Pemanfaatan ekstrak wuru ketek (Myrica Javanica Reinw. Ex Bl.) sebagai sabun antiseptik

Penulis

  • Dimas Adrianto Institut Kesehatan Hermina
  • Sylvi Adiana Institut Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i3.1379

Kata Kunci:

Antiseptic soap, Skin, Wuru ketek leaves

Abstrak

Tanaman wuru ketek (Myrica Javanica) mengandung senyawa flavonoid  (mirisetin  dan  kuersetin)  maupun flavonoid  glikosidanya  [mirisitrin  (mirisetin 3-O-rhamnoside)];   terpenoid   (3-epi-ursolic acid,3-O-(E)-caffeoylursonic  acid);  saponin (arjunolic  acid)  diperoleh  dari  daun.  Tanaman Myrica  javanica berkhasiat sebagai:  antiinflamasi,  analgesik,  antitumor,  hepatoprotektor,  antidiabetes  dan antibakteri. Tujuan penelitian ini dilakukan cara uji efektifitas antibakteri dari ekstrak wuru ketek sebagai antibakteri dan memformulasi sediaan sabun padat dengan bahan aktif ekstrak wuru ketek sebagai antiseptik terhadap bakteri S. aureus. Metode penelitian ini dilakukan penelitian eksperimen dengan menentukan efektifitas antiseptik dari ekstrak wuru ketek menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri S. aureus, dilanjutkan dengan pembuatan sediaan sabun padat ekstrak wuru ketek. Evaluasi terhadap sediaan sabun meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, asam bebas, diameter daya hambat, iritasi, dan ketinggian busa. Berdasarkan hasil penelitian sediaan sabun ekstrak wuru ketek memiliki aktifitas menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus  dengan DDH 25±0,01 mm termasuk kategori sangat kuat.

Referensi

Andarina, R., & Djauhari, T. (2017). Antioksidan dalam dermatologi. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 4(1), 39-48.

Arianti, V., & Elya, B. (2020). Anti-elastase, antioxidant, total phenolic and total flavonoid content of wuru ketek (myrica javanica reinw. ex bl.) from tangkuban perahu, west java-indonesia. Pharmacognosy Journal, 12(2).

Dewi, B. (2021). Formulasi Sediaan Sabun Padat dari Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus L). Jurnal Ilmiah Pharmacy, 8(1), 65-71.

Garna, H. (2016). Patofisiologi infeksi bakteri pada kulit. Sari Pediatri, 2(4), 205-9.

Gusviputri, A., PS, N. M., & Indraswati, N. (2013). Pembuatan sabun dengan lidah buaya (aloe vera) sebagai antiseptik alami. Widya Teknik, 12(1), 11-21.

Hanina, H., Humaryanto, H., Gading, P. W., Aurora, W. I. D., & Harahap, H. (2022). Peningkatan Pengetahuan Siswa Pondok Pesantren Nurul Iman Tentang Infeksi Staphylococcus Aureus Di Kulit Dengan Metode Penyuluhan. Medical Dedication (medic): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA, 5(2), 426-430.

Holderman, M. V., De Queljoe, E., & Rondonuwu, S. B. (2017). Identifikasi bakteri pada pegangan eskalator di salah satu pusat perbelanjaan di kota Manado. Jurnal Ilmiah Sains, 17(1), 13-18.

Kemenkes, R. I. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1176/Menkes/Per/VIII/2010 Tentang Notifikasi Kosmetika. Diakses dari: https://farmalkes. kemkes. go. id/unduh/permenkes11762010notifikasi-kosmetika.

Latifah, F., & Iswari, R. (2013). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Gramedia Pustaka Utama.

Madigan, M. T., Martinko, J. M., Dunlap, P. V., & Clark, D. P. (2008). Brock biology of microorganisms 12th edn. Int. Microbiol, 11(1).

Nur, B. (2018). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Padat Dari Kulit Pisang Kepok (Musa normalis L.) (Doctoral dissertation, INSTITUT KESEHATAN HELVETIA).

Prasasti, C. I., Mukono, J., & Sudarmaji, S. (2006). Toksikologi logam berat B3 dan dampaknya terhadap kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Unair, 2(2), 3956.

Sari, A. N. (2015). Antioksidan alternatif untuk menangkal bahaya radikal bebas pada kulit. Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology, 1(1), 63-68.

Wulansari, A., Aqlinia, M., Wijanarka, W., & Raharja, B. (2019). Isolasi bakteri endofit dari tanaman bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) dan uji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri penyebab penyakit kulit Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Berkala Bioteknologi, 2(2).

Yusharyahya, S. N. (2021). Mekanisme Penuaan Kulit sebagai Dasar Pencegahan dan Pengobatan Kulit Menua: Mechanism of Skin Aging. EJournal Kedokteran Indonesia, 150-150.

Zai, Y., Kristino, A.Y., Nasution, Sri., L.R., dan Natali, O., (2019). Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Bakteri Proprionibacterium acnes, BioLink: Jurnal Biologi Lingkungan, Industri dan Kesehatan, Vol.6 (1): Hal. 59-64

Unduhan

Diterbitkan

31-05-2025

Cara Mengutip

Adrianto, D., & Adiana, S. (2025). Pemanfaatan ekstrak wuru ketek (Myrica Javanica Reinw. Ex Bl.) sebagai sabun antiseptik. Indonesian Journal of Health Science, 5(3), 635–645. https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i3.1379

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 > >>