Profil penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di poli urologi BPJS rumah sakit X Daan Mogot Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i6.1728Keywords:
Antibiotics, Electronic Presecription, Retrospective, Urinary Tract InfectionAbstract
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu jenis penyakit yang paling sering terjadi di negara berkembang, menempati urutan setelah infeksi saluran pernapasan atas. Di Indonesia, pada tahun 2018 prevalensi ISK tergolong tinggi, Infeksi Saluran Kemih merupakan infeksi yang sering terjadi di rumah sakit dan memiliki dampak signifikan terhadap angka morbiditas dan mortalitas Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan obat antibiotik pada pasien Infeksi Saluran Kemih di Poli Urologi BPJS Rumah Sakit X Daan Mogot periode tahun 2023. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif secara retrospektif. Data yang dikumpulkan dari resep elektronik pasien di Poli Urologi BPJS Rumah Sakit X Daan Mogot Periode Januari-Desember 2023. Dari hasil pengolahan data berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 60 pasien (56,60 %), usia lansia awal 46-55 tahun sebanyak 30 pasien (28,30%), antibiotik tunggal urinter® (asam pipemidat) 400 mg sebanyak 73 jenis obat (68,87%), golongan antibiotik quinolone sebanyak 87 resep (77,68%) dan terapi tipe tunggal sebayak 100 resep (94,34%%).
References
Amalia, R., Puspitasari, C., & Suryani, D. (2024). Analisis Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) Secara Kuantitatif Di RSUD Provinsi NTB Tahun 2019. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 9(2), 135–140. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2024.009.02.8
Dyahariesti, N., & Yuswantina, R. (2023). Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Pencegahan Resistensi Antibiotik Kolaborasi dengan Siswa Kesehatan di Kabupaten Semarang. Indonesian Jurnal of Community Empowerment, 5. https://doi.org/https://doi.org/10.35473/ijce.v5i2.2714
Eska, J., & Nofitri, R. (2018). Penerapan Metode Forward Chaining Diagnosa Penyakit Infeksi Saluran Kemih Berbasis WEB. https://doi.org/http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp
Gupta, K., & et all. (2011). International clinical practice guidelines for the treatment of acute uncomplicated cystitis and pyelonephritis in women: A 2010 update by the Infectious Diseases Society of America and the European Society for Microbiology and Infectious Diseases. Clinical Infectious Diseases, 52(5). https://doi.org/10.1093/cid/ciq257
Herlina, D., Hasina, R., & Dewi, N. M. A. R. (2021). Pola peresepan antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih di instalasi rawat jalan RSUD Provinsi NTB tahun 2017. Sasambo Journal of Pharmacy, 2, 11–15. https://doi.org/10.29303/sjp.v2i1.26
Indra, I., Sartika, S., Maryadi, M., & Purwanto, E. (2025). Kebiasaan Menahan Kemih dan Kebersihan Genitalia Sebagai Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih. Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 16. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf16102
Nawakasari, N., & Yunita Nugraheni, A. (2019). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Instalasi Rawat Inap RSUP X di Klaten Tahun 2017. In Jurnal Farmasi Indonesia (Vol. 16, Issue 1). https://doi.org/nalFarmasiIndonhttp://journals.ums.ac.id/index.php/pharmacon
Paluseri, A., Zainur Rosyid, S., Asrian, Lukman, & Guntur, M. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Jalan Infeksi Saluran Kemih di RS Pendidikan Universitas Hasanuddin. Hospital Journal, 03(02), 104–114. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/whj.v3i2.90
Pascayantri, A., Malik, F., & Suri, N. La. (2025). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK) Dengan Alur Gyssens di RSUD Kota Kendari Tahun 2024. Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(1), 43–58. https://doi.org/10.33772/lansau.v3i1.43
Pham, D., Ziora, Z. M., & Blaskovich, M. A. T. (2019). Quinolone antibiotics. In MedChemComm (Vol. 10, Issue 10, pp. 1719–1739). https://doi.org/10.1039/c9md00120d
Saldanha, P., & Ismawatie, E. (2024). Prevalensi Eschrichia Coli Pada Penderita Infeksi Saluran Kemih di RS Guido Valadares Tahun 2021 –2022. Plenary Health, 1(3), 400–405.
Sari, N. R., Irawan Y, & Jaluri, C. D. P. (2022). Pola Penggunaan Obat Antibiotik Pada Pasien infeksi Saluran Kemih (Isk) Di Instalasi Rawat Inap Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Tahun 2018. Jurnal Borneo Cendekia, 6.
Selifiana, N., Irwanti, D., & Lisni, I. (2023). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di Salah Satu Rumah Sakit Kota Bandung. Ners, 284–292.
Setyorini, H., Mardiana, N., & Tjempakasari, A. (2019). Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih pada Pasien Rawat Inap. Biomolecular and Health Science Journal, 4. https://doi.org/10.20473/bhsj.v2i1.11549
Suprehaten, R., Perangin, A. M., & Rudy, M. (2024). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih (Isk) Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Imanuel Way Halim Periode Juli-Desember 2022. In Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan (Vol. 11, Issue 1).
Wisutep, P., Thamlikitkul, V., & Sirijatuphat, R. (2023). Effectiveness of implementing a locally-developed guideline for antibiotic treatment of lower urinary tract infection in adults in Thailand. Scientific Reports, 13. https://doi.org/10.1038/s41598-023-45299-6
Yunus, S. S. E., Abdulkadir, W., & Tuloli, T. S. (2015). PerbandinganEfektivitas Penggunaan Antibiotik Siprofloksasin dan Ofloksasin Pada Pasien Infeksi Saluran Kemih Di rumah Sakit Islam Gorontalo.
Zhan, Z.-S., Shi, J., Zheng, Z.-S., Zhu, X.-X., Chen, J., Zhou, X.-Y., & Zhang, S.-Y. (2024). Epidemiological insights into seasonal, sex specific and age related distribution of bacterial pathogens in urinary tract infections. Experimental and Therapeutic Medicine, 27. https://doi.org/10.3892/etm.2024.12428
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riri Aurelia, Anna Uswatun Hasanah Rochjana, Sylvi Adiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









