Pengaruh Sanitasi, Air Minum, Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler Terhadap Indeks Pembangunan Manusia
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v4i2.690Kata Kunci:
Air minum layak, DAK fisik reguler, IPM, SanitasiAbstrak
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu indikator kunci untuk mengukur kesejahteraan suatu negara, termasuk Indonesia. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat IPM. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh akses terhadap sanitasi, akses terhadap air minum, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler terhadap IPM. Penelitian ini menggunakan data cross section yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia periode tahun 2022. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses sanitasi memadai dan realisasi dana alokasi fisik khusus reguler berpengaruh signifikan terhadap IPM, sedangkan akses terhadap air minum yang layak tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. Hal ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak guna meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Indonesia. Selain itu, kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat diperlukan terutama dalam hal pengelolaan DAK fisik reguler sebagai instrumen kebijakan fiskal.
Referensi
Adi, T., Reney, S., Lensun, A., & Manurung, G. (2014). Air Bersih dan Sanitasi.
Alamsyah Hasan, M., & Fajar Suryo Agung, M. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Alokasi Belanja Modal sebagai Variabel Intervening.
Badan Pusat Statistik. (2022). Berita Resmi Statistika No. 84/11/Th. XXV. https://www.bps.go.id/id
Badan Pusat Statistik. (2022). [Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia menurut Provinsi 2020-2022. https://www.bps.go.id/indicator/26/494/1/-metode-baru-indeks-pembangunan-manusia-menurut-provinsi.html
Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. (2022). Profil Kemiskinan di Indonesia 2022.
Bappeda Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (2016). Indeks Pembangunan Manusia.
Budi Mulyana, & Muhammad Imam Nashsha. (2022). Pengaruh Dana Alokasi Khusus Terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Belanja Modal Sebagai Mediasi.
Departemen Pendidikan Nasional. (2015). Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Ferdi Williantara, G., & Gusti Ayu Nyoman Budiasih, I. (2016). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil pada Indeks Pembangunan Manusia (Vol. 16, Issue 3).
Fika Dista Wulansari. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Terhadap Indeks Pembangunan Manusia pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2017.
Harahap, R. U. (2017). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Terhadap Indeks Pembangunan Manusia pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. www.djpkd.depkeu.go.id.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2009). Departemen PU Kerja Sama dengan IBL untuk Air Minum dan Sanitasi. https://pu.go.id/berita/departemen-pu-kerjasama-dengan-ibl-untuk-air-minum-dan-sanit
Kustanto, D. N. (2015). Dampak Akses Air Minum dan Sanitasi Terhadap Peningkatan Kesejahteraan.
Lugastoro, D. P. (2013). Analisis Pengaruh PAD dan Dana Perimbangan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Mujiwardhani, A., Lisno Setiawan, & Ahmad Nawawi. (2022). Dana Alokasi Khusus di Indonesia. Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Natasya Santa Elisabeth Siahaan. (2018). Analisis Pengaruh Sanitasi dan Angka Kematian Ibu Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara.
Ningrum, J. W., Khairunnisa, A. H., & Huda, N. (2020). Pengaruh Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia Tahun 2014-2018 dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(2), 212. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i2.1034
Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, (2015).
Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 198/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik, (2021). www.jdih.kemenkeu.go.id
Pemerintah Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, (2020).
Pemerintah Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Details/195696/uu-no-1-tahun-2022
Purwaningsih, F., Suharno, S., & Ahmad, A. A. (2021). Analisis Pengaruh Sanitasi dan Akses Air Bersih Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 56. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1210
Riviando, A., & Henri Agustin. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus Terhadap Indeks Pembangunan Manusia dengan Belanja Modal Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat Tahun 2015-2017). Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 1(1), 1–17. http://jea.ppj.unp.ac.id/index.php/jea/issue/view/1
Saiful, & Jumading. (2023). Dampak DAK Fisik Bidang Kesehatan, Bidang Pendidikan, Kemiskinan, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap IPM.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukartini, N. M., & Saleh, S. (2016). Akses Air Bersih di Indonesia.
Suryani, A. S., Pembangunan Air Bersih dan Sanitasi saat Pandemi Covid-19. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v11i2.1757
The World Bank. (n.d.). Memahami Kemiskinan. Retrieved November 9, 2023, from https://www-worldbank-org.translate.goog/en/topic/sanitation?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.).Pearson.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Johana Veronika Simanjuntak

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








