Urgensi Implementasi Laporan Keberlanjutan Pada Sektor Pemerintah
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v4i3.632Kata Kunci:
Laporan Keberlanjutan, Pemerintah, Urgensi ImplementasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi implementasi pelaporan keberlanjutan di sektor Pemerintah Indonesia. Pendekatan scoping review dipilih dalam penelitian ini dengan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data berasal dari artikel-artikel penelitian, buku, website dan referensi ilmiah lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laporan keberlanjutan telah diterapkan oleh instansi pemerintah di berbagai negara terutama pada pemerintah daerah. Pelaporan keberlanjutan juga memberikan banyak manfaat. Selain efisiensi anggaran, pengungkapan laporan keberlanjutan adalah wujud transparansi dan akuntabilitas terhadap lingkungan dan masyarakat. Namun implementasi pelaporan keberlanjutan di sektor pemerintah perlu direncanakan dengan baik terutama oleh Pemerintah sebagai regulator, agar dapat meminimalisasi risiko seperti ketidakkonsistenan dalam penyusunan laporan keberlanjutan tahunan. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa instansi pemerintah dalam bidang pengawasan dan pemeriksa dapat menjadi pionir dalam penerapan pelaporan keberlanjutan di sektor publik. Penelitian ini menyediakan literatur ulasan potensi implementasi pelaporan keberlanjutan di sektor pemerintahan.
Referensi
Adams, C. A., Muir, S., & Hoque, Z. (2014). Measurement of sustainability performance in the public sector. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 5(1), 46–67. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-04-2012-0018
Alsayegh, M. F., Ditta, A., Mahmood, Z., & Kouser, R. (2023). The role of sustainability reporting and governance in achieving sustainable development goals: an international investigation. Sustainability, 15(4), 3531. https://doi.org/10.3390/su15043531
Arksey, H., & O'Malley, L. (2005). Scoping studies: towards a methodological framework. International journal of social research methodology, 8(1), 19-32. https://doi.org/10.1080/1364557032000119616
Ashforth, B. E., & Gibbs, B. W. (1990). The double-edge of organizational legitimation. Organization Science, 1(2), 177–194. http://dx.doi.org/10.1287/orsc.1.2.177
Bappenas. (nd). SDGs knowledge hub: agenda 2030 untuk pembangunan berkelanjutan. https://sdgs.bappenas.go.id/
Coupland, C. (2006). Corporate social and environmental responsibility in web-based reports: currency in the banking sector?Critical Perspectives on Accounting, 17,(7), 865–881. http://dx.doi.org/10.1016/j.cpa.2005.01.001.
Damayanti, A., & Hardiningsih. P. (2021). Determinan pengungkapan laporan berkelanjutan. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 22(1), 75-189. http://dx.doi.org/10.29040/jap.v22i1.2756
Dienes, D., Sassen, R., and Fischer, J. (2016). What are the drivers of sustainability reporting? A systematic review. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 7(2), 154–189. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-08-2014-0050
Dowling, J., & Pfeffer, J. (1975). Organizational legitimacy: social values and organizational behavior. The Pacific Sociological Review, 87 (Suppl 1), 299–317. https://doi.org/10.1039/F29817702213
Farhana, S., & Adelina, Y. E. (2019). Relevansi nilai laporan keberlanjutan di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 10(3), 615-628. http://dx.doi.org/10.21776/ub.jamal.2019.10.3.36
Ghozali, I., & Chariri, A. (2014). Teori akuntansi, edisi 4. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
GRI. (2016). GRI - 101: Landasan 2016. Global Reporting Initiative. https://www.globalreporting.org/how-to-use-the-gri-standards/gri-standards-english-language/
Hossain, M. M. (2018). Sustainability reporting by Australian local government authorities. Local Government Studies, 44(4), 577-600. https://doi.org/10.1080/03003930.2018.1471397
Jose, A., & Lee, S. M. (2007). Environmental reporting of global corporations: a content analysis based on website disclosures. Journal of Business Ethics,72(4), 307–321. doi:10.1007/s10551-006-9172-8.
Kurniawan, T., Sofyani, H., & Rahmawati, E. (2018). Pengungkapan sustainability report dan nilai perusahan: studi empiris di Indonesia dan Singapura. Kompartemen: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 16(1), 1-20. http://dx.doi.org/10.30595/kompartemen.v16i1.2100
Meutia, I. (2022). Monograf: perkembangan sustainability report di Indonesia (pendekatan systematic literature review). Dapur Kata Kita. https://repository.unsri.ac.id/74404/
Martani, D., Siregar, S. V. N. P., Wardhani, R., Mita, A. F., Tanujaya, E. (2016). Akuntansi keuangan menegah berbasis PSAK Buku 1. Edisi 2. Salemba Empat.
Maswain, M. J. (2020). Pengaruh pengungkapan laporan berkelanjutan, tata kelola perusahaan yang baik, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/52182/1/MIMIN%20JUNIARTI%20MASWAIN-FEB.pdf
Niemann, L., & Hoppe, T. (2018). Sustainability reporting by local governments: a magic tool? Lessons on use and usefulness from European pioneers. Public management review, 20(1), 201-223. https://doi.org/10.1080/14719037.2017.1293149
Othman, R., Nath, N., & Laswad, F. (2017). Sustainability reporting by New Zealand's local governments. Australian Accounting Review, 27(3), 315-328. https://doi.org/10.1111/auar.12153
Pope, S., & Lim, A. (2020). The governance divide in global corporate responsibility: the global structuration of reporting and certification frameworks, 1998–2017. Organization Studies, 41(6), 821–854. https://doi.org/10.1177/0170840619830131
Popli, M., Akbar, M., Kumar, V., & Gaur, A. (2017). Performance impact of temporal strategic fit: entrainment of internationalization with pro-market reforms. Global Strategy Journal, 7(4), 354–374. https://doi.org/10.1002/gsj.1160
Rikhardsson, P., Andersen, R., & Jacob, A. (2002). Sustainability reporting on the internet. Greener Management International, (40), 57-75. http://dx.doi.org/10.9774/GLEAF.3062.2002.wi.00006
Rofelawaty, B. (2014). Analisis praktik pelaporan berkelanjutan (sustainability reporting) pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Jurnal Aplikasi Manajemen, 12(2), 258-268. https://jurnaljam.ub.ac.id/index.php/jam/article/view/647
Sofia, A., Purnomo, B. S., Apandi, N. N., & Yuniarti, R. D. (2016, April). Development of sustainability reporting guidelines for Indonesian local government. In 1st UPI international conference on sociology education (pp. 21-28). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/icse-15.2016.6
Suchman, M. C. (1995). Managing legitimacy: strategic and institutional approaches. Academy of Management Review, 20(3), 571–610. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080331
Williams, B., Wilmshurst, T., & Clift, R. (2011). Sustainability reporting by local government in Australia: Current and future prospects. Accounting Forum, 35(3), 176–186. https:// doi.org/10.1016/j.accfor.2011.06.004
Yasbie, B., & Barokah, Z. (2018). Sustainability Reporting By Universities In Indonesia. The Indonesian Journal of Accounting Research, 21(03), 363–394. http://doi.org/10.33312/ijar.400
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rizky Amalia, Amrie Firmansyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








