Uji Antioksidan Sediaan Suspensi Ekstrak Sereh Dapur (Cymbopogon Citratus) Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent PGA (Pulvis Gummi Arabici) Dan CMC-NA (Carboxymethylcellulosum Natrium)

Penulis

  • Bintari Anggi Dwi Sugiarti Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro
  • Nawafila Februyani Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro
  • Romadhiyana Kisno Saputri Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2a.497

Kata Kunci:

Supensi, suspending agent, Sereh dapur (Cymbopogon citratus), Antioksidan

Abstrak

Suspensi merupakan sediaan yang mengandung bahan obat padat dalam bentuk halus dan tidak larut, serta terdispersi dalam cairan pembawa. Agar mendapatkan sediaan suspensi yang stabil diperlukan adanya suspending agent, suspending agent merupakan zat yang dapat memperlambat pengendapan serta mencegah terjadinya penurunan ukuran partikel, dapat meningkatkan viskositas suatu sediaan. Suspensi dalam penelitian ini berfungsi sebagai antioksidan. Sumber antioksidan alami yang dapat dimanfatkan sebagai alternatif obat herbal adalah tanaman sereh dapur (Cymbopogon citratus). Tanaman sereh dapur (Cymbopogon citratus) memiliki berbagai senyawa bioaktif dan mengandung antioksidan tinggi yang terdapat pada bagian batang dan akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari adanya variasi konsentrasi suspending agent PGA  dan CMC-Na terhadap nilai aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menujukkan bahwa variasi konsentrasi suspending agent dapat mempengaruhi aktivitas antioksidan dengan hasil kategori aktivitas sedang dan sangat lemah.

 

Referensi

Alaklabi, A. A. (2018). Evaluation of Antioxidant and Anticancer Activities of Chemical Constituents of the Saururus chinensis root extracts . audi Journal of Biological Sciences 25 (7), 1387-1392.

Almey. (2010). otal Phenolic Content and Primary Antioxidant Activity of Methanolic and Ethanolic Extract of Aromatic Plants’ Leaves. Food Res Jornal , 1077-1088.

Dillak, H. I. (2019). Secondary Metabolites and Antioxidant Activity of Ethanolic Extract of Faloak (Sterculia quadrifida). Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education,, 11(3), 296-303. .

Phaniendra, A. J. (2015). Free radicals: properties, sources, targets, and their implication in various diseases. Indian Journal of Clinical Biochemistry : IJCB, 30(1), 11-25.

Riwanti. (2021). Anti Oxidant Activity Of 96% Ethanol Extract Sargassum Polycystum With DPPH (2, 2- Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Method Using Spectrophotometric Uv- Vis. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan Indonesia 1(2), 33-39.

Rowe. (2009). Handbook of pharmaceutical excipients. Libros Digitales-Pharmaceutical Press.

Safithri, M. I. (2020). Effect of microencapsulation techniques on physical and chemical characteristics of functional beverage based on red betel leaf extract (Piper crocatum). Jurnal Kimia Sains Dan Aplikasi, 23(8), 276–282. https://doi. org/10.14710/jksa.23.8., 276-282.

Szczurek. (2021). Perspectives on Tannins Biomolecules. doi:https://doi.org/10.3390/biom11030442, 11(3).

Unduhan

Diterbitkan

30-08-2023

Cara Mengutip

Sugiarti, B. A. D., Februyani, N., & Saputri, R. K. (2023). Uji Antioksidan Sediaan Suspensi Ekstrak Sereh Dapur (Cymbopogon Citratus) Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent PGA (Pulvis Gummi Arabici) Dan CMC-NA (Carboxymethylcellulosum Natrium). Indonesian Journal of Health Science, 3(2a), 257–262. https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2a.497

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>