Peranan Sustainable Finance Pada Industri UMKM Indonesia: Peluang Dan Tantangan

Authors

  • Riyan Harbi Valdiansyah Universitas Budi Luhur
  • Dian Widiyati Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.54957/jolas.v4i1.713

Keywords:

Economy, MSMEs, Sustainability, Sustainable Finance

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in achieving Sustainable Development Goals (SDGs) and can have a significant environmental impact. They have the potential to innovate in terms of environmental science and make relevant contributions to technology and environmental improvement. This literature review aims to explore the role of MSMEs in promoting sustainable development and environmental conservation. This study employs descriptive analysis to systematically present collected data. The research findings assert that the primary obstacle to sustainable finance implementation is the need to persuade businesses and society that prioritizing nature and considering sociological effects will lead to more profitable and sustainable outcomes. To shift the mindset of economic actors from short-term profits to long-term welfare, we need innovative ideas. The challenges of green microfinance development in Indonesia can be attributed to external and internal credit constraints. By transitioning from conventional financing to sustainable financing, SMEs can reap long-term benefits. Understanding this concept will enable economic actors to participate in the significant shift towards a sustainable and inclusive economy. Stakeholders must collaborate to assist SMEs in facing the challenges of adopting sustainable finance. Promoting sustainable access to financing for SMEs requires a holistic approach from the government, financial institutions, and private sector.

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan secara keseluruhan dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan, terkait dengan praktik produksi konvensional yang lebih mengedepankan sumber daya alam secara mendalam. UMKM juga memiliki potensi untuk berinovasi dari sisi lingkungan dan memberikan kontribusi yang relevan terhadap teknologi dan perbaikan lingkungan. Desain penelitian ini adalah tinjauan pustaka. Sifat penelitian ini adalah analisis deskriptif, yang menggambarkan data yang telah dikumpulkan secara teratur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan terbesar dalam menerapkan keuangan berkelanjutan adalah meyakinkan pelaku usaha dan masyarakat bahwa upaya untuk menghasilkan keuntungan akan lebih baik dan berkelanjutan jika dilakukan dengan mempertimbangkan potensi alam dan efek sosiologi terhadap masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan gagasan untuk mengubah cara berpikir pelaku ekonomi dari fokus pada keuntungan jangka pendek menjadi fokus pada kesejahteraan jangka panjang. Tantangan pengembangan keuangan mikro hijau di Indonesia dapat dijelaskan sebagai pembatasan kredit eksternal dan pembatasan kredit internal. Peralihan dari pembiayaan konvensional ke pembiayaan berkelanjutan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM. Selain peluang untuk mengembangkan usaha, pengenalan konsep ini juga akan memungkinkan para pelaku ekonomi untuk berpartisipasi dalam perubahan besar menuju perekonomian yang berkelanjutan dan inklusif.Para pemangku kepentingan yang terlibat juga perlu bekerja sama untuk membantu UMKM menghadapi tantangan yang dihadapi dalam mengadopsi keuangan berkelanjutan. Diperlukan pendekatan holistik dari pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta untuk menumbuhkan akses UMKM terhadap pembiayaan berkelanjutan.

References

Asia Securities Industry and Financial Markets Association. (2020). Sustainable Finance in Asia Pacific: Regulatory State of Play. https://www.asifma.org/wp-content/uploads/2020/03/sustainable-finance-in-asia-pacific.pdf

Avery, G. (2005). Leadership for Sustainable Futures: Achieving Success in a Competitive World. Edward Elgar

Avery, G.C.; Bergsteiner, H. (2020). Sufficiency Thinking: Thailand’s Gift to an Unsustainable World. Routledge

Ayuka, I. R., & Priatna, W. B. (21 Desember 2023). Saatnya UMKM Terapkan Sustainable Finance. Republika (on-line). https://www.republika.id/posts/49057/saatnya-umkm-terapkan-sustainable-finance

