Perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia

Penulis

  • I Gede Dupopadana Politeknik Keuangan Negara STAN
  • Muhammad Khaidir Arief Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Amrie Firmansyah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54957/jolas.v4i6.737

Kata Kunci:

Pelaporan keberlanjutan, Pelaporan terintegrasi, Scoping review, Standar pelaporan keberlanjutan

Abstrak

Kekhawatiran yang meningkat akibat aktivitas manusia terhadap lingkungan menyebabkan munculnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaporan kinerja perusahaan. Hal tersebut memunculkan inisiasi baru untuk melaporkan aspek lingkungan dan sosial dalam pelaporan perusahaan selain informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping review dengan menggunakan data yang bersumber dari literatur terkait selama periode tahun 2018 sampai dengan tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pelaporan keberlanjutan di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan terutama dengan diterbitkannya Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017. Selain itu, pelaporan terintegrasi merupakan perkembangan dari laporan keberlanjutan yang menunjukkan keterkaitan antara aspek keuangan, lingkungan, sosial, dan tata kelola. Walaupun belum ada regulasi yang mengharuskan pelaporan terintegrasi di Indonesia, perusahaan telah mengambil langkah untuk menggabungkan dimensi keuangan dan non-keuangan dalam laporan tahunan mereka.

Referensi

Ceulemans, K., Molderez, I., & van Iiedekerke, L. (2015). Sustainability reporting in higher education: A comprehensive review of the recent literature and paths for further research. Journal of Cleaner Production, 106, 127-143. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2014.09.052

Christensen, H. B., Hail, L., & Leuz, C. (2021). Mandatory CSR and sustainability reporting: economic analysis and literature review. Review of Accounting Studies, 26, 1176–1248. https://doi.org/10.1007/s11142-021-09609-5

CDP. (2023). Five global organisations, whose frameworks, standards and platforms guide the majority of sustainability and integrated reporting, announce a shared vision of what is needed for progress towards comprehensive corporate reporting – and the intent to work together to achieve it. https://www.cdp.net/en/articles/media/comprehensive-corporate-reporting

De Villiers, C., Venter, E. R., & Hsiao, P. C. K. (2017). Integrated reporting: background, measurement issues, approaches and an agenda for future research. Accounting & Finance, 57(4), 937-959.

Global Reporting Initiative. (2022). The gri standards: enabling transparency on organizational impacts. GRI Standards.

Global Reporting Initiative. (2016). GRI 101: foundation. https://www.globalreporting.org/standards/media/1036/gri-101-foundation-2016.pdf

Gokten, S., Ozerhan, Y., & Gokten, P. O. (2020). The historical development of sustainability reporting: a periodic approach. Zeszyty Teoretyczne Rachunkowości, 107(163), 99-118. https://doi.org/10.5604/01.3001.0014.2466

International Integrated Reporting Committee. (2021). The international framework. https://www.integratedreporting.org/wp-content/uploads/2021/01/InternationalIntegratedReportingFramework.pdf

International Financial Reporting Standards. (2021). IIRC and SASB form the Value Reporting Foundation, providing comprehensive suite of tools to assess, manage and communicate value. https://integratedreporting.ifrs.org/news/iirc-and-sasb-form-the-value-reporting-foundation-providing-comprehensive-suite-of-tools-to-assess-manage-and-communicate-value/

International Financial Reporting Standards. (2022). IFRS Foundation completes consolidation of CDSB from CDP. https://www.ifrs.org/news-and-events/news/2022/01/ifrs-foundation-completes-consolidation-of-cdsb-from-cdp/

Kluth, A. (2013). Integrated Reporting: Its Past, Present, and Future. Emperor

Kustiani, N. A. (2016). Penerapan elemen-elemen integrated reporting pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Info Artha, 3, 44–61. https://doi.org/10.31092/jia.v3i0.38

Peraturan OJK. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Dan Perusahaan Publik. https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/Penerapan-Keuangan-Berkelanjutan-bagi-Lembaga-Jasa-Keuangan,-Emiten,-dan-Perusahaan-Publik.aspx

Pistoni, A., Songini, L., & Bavagnoli, F. (2018). Integrated reporting quality: an empirical analysis. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 25(4), 489–507. https://doi.org/10.1002/csr.1474

Rupley, K. H., Brown, D., & Marshall, S. (2017). Evolution of corporate reporting: from stand-alone corporate social responsibility reporting to integrated reporting. Research in Accounting Regulation, 29(2), 172–176. https://doi.org/10.1016/j.racreg.2017.09.010

Sustainability Accounting Standards Board. (2022). Sasb standards overview. https://sasb.org/standards/

Sustain.Life (2023). What are the GRI Standards? https://www.sustain.life/blog/gri-standards

Unduhan

Diterbitkan

03-08-2024

Cara Mengutip

Dupopadana, I. G., Arief, M. K., & Firmansyah, A. (2024). Perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(6), 1091–1100. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i6.737

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>