Akuntabilitas Dana Desa Di Kelurahan Argosari
DOI:
https://doi.org/10.54957/akuntansiku.v1i1.167Keywords:
Akuntabilitas, Dana desa, Laporan dana desa, Persepsi masyarakatAbstract
The village fund (in bahasa dana desa) is a government program as a form of government decentralization which is intended to achieve equitable development and welfare of rural public in regions in Indonesia. The study aims to determine and analyze the level of accountability of village funds in Argosari, including the knowledge and awareness of the villagers to participate in the implementation of village funds. Based on agency and institutional theory, village governments are expected to serve and provide trust as agents to the villagers (general public) as principals. The method used in this study is a qualitative research method followed by quantitative research by distributing questionnaires. The results showed that the Argosari government was not good enough in processing and compiling financial reports before 2017, but this has been resolved since 2017. In terms of the villagers, they are quite aware of and support the village government's efforts in implementing village fund management. Therefore, the Argosari government continues to make improvements and evaluations in the management of village funds, including in the development of human resources and public involvement in order to obtain good and transparent accountability of village funds.
Dana desa merupakan program pemerintah sebagai bentuk desentralisasi pemerintahan yang dimaksudkan terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa di daerah-daerah di Indonesia. Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana tingkat akuntabilitas dana desa di Kelurahan Argosari, termasuk pada pengetahuan dan kesadaran masyarakatnya dalam ikut serta dalam pelaksanaan dana desa. Berdasarkan teori keagenan dan institusioanal, pemerintah desa diharapkan bisa melayani dan memberikan kepercayaan sebagai agen kepada masyarakat sebagai principal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang ditindaklanjuti penelitian kuantitatif dengan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Argosari kurang cukup baik dalam mengolah dan menyusun laporan keuangan sebelum tahun 2017, namun hal ini sudah teratasi dari tahun 2017. Dari segi masyarakatnya, mereka sudah cukup sadar dan mendukung upaya pemerintah desa dalam melaksanakan pengelolaan dana desa. Oleh karena itu, selanjutnya pemerintah Argosari selalu melakukan perbaikan dan evaluasi dalam pengelolaan dana desa, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusianya dan keterlibatan masyarakat demi memperoleh akuntabilitas dana desa yang baik dan transparan.
References
Andini, D. P., & Ahmad, A. (2021). The Accountability of the Village Fund Allocation Management at Jenggawah Village, Jember Regency. In Proceeding of 1st International Conference on Social Science, Humanity and Public Health.
Aprilya, K.R. (2020). Pengaruh Kompetensi Aparatur Pengelola Dana Desa, Komitmen Organisasi, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Gresik. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya
Aziiz, M. N., & Prastiti, S. D. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Akuntabilitas Dana Desa. Jurnal Akuntansi Aktual, 334.
Aziz, Nyimas L.L. (2016). Otonomi desa dan Efektivitas Sana Desa. Jurnal Penelitian Politik Ekonomi Daerah dan Pembangunan Perdesaan, 13(2), 193-211.
Bertozzi, M., & Smith, W. R. (1998). Principals and Agents : An explanatory model of public budgeting. Journal of Public Budgeting and Financial Management , 325-353.
Cahyono, H. dkk. (2020). Pengelolaan Dana Desa. Jakarta : LIPI Press.
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2017). Buku Saku Dana Desa. Jakarta: Kementerian Keuangan RI
Dewi, O. S. (2019). Analisis Pengelolaan Dana Desa terhadap Kepuasan Masyarakat Dalam Prespektif Ekonomi Islam. Skripsi. UIN Raden Intan Lampung.
Dewi, Y. A., Nasfi, N., & Yuliza, M. (2021). Internal Control System, Utilization Of Accounting Information Technology, On Village Fund Management Accountability. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 5(1).
Fajri, Rahmi. (2015). Akuntabilitas Pemerintah Desa pada Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) (Studi pada Kantor Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP). Vol.3, No.7, Hal.1099-1104
Haryono, S. (2012). Pemberdayaan Masyarakat di Era Global. Yogyakarta: Alfabeta.
Indraswari, N. E., & Rahayu, Y. (2021). Pengaruh Kompetensi Pemerintah Desa, Partisipasi Masyarakat Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA), 10(4).
Irma, Ade. 2015. Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. e-Jurnal Katalogis. Vol.3, No.1, Hal.121-137.
Kartika, dkk. (2018). Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Tahun 2016 (Studi Kasus Desa Pemecutan Kaja, Bali). Jurnal Citizen 1.
Mada, S., Kalangi, L., & Gamaliel, H. (2017). Pengaruh kompetensi aparat pengelola dana desa, komitmen organisasi pemerintah desa, dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kabupaten Gorontalo. JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING" GOODWILL", 8(2).
Makalalag, Astri Juainita. 2017. Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Kotamobagu Selatan Kota Kotamobagu. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing “Goodwill”. Vol. 8, No. 1. Hal.149-158
Mardiasmo. (2012). Otonomi Daerah dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Andi Offset.
Miftahuddin. (2018). Akuntabilitas dan Transparansi Pemerintah Desa terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa. Skripsi. Universitas Islam Indonesia.
Nordiawan, D. (2006). Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Salemba Empat.
Pahlawan, E. W., Wijayanti, A., & Suhendro, S. (2020). Pengaruh kompetensi aparatur desa, sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Indonesia Accounting Journal, 2(2), 162-172.
Paramita, R. dkk. (2017). Buletin APBN Edisi XII. Jakarta: Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian DPR RI.
Puspa, D. F., & Prasetyo, R. A. (2020). Pengaruh Kompetensi Pemerintah Desa, Sistem Pengendalian Internal, Dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa. Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, 20(2), 281-298.
Rahmatullah, Fajar, Aswar, K. dan Ermawati (2019). Affecting Factors on Accountability of Village Fund Allocation Management in Bogor District. Information Management and Business Review, 11(4 (I)), 43-49.
Retnaningtyas, M. (2019). Analisis Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Desa di Desa Yosowilangun Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Tahun 2016--2018. Skripsi. UIN Sunan Ampel Surabaya.
Saibani, A. (2015). Pedoman Umum Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Jakarta: Bee Media Pustaka.
Triyono, T., Achyani, F., & Arfiansyah, M. A. (2019). The determinant accountability of village funds management (study in the villages in Wonogiri District). Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(2), 118-135.
Umaira, S., & Adnan, A. (2019). Pengaruh Partisipasi Masyarakat, Kompetensi Sumber Daya Manusia, Dan Pengawasan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus Pada Kabupaten Aceh Barat Daya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 4(3), 471-481.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Martika Khoirun Nisa, Puji Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








