Bonus demografi di Indonesia: Peluang dan tantangan dalam penguatan layanan kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i4.1588Kata Kunci:
Bonus Demografi, Sistem Kesehatan, Kesehatan Usia Produktif, Strategi Kebijakan, Penyakit Tidak MenularAbstrak
Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi 2030–2040 dengan mayoritas penduduk usia produktif. Ini membuka peluang ekonomi, namun menuntut sistem kesehatan yang kuat. Tantangannya mencakup peningkatan layanan, penanganan PTM, kesehatan mental, dan pemanfaatan AI. Strategi utamanya adalah peningkatan akses, edukasi, penguatan gizi, dan integrasi teknologi untuk mendukung tenaga kerja yang sehat dan produktif. Pencarian sistematis pada basis data yang relevan menggunakan Google Scholar dan PubMed dilakukan untuk mengidentifikasi penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025, yang berfokus pada bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif. Dengan mengadopsi metodologi Literatur Review, sebanyak 7 artikel berdasarkan relevansi dan kualitas metodologisnya. Kriteria inklusi studi yang dianalisis meliputi studi yang membahas bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal terindeks dari tahun 2020 hingga 2025, dan tersedia dalam bahasa Indonesia atau Inggris serta kriteria eksklusi non-ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi di Indonesia meningkatkan permintaan layanan kesehatan, terutama untuk bayi, wanita, anak, dan pekerja usia produktif. Tantangan utama meliputi terbatasnya akses layanan kesehatan reproduksi dan kurang optimalnya pelaksanaan program keluarga berencana. Untuk memanfaatkan peluang ini, diperlukan strategi yang fokus pada peningkatan gizi, kualitas layanan kesehatan, serta penurunan angka kelahiran agar tenaga kerja dapat lebih sehat dan produktif. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dengan kata kunci "Bonus Demografi", "Sistem Kesehatan", "Kesehatan Usia Produktif", "Strategi Kebijakan", dan "Penyakit Tidak Menular".
Referensi
Africa’s Demographic Transition. (n.d.).
Aji Setiawan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, S., & Keuangan, K. (2018). MENGOPTIMALKAN BONUS DEMOGRAFI UNTUK MENGURANGI TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA OPTIMIZING DEMOGRAPHIC DIVIDEND TO REDUCE POVERTY RATE IN INDONESIA. In Jurnal Analis Kebijakan | (Vol. 2, Issue 2).
Amalia, A., Sari, A., Nur Rama Sari, D., Fadillah, R., Tri Pratiwi, S., & Studi Kesesehatan Masyarakat STIKIM Jakarta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, P. (n.d.). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Menyikapi Bonus Demografi (Vol. 1, Issue 3).
Delyana Pratiwi, P., Rokhmiati, E., Ghanesia Istiani, H., & Studi Sarjana Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan, P. (n.d.). HUBUNGAN UMUR DAN JENIS KELAMIN DENGAN RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) BERDASARKAN DATA SKRINING KESEHATAN BPJS JAKARTA SELATAN TAHUN 2022.
Epidemiologi, J., Indonesia, K., Penyakit, P. B., Pencegahan, D. P., Pengendalian, D., Wahidin, M., Ika Agustiya, R., Putro, G., Kunci, K., & Penyakit, B. (n.d.). Burden of Diseases and Program for the Prevention and Control Of Non-Communicable Diseases in Indonesia.
Gibbs, N., Kwon, J., Balen, J., & Dodd, P. J. (2020). Operational research to support equitable non-communicable disease policy in low-income and middle-income countries in the sustainable development era: A scoping review. BMJ Global Health, 5(6). https://doi.org/10.1136/bmjgh-2019-002259
Julis Ima Murni Waruwu, K., Purnomo, D., & Sakti Hadiwijoyo, S. (n.d.). Bonus Demografi Dalam Aspek Keluarga Berencana (KB) Peluang Dan Tantangan Kota Salatiga. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/muqoddimah
Minawati, N., Magister, M., & Unpad, I. P. (n.d.). BONUS DEMOGRAFI JAWA BARAT DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH: SUDAH SIAPKAH JAWA BARAT? In Jurnal Academia Praja (Vol. 4).
Nasional, D. K., & Bangsa, Y. B. (n.d.). PANDEMI COVID-19, DISRUPSI BONUS DEMOGRAFI Covid-19 Pandemic, Disruption of Demographic Bonus and National Resilience TITIK HANDAYANI PANTJORO. In Jurnal Lembaga Ketahanan.
Nuriman, E. J., Hidayat, R., Setiabudi, A., & Dewi, M. P. (2025). Bonus Demografi: Peluang atau Tantangan Bagi Kemajuan Indonesia di Tahun 2045. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 8(1), 149–161. https://doi.org/10.61332/ijpa.v8i1.266
Purba, S. S., Wasir, R., & Rahmadanti, M. D. (2024). Literature Review: Bonus Demografi Dan Sistem Kesehatan: Bagaimana Mengoptimalkan Peluang Dan Tantangan. Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan, 2(3), 148–157. https://doi.org/10.59841/jumkes.v2i3.1325
Qomariyah, N., Dewi Ayu Ningtyas, J., Tamara, K., Ismanto, K., & Abdurrahman Wahid Pekalongan, U. K. (2023). ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN ADANYA BONUS DEMOGRAFI DITAHUN 2045 TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA (Vol. 2, Issue 1).
Safitri, I., Rusnita, A. N., Hasibuan, R. S., Tarigan, F., Siregar, T. M., Studi, P., Pancasila, P., & Kewarganegaraan, D. (n.d.). Antisipasi dan Tantangan Bonus Demografi: Permasalahan Pengangguran di Indonesia Menuju Tahun 2045.
Sagara, R., Setiawan, A. H., Almuzafir, & Purnawan, E. (2025). Dinamika Kependudukan dan Ketenagakerjaan: Tantangan dan Kebijakan Berkelanjutan untuk Indonesia. Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora, 11(1), 317–329. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v11i1.3629
Satyahadewi, N., Amir, A., & Hendrianto, E. (2023). Proyeksi Peningkatan Perekonomian melalui Pemanfaatan Bonus Demografi 2040. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 6(2), 715–725. https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i2.7943
Sehat Negeriku, Nila F., & Moeleok. (n.d.). Bonus Demografi dan Investasi pada Pembangunan Kesehatan dan Gizi Kemkes.
Setyawan, Andi, Mutiah, T., Muharam, F., Lucky Gunawan, D., & Reynaldi, M. (2022). PERKIRAAN BONUS DEMOGRAFI DKI JAKARTA PASCA PANDEMI COVID 19 (Vol. 7).
Telaumbanua, P., Gea, A. A., Simanjuntak, E., & Rohi, A. (2024). Indonesian Research Journal on Education Kontribusi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mempersiapkan Mental Health Remaja menuju Bonus Demografi di Tahun 2045. In Indonesian Research Journal on Education (Vol. 4).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Afifah Thaliah Putri Priyono, Alinda Mahardika Alba, Liranti Jacinta Jaya, Riswandy Wasir

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









