Media Pembelajaran Sebagai Pusat Sumber Belajar
DOI:
https://doi.org/10.54957/jolas.v4i5.870Kata Kunci:
Media Pembelajaran, Organisasi, Pusat Sumber BelajarAbstrak
Penelitian ini berjudul media pembelajaran sebagai pusat sumber belajar. Metode penelitian ini menggunakan metode library research (studi kepustakaan). Penelitian kajian pustaka merupakan studi literatur yang berfungsi sebagai panduan dalam menelaah masalah penelitian (review of research). Desain penelitian berperan sebagai panduan dalam melaksanakan penelitian untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Proses penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah yang akan diteliti, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan referensi pustaka, penyaringan literatur, dan tabulasi data yang kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan bahwa media pembelajaran merupakan sebuah sarana untuk menyalurkan pesan kepada peserta didik dan juga untuk merangsang pikiran, perhatian, perasaan peserta didik untuk mendorong terjadinya proses belajar yang terkendali dan memiliki tujuan, media dapat dikatakan sumber belajar apabila memiliki tujuan yang jelas dan ada kaitannya terhadap pembelajaran. Media pembelajaran memiliki peran yang penting dalam pusat sumber belajar, karena media berperan sebagai pusat dan alat pembelajaran yang memudahkan guru dalam menyampaikan materi kepada siswa dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Referensi
Amaliyah, A., & Rahmat, A. (2021). Pengembangan Potensi Diri Peserta Didik Melalui Proses Pendidikan. Attadib: Journal of Elementary Education, 5(1), 28. https://doi.org/10.32507/attadib.v5i1.926
Annur, S. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan. Palembang: Noerfikri.
Arsyad, A. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Arsyad A. (2011). Media Pembelajaran, 23–35.
Eskha, A. (2018). Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar. Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan, 2(1 maret), 12–18.
Hamalik, O. (2016). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hanaa, H., & Mia Evani, E. (2022). Peran Penting Guru Pembimbing Khusus Dalam Pendidikan Inklusi Di SDI Al-Muttaqin. Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 8(3), 167–171. https://doi.org/10.26740/jrpd.v8n3.p167-171
Ibrahim. (2013). Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Ibrahim. (2021). Pelaksanaan Supervisi Kinerja Guru di SMP IT Izzuddin Palembang. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 7(2), 13–25.
Ibrahim, Prasetyo, A., Niswah, C., & Zulkipli. (2022). Sarana Dan Prasarana Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 170–181. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i3.578
Latifah, S. (2014). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 3(2), 24–40. https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v3i2.71
Miarso, Y. H. (2016). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Mulyadi. (2016). Bimbingan Konseling di Madrasah dan Sekolah. Jakarta: Prenada Media Grop.
Novriliam, R., & Yunaldi. (2012). SEBAGAI PUSAT SUMBER BELAJAR. Jurnal Ilmu Informasi Pperpustakaan dan Kearsipan1, 1(September), 141–150.
Nugroho, A. A., Putra, R. W. Y., Putra, F. G., & Syazali, M. (2017). Pengembangan Blog Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 197. https://doi.org/10.24042/ajpm.v8i2.2028
Rokania, S. (2020). Jurnal basicedu, 4(2), 337–343.
Zainuri, A., Ibrahim, Kanada, R., & Hidayat. (2023). Evaluasi Kurikulum Pendidikan: Memastikan Proses Pembelajaran Sesuai dengan Tujuan Pendidikan. Manajemen Pendidikan islam, 9(1), 74–87. Diambil dari http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/El-idare
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Mardiah Astuti, Icha Suryana, Nabila Anggraini, Anisa Fitri, Muhammad Fajar, Putri Widiya Astuti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








