Apakah Laporan Keuangan Koperasi X Telah Sesuai Dengan SAK ETAP?

Penulis

  • Defina Karunia Putri
  • Arifah Fibri Andriani Politeknik Keuangan Negara STAN

DOI:

https://doi.org/10.54957/jurnalku.v1i4.85

Kata Kunci:

Implementasi, Koperasi, Standar akuntansi keuangan

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengulas penerapan standar akuntansi keuangan dalam laporan keuangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia X yang berlokasi di Kota Tegal. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis konten yang bersumber dari laporan keuangan entitas. Data penelitian berupa laporan keuangan tahun 2019 yang diperoleh langsung dari pengurus entitas. SAK ETAP dan Permen KUMK No. 13 Tahun 2015 digunakan sebagai rujukan dalam melakukan analisis lebih lanjut berdasarkan data dan informasi yang telah diperoleh dari analisis konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum KPRI X telah menyajikan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP maupun Permen KUMK No. 13 Tahun 2015. Penelitian ini juga menyarankan kepada Ikatan Akuntansi Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk melakukan koordinasi dalam penyusunan standar akuntansi keuangan untuk koperasi di Indonesia.

Referensi

Fatmawati, A. P., & Maulana, J. (2021). Analisis penerapan SAK Koperasi Pasca Pencabutan PSAK 27 tentang penyajian laporan keuangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) UPI Bandung. Accounthink : Journal of Accounting and Finance, 5(1), 25–28. https://emea.mitsubishielectric.com/ar/products-solutions/factory-automation/index.html

Handayani, D. Y., Mintarti, S., & Musviyanti, M. (2017). Analisis penyajian laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik. Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman, 2(2). https://doi.org/10.29264/jiam.v2i2.1067

Ikatan Akuntan Indonesia. (2009). Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Ikatan Akuntan Indonesia.

Indawatika, F. (2017). Penyusunan laporan keuangan berbasis SAK ETAP Koperasi Intako dan respon pihak eksternal. Journal of Accounting Science, 1(1), 38–50. https://doi.org/10.21070/jas.v1i1.788

Kader, M. A. (2018). Peran UKM dan koperasi dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan di Indonesia. Jurnal Riset Bisnis Dan Manajemen, 8(1), 15–32. https://ojs.unikom.ac.id/index.php/jurisma/article/view/995

Karsimin, K. (2021). Pengaruh implementasi SAK ETAP dan SOP keuangan terhadap mutu laporan keuangan UKM binaan dinas koperasi dan UMKM di Kota Depok. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(2), 120–137. https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i2.20

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. (2020). Peraturan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan MenengahNomor 5 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Koperasi dan UKM Tahun 2020-2024 (p. 13). Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2018). Intermediate Accounting: IFRS Edition, 3rd Edition. John Wiley & Sons, Inc. https://www.google.co.id/books/edition/Intermediate_Accounting/VXH5twEACAAJ?hl=en

Kurniawan, A., & Firmansyah, A. (2021). Implementation of PSAK 71 In Indonesia mutual fund investment in insurance subsector companies. Jambura Equilibrium Journal, 3(2), 94–111. https://doi.org/10.37479/jej.v3i2.11136

Laliwu, J., Sumual, T. E. M., & Tanor, L. A. O. (2021). Analisis penyajian laporan keuangan koperasi simpan pinjam global mandiri berdasarkan PSAK ETAP Desa Beo Kabupaten Talaud. Jurnal Akuntansi Manado (JAIM), 1(1), 105–117. https://doi.org/10.53682/jaim.v2i1.529

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. (2015). Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 13 Tahun 2015 tentang Pedoman Akuntansi Simpan Pinjam Oleh Koperasi. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. https://kemenkopukm.go.id/uploads/laporan/1569826353_Permenkop Nomor 13 tahun 2015 tt pedoman akuntansi usaha simpan pinjam oleh koperasi .pdf

Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian. Republik Indonesia.

Rizaty, M. A. (2021). Daftar Provinsi dengan Jumlah SHU Koperasi Terbesar di 2020. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/06/17/tertinggi-nasional-shu-koperasi-di-jawa-timur-mencapai-rp132-triliun-pada-2020

Saing, H. J., & Firmansyah, A. (2021). The impact of PSAK 73 implementation on leases in Indonesia telecommunication companies. International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR), 5(3), 1033–1049. http://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/IJEBAR/article/view/2804

Siagian, R. P., & Pangemanan, S. S. (2016). Analisis Penyajian Laporan Keuangan Berdasarkan Penerapan. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 4(1), 1450–1460. https://doi.org/10.35794/emba.4.1.2016.12365

Simatupang, E. M. (2018). Analisis penyajian laporan keuangan berdasarkan SAK-ETAP pada kopdit Cu. Karya Nyata Pematang Siantar. Jurnal Akuntansi Barelang, 2(2), 53–63.

Tama, S. B., & Firmansyah, A. (2021). Perbedaan perlakuan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72 di Indonesia. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 5(3), 270–280. https://www.ejournal.pelitaindonesia.ac.id/ojs32/index.php/BILANCIA/article/view/1392

Yuniarsih, N. (2016). Analisis kepatuhan laporan keuangan koperasi berdasarkan SAK ETAP. Jurnal Bisnis Perspektif, 8(1), 9–18. https://doi.org/10.37477/bip.v8i1.32

Unduhan

Diterbitkan

06-12-2021

Cara Mengutip

Putri , D. K. ., & Andriani, A. F. (2021). Apakah Laporan Keuangan Koperasi X Telah Sesuai Dengan SAK ETAP?. Jurnalku, 1(4), 323–336. https://doi.org/10.54957/jurnalku.v1i4.85

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama