Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kota Kendari Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v4i5.988Kata Kunci:
IMS, Lingkungan, Pengetahuan, Prostitusi online, SikapAbstrak
Introduction: Online prostitution is the practice of prostitution using the internet network or social media as a means of liaison or communication for pimps, sex workers and their users. In the context of online prostitution, the incidence of sexually transmitted infections (STIs) is a public health problem because it can increase the risk of contracting sexually transmitted infections (STIs). This research aims to determine knowledge factors, environmental factors and attitude factors related to the incidence of sexually transmitted infections through online prostitution in West Kendari District, Kendari City. Methods: The sampling technique used was total sampling. The population in this study was 59 people recorded at the Southeast Sulawesi Regional Police with a total sample of 59 people. Results: The research results show that knowledge has no relationship with the p significance value, namely 0.826, the environment has a relationship with the p significance value, namely 0.032, attitude has a relationship with the p value, namely 0.015. Conclusions: Based on the results of this research, it is hoped that there will be an increase in respondents' awareness of taking steps to prevent STIs, namely using safety precautions consistently and always checking their health conditions and carrying out treatment if they are indicated to be suffering from an STI.
Pendahuluan: Prostitusi online adalah penggunaan internet dan jejaring sosial sebagai sarana kontak dan komunikasi antara mucikari, pekerja seks, dan kliennya. Prevalensi Infeksi Menular Seksual (IMS) dalam konteks prostitusi online menjadi perhatian kesehatan masyarakat karena meningkatkan risiko tertular IMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pengetahuan, faktor lingkungan dan faktor sikap berhubungan dengan kejadian infeksi menular seksual melalui prostitusi online di Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari. Metode: Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 59 orang yang terdata di Polda Sulawesi Tenggara dengan total sampel yaitu 59 orang. Hasil: Hasil Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.826, lingkungan memiliki hubungan dengan nilai signifikasi p yaitu 0.032, sikap memiliki hubungan dengan nilai p yaitu 0.015. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan adanya peningkatan kesadaran responden untuk melakukan tindakan pencegahan IMS, yaitu penggunaan pengaman dengan cara konsisten dan senantiasa memeriksakan kondisi kesehatan serta melakukan pengobatan jika terindikasi menderita IMS.
Referensi
Alih Usman,. Kementrian Hukum dan HAM. 06 April 2018
Ahmad Sopian. (2019). Manajemen Sarana Dan Prasarana. Jurnal Tabliyah Islamiah : Volume 4, Nomor 2, Desember 2019
Astrid Khairunnisa & Lidya Imelda Laksmi. (2021). Tingkat Pengetahuan Tentang IMS Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2019 Tahun 2020. Scientific Medical Journal, Vol. 3, No.1, Agustus 2021
Bahrudin, E. A. A., & Amanda, S. (2022). Fenomena Ayam Kampus Melalui Layanan Media Online: Kecerdasan Baru Dunia Prostitusi Di Kalangan Mahasiswi. Jurnal JKP Bali Vol 2 No 1
Betan, A., & Pannyiwi, R. (2020). Analisis Angka Kejadian Penyakit Infeksi Menular Seksual. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 824-830.
Chtistiani Judita. (2021). Prostitusi Daring: Tren Industri Jasa Seks Komersial di Media Sosial. Jurnal_Pekommas_Vol._6_No._1
Esther O. Oluwole, et al. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pencegahan IMS di Kalangan Remaja Yang Belum Menikah di Komunitas Perkotaan di Negara Bagian Lagos, Nigeria. Jurnal Perawatan Kesehatan Primer & Pengobatan Keluarga Afrika, Vol. 12 No. 1, 2020
Rafhael Mario, 2020. Penyalahgunaan Media Sosial dalam Sarana Prostitusi Online. Jurnal Ilmu Komunikasi Tahun 2020.
Idelia Carla Achsan (2021). Pengaruh Pengetahuan IMS Terhadap Perilasku Berpacaran Beresiko Remaja SMA di Surabaya. Indonesian Midwifery and Health Science Journal, Vol 5 No. 3 Juli 2021.
Iga Ratnasari, 2019. Skripsi. Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 2 Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
Irma Damayanti. (2022). Aplikasi Michat Sebagai Media Prostitusi Online di Banjarmasin. Jurnal Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial: Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Isroni Azhari Siregar (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual Pada Anak Buah Kapal di Pelabuhan Belawan. Jurnal Kebidanan Kestra, Vol. 2 No. 1, Oktober 2019.
KEMENKES 2016.”Buku Pedoman Nasional Tata Laksana IMS. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
Khodiroh, 2016. Pengaruh Pendidkan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang IMS di SMK Bakti Purwokerto. Jurnal UM
Luku Yulianti. (2020). Penegakan Hukum Pidana Terhadap Mucikari Terkait Prostitusi Online Di Indonesia. Jurnal Hukum. Diakses pada 1 Juni 2022
Masni Mappajanci (2019). Faktor Risiko Kejadian IMS di Puskesmas Kalumata Kota Ternate. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 12 No. 4: Desember 2016
Nur Triningtyas, 2015. Skripsi. Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang IMS di SMA Al-Asiyah Cibinong Bogor.
Notoatmodjo, S, 2018, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta
Paulus, A. Y. (2018). Faktor Pejamu dan Lingkungan Sosial Budaya Mempengaruhi Kejadian Infeksi Menular Seksual (Ims) pada Ibu Rumah Tangga (Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang). CHMK Health Journal, 2(1).
Purwanza, S. W. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi. CV. Media Sains Indonesia
Puspita, L. (2017). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seksual. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 31-44.
Randi Additya (2022). Prostitusi Online Melalui Aplikasi Media Sosial Mi Chat. Skripsi, Universitas Islam Riau
Budiati, R. E. (2017). Risiko Infeksi Menular Seksual Pada Anak Buah Kapal Di Pelabuhan Juwana Pati. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 5(1).
Selfrina Devita Vidiarum, 2019. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Beresiko Infeksi Menular Seksual pada Anak Jalanan Di Kota Semarang. Skripsi
Setyawati, V. A. V., Gz, S., & Gizi, M. (2023). Understanding Remaja, Gizi Dan Kesehatan. Deepublish.
Sujarweni, W. (2020). Metodologi penelitian: Lengkap, praktis, dan mudah dipahami..
Tribakti, I., Tukan, R. A., Ningsi, N. W., Hidayati, S. A., Iskandar, A. C., Ratnawati, E. & Laga, E. A. (2023). Epidemiologi Infeksi Penyakit Menular Seksual. Get Press Indonesia.
Tuntun, M. (2018). Faktor Resiko Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Jurnal Kesehatan, 9(3), 419-426
Wana Melia (2020). Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita Kawin di Indonesia dan Variabel-variabel yang Memengaruhinya. Jurnal Kesehatan Reproduksi 7(2):81
Wardhana, A. (2022). Teori perilaku konsumen (Issue March).
Yuzar, D. N. (2020). Penyakit menular dan wabah penyakit covid-19. Skripsi
Zein, M. F. (2019). Anak dan Keluarga dalam Teknologi Informasi. Skripsi
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Andi Ermira Nanda Gamasatri, Yusuf Sabilu, Hariati Lestari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









