Fisioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v1i2.70Kata Kunci:
Cerebral palsy, Neurosensomotor Reflex Integration, Neuro Development Treatment (NDT)Abstrak
Cerebral palsy merupakan suatu kondisi kerusakan jaringan otak pada pusat motorik atau jaringan penghubungnya, yang terjadi pada selama prenatal, persalinan atau proses pembentukan syaraf pusat, ditandai dengan adanya paralisis, paresis, gangguan kordinasi atau kelainan fungsi motorik. Cerebral palsy dapat disebabkan oleh bayi lahir prematur, ibu terjangkit virus selama masa kehamilan, terjadinya trauma selama lahir. Karena kerusakan otak yang dialaminya akan mempengaruhi sistem sehingga menyebabkan koordinasi yang buruk, kesimbangan yang buruk, pola gerakan yang abnomal. Jurnal ini bertujuan untuk menjelaskan tentang fisioterapi pada kasus cerebral pasly. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pengambilan materi berbasis literatur rivew. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian Neurosensomotor Reflex Integration dan Neuro Development Treatment (NDT) dapat memperbaiki tonus postural, merubah pola-pola abnormal, mengajarkan pola-pola motor skill dan mengembangkan pola-pola gerakan dasar.
Referensi
Eliyanto, H., & Hendriani, W. (2013). Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Penerimaan Ibu Terhadap Anak Kandung yang Mengalami Cerebral Palsy. Jurnal Psikologi dan Perkembangan Vol.2 No. 2, 124-130.
Anindita, R. A., Apsari, C. N. (2019). Pelaksanaan Support Group Pada Orangtua Anak Dengan Cerebral Palsy. Jurnal Pekerjaan Sosial Vol. 2 No: 2
Rentschler, M., Ed, M., Method, M., & Specialist, I. (2008). The Masgutova Method of Neuro-Sensory-Motor and Reflex Integration : Key to Health , Development and Learning, (202).
Rahim, F. (2018). Penatalaksaan Fisioterapi Pada Cerebral Palsy Spastik Quadripelgi.
Masgutova, S., Russia-poland, P. D., Wenberg, E. S., & Retschler, M. (2008). Masgutova Method of Reflex Integration for Children With Cerebral Palsy, 1–23.
Adam RD, Victor M. (1981). Normal Development dan Deviation in Development of The Nervous System. Principles of Neurology. 2 nd edition. New York : Mc Graw Hill Book Co. 387 – 412.
Maimunah, S. (2013). Studi Eksploratif Perilaku Koping Pada Individu Dengan Cerebral Palsy. Jurnal Imliah Psikologi Terapan Vol. 1 No. 1, 156-171.
Ikatan fisoterapi indonesai. (2016).
Anindita, A. R. & Apsari, N. C. (2019). Pelaksanaan Support Group Pada Orangtua Anak Dengan Cerebral Palsy. Page 4.
World cerebral palsy day october 6. diakses pada minggu 26 mei 2019. (https://worldcpday.org/). Mengunjungi 28 desember 2020
Lukaningsih, Zuyina Luk. (2010). Pengembangan Kepribadian. Yogyakarta: Mulia Medika.
Hardiman, B. (2013). Penatalaksanaa Fsiaioterapi Pada Kasus Cerebral Palsy Quadriplegi Dengan Metode Neuro Develpoment Treatment ( NDT)
Parenting Indonesia. Gangguan Medis Penyerta Cerebral Palsy. (https://www.parenting.co.id/bayi/gangguan+medis+penyerta+cerebral+palsy). Mengunjungi blogspot 02 Januari 2021 Infodation. Hari Penyandang Cacat Sedunia. 2014.
(http://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/in fodatin_disabilitas.pdf). Mengunjungi 04 Januari 2021
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Indonesian Journal of Health Science

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.









