Pengkajian Resep Elektronik Rawat Jalan Di Rumah Sakit X Dari Aspek Administratif Pada Bulan Desember 2022
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2.418Keywords:
Kelengkapan resep, Pengkajian, Resep elektronikAbstract
Seorang ahli farmasi wajib melakukan pengkajian terhadap resep yang diterimanya meliputi pengkajian administratif, farmasetis dan klinis untuk menjamin resep yang legal dan meminimalkan kesalahan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang penulisan resep elektronik oleh dokter terhadap Peraturan Menteri Kesehatan nomor 72 tahun 2016 dari aspek administratif di Rumah Sakit X pada bulan Desember tahun 2022. Penelitian ini termasuk non eksperimental bersifat deskriptif, yaitu hanya menggambarkan keadaan objek yang didasarkan pada data resep elektronik rawat jalan saja. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2022 di rumah sakit x. Dengan menghitung persentase kelengkapan administratif resep elektronik rawat jalan hasil nya dapat di uraikan sebagai berikut: nama dokter 100%, SIP dokter 100%, alamat praktek dokter 100%, paraf dokter 100%, nama pasien 100%, umur pasien 100%, berat badan 57%, jenis kelamin 67%,ruangan asal penulisan resep 76%. Kesimpulan dari gambaran kelengkapan resep elektronik rawat jalan rumah sakit x, dari 363 lembar resep 31 % lengkap dan 69 % tidak lengkap.
References
Adrizal, A., Sriwahyuni, F., & Aldi, Y. (2019). Analisis pelayanan resep konvensional dan elektronik serta pengaruhnya terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di RSUD M.natsir solok indonesia. JSFK, 6(5433), 195–199. https://doi.org/10.25077/jsfk.6.3.195-199.2019
Diana, A. laela. (2020). Evaluasi pengkajian resep berdasarkan aspek administratif dan farmasetik di salah satu puskesmas kabupaten bekasi. Karya Tulis Ilmiah, 1.
Husnun Niam, M., Suryawati, C., & Agushybana, F. (2021). Implikasi resep elektronik dalam manajemen kendali obat di rumah sakit. JKM(Jurnal Kesehatan Masyarakat), 9(6347), 1.
Hutagalung, E. (2019). Evaluasi skrining kelengkapan resep pasien BPJS rawat jalan di RSUD.Pirgngadi kota medan. Karya Tulis Ilmiah, 8(5), 55.
Indrayani, F., & Novianti. (2021). Pengkajian Resep Berdasarkan Aspek Administratif Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Tamalanrea Kota Makassar. Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology, 6(1), 21–25.
Peraturan Menteri Kesehatan no 72 tahun 2016, Standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit 5,27 (2016).
Lakoan, M. R., Adiana, S., Maulina, D., Hasanah, K., Rinawati, S. M., R, A. U. H., Puspita, N., & Dwidayanti, A. (2023). Pelayanan Farmasi Klinik. PT Scifintech Andrew Wijaya.
Rivaldy, K. putra. (2020). Pengkajian resep obat golongan PPI ( Proton Pump Inhibitor) secara administratif dan farmasetik di apotek mirah medika kabupaten bandung. Karya Tulis Ilmiah, 3.
Rosa, M. B., Nascimento, M. M. G. do, Cirilio, P. B., Santos, R. de A., Batista, L. F., Perini, E., & Couto, R. C. (2019). Electronic prescription: frequency and severity of medication errors. Revista Da Associacao Medica Brasileira (1992), 65(1349), 11. https://doi.org/10.1590/1806-9282.65.11.1349
Schiff, G., Mirica, M. M., Dhavle, A. A., Galanter, W. L., Lambert, B., & Wright, A. (2018). A prescription for enhancing electronic prescribing safety. Health Affairs, 37(0725), 1. https://doi.org/10.1377/hlthaff.2018.0725
Susanti, I. (2021). Evaluasi kelengkapan resep untuk mencegah medication error. 2(1), 1–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Rasul Hamdi, Dimas Adrianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








