.v6i1.211.

Noorhasanah, E., Tauhidah, N.I. and Putri, M.C. (2020) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tatah Makmur Kabupaten Banjar’, Journal of Midwifery and Reproduction, 4(1), p. 13. Available at: https://doi.org/10.35747/jmr.v4i1.559.

Notoatmodjo, S. (2014) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rieneka Cipta.

Nuraeni, I. and Diana, H. (2019) ‘KARAKTERISTIK IBU HAMIL DAN KAITANNYA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA’, Media Informasi, 15(1), pp. 10–15. Available at: https://doi.org/10.37160/bmi.v15i1.233.

Nurjanah, O.N. (2018) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Clerorejo Kabupaten Madiun. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun.

Panatariono, T.A. and Puspitasari, Y. (2022) ‘DETERMINAN FAKTOR TERJADINYA STUNTING PADA BALITA DI DESA KAMBINGAN TIMUR DAN DESA TALANG KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP’, Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 1(1), pp. 36–53. Available at: https://doi.org/10.56586/pipk.v1i1.187.

Purnamasari, I., Widiyati, F. and Sahli, M. (2022) ‘Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita’, Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 9(1), pp. 48–56. Available at: https://doi.org/10.32699/ppkm.v9i1.2342.

Setiawan, E., Machmud, R. and Masrul (2018) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang’, Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), pp. 275–285.

Setiawan, E., Machmud, R. and Masrul, M. (2018) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota padang Tahun 2018’, Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), pp. 275–284.

Setiawan, S.H., Heriyani, F. and Biworo, A. (2020) ‘Hubungan Pengetahuan Dan Tindakan Pembakaran Sampah Terbuka Dengan Frekuensi Ispa Di Kelayan Timur Banjarmasin’, Homeostasis, 3(3), pp. 407–410.

Syam, I., Yulianita, M.E. and Annisa, I. (2019) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Di Wilayah Kerja Puskesmas Buntu Batu Kabupaten Enrekang’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM), 1(2), p. 55. Available at: https://doi.org/10.30872/jkmm.v1i2.3056.

Taib, W.R.W. and Ismail, I. (2021) ‘Evidence of stunting genes in Asian countries: A review’, Meta Gene, 30(June), p. 100970. Available at: https://doi.org/10.1016/j.mgene.2021.100970.

Tamir, T.T. et al. (2022) ‘Applied nutritional investigation spatial variation and determinants of stunting among children aged less than 5 y in Ethiopia: A spatial and multilevel analysis of Ethiopian Demographic and Health Survey 2019’, Nutrition, 103–104, p. 111786. Available at: https://doi.org/10.1016/j.nut.2022.111786.

Tanzil, L. and Hafriani (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan’, Jurnal Kebidanan, 7(1), pp. 25–31.

Utami, M.T. and Widiyaningsih, E.N. (2023) ‘Status berat badan lahir rendah dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sukadadi, Lampung’, Ilmu Gizi Indonesia, 6(2), p. 95. Available at: https://doi.org/10.35842/ilgi.v6i2.352.

Venuz, P., Wahyu, K.S. and Maya, R.M. (2019) ‘Analisis faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas oepoi’, Cendana Medical Journal, 17(2), pp. 249–259.

WHO (2018) Global Database on Child Growth and Malnutrition, World Health Organization, (WHO). Available at: http://www.who.int/nutgrowthdb/about/introd uction/en/index6.html.

Unduhan

Diterbitkan

17-12-2024

Cara Mengutip

Azim, L. O. L., Akifah, A., Kalza, L. A., Yunawati, I., Rusliafa, J., Jufri, N., Liaran, R. D., Hartoyo, A. M., Saktiansyah, L. O. A., & Kohali, R. E. S. O. (2024). Studi retropektif: Analisis faktor risiko stunting di wilayah kerja Puskesmas Abeli, Kota Kendari. Indonesian Journal of Health Science, 4(6s), 941–952. https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i6s.1284

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama