Menutup kesenjangan kesehatan: Peningkatan kesetaraan akses dan kualitas layanan kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i3.1511Keywords:
Akses layanan kesehatan, Kesetaraan kesehatan, Kelompok rentan, Kebijakan kesehatanAbstract
Ketimpangan akses dan kualitas layanan kesehatan masih menjadi tantangan yang sistemik di Indonesia, terutama bagi kelompok rentan. Perbedaan pendapatan, tingkat pendidikan, dan lokasi geografis memperburuk utilisasi layanan dan luaran kesehatan. Kajian ini bertujuan untuk menelaah faktor struktural penyebab ketimpangan, mengevaluasi keterbatasan kebijakan yang ada seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta mengidentifikasi strategi peningkatan kesetaraan yang dapat diterapkan. Tinjauan pustaka dilakukan terhadap enam sumber nasional dan internasional yang terbit pada 2016–2025. Hasil menunjukkan bahwa hambatan yang berkelanjutan—termasuk ketimpangan infrastruktur, keterbatasan distribusi tenaga kesehatan, dan pelaksanaan kebijakan yang belum terintegrasi—masih menghambat pencapaian kesetaraan. Harmonisasi kebijakan, optimalisasi alokasi sumber daya, dan pemanfaatan teknologi digital seperti telemedicine merupakan komponen penting dalam upaya mempersempit kesenjangan layanan. Pendekatan lintas sektor yang terkoordinasi diperlukan untuk membangun sistem kesehatan yang lebih inklusif dan tangguh.
References
Aizawa, T. (2022). Inequality in health opportunities in Indonesia: long-term influence of early-life circumstances on health. BMC Public Health, 22(1), 1334. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13714-8 .
Alayda, N. F., Aulia, C. M., Ritonga, E. R., & Purba, S. H. (2024). Literature Review: Analisis Dampak Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Terhadap Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(7), 2616–2626.
Augustia, A. D., Karimullah, M. R., Tsani, A. F., Fa’urachmad S.I, & Puspita, A. M. I. (2024). Mengurai Benang Kusut Kesenjangan Sosial Ekonomi: Strategi Menuju Masyarakat yang Adil dan Sejahtera. Neraca Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 2(5), 588–593.
Aurelio, M., Brittin, K., Darknell, L., Chitewe, A., & Shah, A. (2024). Using quality improvement to pursue equity: lessons from healthcare. British Journal of Healthcare Management, 30(4), 1–15. https://doi.org/10.12968/bjhc.2023.0142 .
Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Mortalitas di Indonesia Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020.
Binuko, R. S. D., & Fauziyah, N. F. (2024). Pengaruh Faktor Ekonomi dan Sosial Terhadap Akses Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI), 8(2).
Chisolm, D. J., Dugan, J. A., Figueroa, J. F., Lane‐Fall, M. B., Roby, D. H., Rodriguez, H. P., & Ortega, A. N. (2023). Improving health equity through health care systems research. Health Services Research, 58(S3), 289–299. https://doi.org/10.1111/1475-6773.14192
GoodStats. (2023). Rasio Kematian Ibu di Negara ASEAN, Indonesia Masuk Deretan 3 Terburuk.
Herawati, C., & Bakhri, S. (2019). Ketimpangan Pelayanan Kesehatan Dasar dan Ekonomi di Wilayah Perbatasan Inequality of Basic and Economic Health Services in the Border Region. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 17–27.
Jindal, M., Chaiyachati, K. H., Fung, V., Manson, S. M., & Mortensen, K. (2023). Eliminating health care inequities through strengthening access to care. Health Services Research, 58(S3), 300–310. https://doi.org/10.1111/1475-6773.14202
Kemenkes RI. (2023). Tantangan Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Upaya Peningkatan Akses Kesehatan.
Komnas HAM RI. (2020). Kajian Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Bagi Kelompok Rentan di Indonesia. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia.
Mentari, G. B., & Susilawati. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Akses Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Health Sains, 3(6).
Noor, Z. A., Sekarningrum, T. D., & Sulistyaningsih, T. (2021). Disparitas perkotaan-pedesaan: pemerataan dalam akses layanan kesehatan primer untuk lansia selama pandemi Covid-19. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 7(4), 576. https://doi.org/10.29210/020211249
Novryan, M. C., & Subroto, M. (2023). Analisis Pelayanan Kesehatan bagi Narapidana Lanjut Usia di Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(02). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i002.19820
Rohmah, N. (2023). Analisis Faktor-faktor Penyebab Disparitas Kesehatan: Studi tentang Akses Terhadap Layanan Kesehatan dan Luaran Kesehatan. Mandalika Journal of Medical and Health Studies, 1(1), 14–18.
Salsabila, T., Ramadini, S., Sari, D. A., & Gurning, F. P. (2023). Analisis Akses Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin dalam Perspektif Pembiayaan Kesehatan Era JKN di Indonesia. JK: Jurnal Kesehatan , 1(6), 902–912.
Sulistyawan, D. P., Yusuf, Y., & Machrunnisa. (2023). Inovasi Pelayanan Publik pada Aplikasi Mobile JKN dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kota Tangerang. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(2).
Villerusa, A., Gobina, I., Vroblevska, E., Bukova- Zideluna, A., Linina, I., Springe, L., Liinamo, A., & Matinheikki-Kokko, K. (2020). The model of boosting the cross-sectoral cooperation for health and wellbeing in cities. European Journal of Public Health, 30(Supplement_5). https://doi.org/10.1093/eurpub/ckaa166.369
World Health Organization (WHO). (2024). Operational framework for monitoring social determinants of health equity.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hanifah Nabilah, Ashfiya Vi'Aqila El-Tsana, Riswandy Wasir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