Badan Kebijakan Fiskal. (2023). Kajian Peningkatan Kapasitas Pembiayaan Mikro Kepada Sektor Hijau untuk Meningkatkan Inklusifitas Keuangan. https://fiskal.kemenkeu.go.id/kajian/2023/12/28/2459-kajian-peningkatan-kapasitas-pembiayaan-mikro-kepada-sektor-hijau-untuk-meningkatkan-inklusifitas-keuangan

Daly, H.E. (1991). Steady-State Economics, 2nd ed. Island Press

Durst, S., & Gerstlberger, W. (2021). Financing Responsible Small- and Medium-Sized Enterprises: An International Overview of Policies and Support Programmes. Journal of Risk and Financial Management, 14(1). https://doi.org/10.3390/jrfm14010010

Falah, M., Fitri, A., & Elviani, L. (2023). Pengaruh Literasi keuangan dan Pengelolaan Keuangan UMKM: Studi Literatur. Indonesian Journal of Multidisciplinary, 1(6), 2233–2239.

Fatoki, O. (2021). Sustainable leadership and sustainable performance of hospitality firms in South Africa. Entrepreneurship and Sustainability Issues, 8(4), 610–621. https://doi.org/10.9770/jesi.2021.8.4(37)

Freeman, R. E., Dmytriyev, S. D., & Phillips, R. A. (2021). Stakeholder Theory and the Resource-Based View of the Firm. Journal of Management, 47(7), 1757–1770. https://doi.org/10.1177/0149206321993576

Kantabutra, S. (2022). Toward a System Theory of Corporate Sustainability: An Interim Struggle. Sustainability, 14, 15931. https://doi.org/10.3390/su142315931

Mahesh, K. M., Aithal, P. S., & Sharma, K. R. S. (2022). Impact of Sustainable Finance on MSMEs and other Companies to Promote Green Growth and Sustainable Development. International Journal of Applied Engineering and Management Letters, 6(1), 1–16. https://doi.org/10.47992/IJAEML.2581.7000.0120

Nisaputra, R. (30 Mei 2023). Peran Perbankan Mendukung UMKM Hijau dan Ekonomi Berkelanjutan. Infobank (on-line). https://infobanknews.com/peran-perbankan-mendukung-umkm-hijau-dan-ekonomi-berkelanjutan/

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021 – 2025). https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Documents/Pages/Roadmap-Keuangan-Berkelanjutan-Tahap-II-(2021-2025)/Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II (2021 - 2025).pdf

Ott, K. (2011). On Substantiating the Conception of Strong Sustainability. In Parodi, O., Ayestaran, I., & Banse, G. (Eds.), Sustainable Development: Relationships to Culture, Knowledge and Ethics. KIT Scientific Publishing

Purvis, B., Mao, Y., & Robinson, D. (2019). Three pillars of sustainability: In search of conceptual origins. Sustain. Sci. 14, 681–695. https://doi.org/10.1007/s11625-018-0627-5

Tonis (Bucea-Manea), R. (2015). SMEs Role in Achieving Sustainable Development. Journal of Economic Development, Environment and People, 4(1), 41. https://doi.org/10.26458/jedep.v4i1.102

UNDP. (2023). MSMEs to unlock new access to sustainable finance. https://www.undp.org/news/msmes-unlock-new-access-sustainable-finance

Yoshino, N., & Hesary, F. T. (2018). The Roles of SMEs in Asia and Their Difficulty in Assessing Finance. ADBI Working Paper, 1(911), 1–52. https://www.adb.org/sites/default/files/publication/474576/adbi-wp911.pdf

Published

2024-02-14

How to Cite

Valdiansyah, R. H., & Widiyati, D. . (2024). Peranan Sustainable Finance Pada Industri UMKM Indonesia: Peluang Dan Tantangan . Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(1), 47–55. https://doi.org/10.54957/jolas.v4i1.713

Issue

Section

Articles