Penerapan PSAK 109 Pada BAZNAS Kota Magelang Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya
DOI:
https://doi.org/10.54957/jurnalku.v1i4.62Kata Kunci:
Akuntansi zakat, Baznas, Standar akuntansi keuanganAbstrak
This study aims to analyze the implementation of PSAK 109 and the factors that influence it at BAZNAS Magelang City. This research was conducted in Magelang in February-April 2021. This research is a qualitative research with interview method to obtain primary data and literature study method to obtain secondary data. The results of this study indicate that BAZNAS Magelang City is still doing traditional zakat and infaq/alms accounting records and has not yet fully implemented PSAK 109, particularly related to the measurement, presentation, reporting, and disclosure of ZIS funds. As for the factors that influence the implementation of PSAK 109 at BAZNAS Magelang City, there are four factors that can be identified, namely differences in perceptions of the urgency of PSAK 109, limitations of information technology systems, limited human resources, and limited support from local governments. This study indicates that local governments need to provide adequate support for the implementation of PSAK 109, both policy support and financial support, which can accommodate the needs of information technology systems and human resource competencies. In addition, this study indicates that the central BAZNAS and the Indonesian Institute of Accountants (IAI) need to increase socialization and assistance to regional BAZNAS regarding the application of PSAK 109.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 109 dan faktor-faktor yang memengaruhinya pada BAZNAS Kota Magelang. Penelitian ini dilakukan di Magelang pada bulan Februari-April 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara untuk memperoleh data primer dan metode studi pustaka untuk memperoleh data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Magelang masih melakukan pencatatan akuntansi zakat dan infak/sedekah secara tradisional dan belum sepenuhnya menerapkan PSAK 109, khususnya terkait pengukuran, penyajian, pelaporan, dan pengungkapan dana ZIS. Adapun terkait faktor-faktor yang memengaruhi penerapan PSAK 109 pada BAZNAS Kota Magelang, terdapat empat faktor yang dapat diidentifikasi, yaitu perbedaan persepsi terhadap urgensi PSAK 109, keterbatasan sistem teknologi informasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan keterbatasan dukungan dari pemerintah daerah. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan dukungan secara memadai terhadap penerapan PSAK 109, baik dukungan kebijakan maupun dukungan dana, yang dapat mengakomodasi kebutuhan sistem teknologi informasi dan kompetensi sumber daya manusia. Selain itu, penelitian ini mengindikasikan bahwa BAZNAS pusat dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) perlu meningkatkan sosialisasi dan asistensi kepada BAZNAS daerah terkait penerapan PSAK 109.
Referensi
Arief, S. W. H., Manossoh, H., & Alexander, S. W. (2017). Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Akuntansi Zakat pada Baznas Manado. Jurnal Riset Akuntansi Going Concern, 12(1), 98–107.
Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is Qualitative in Qualitative Research. Qualitative Sociology, 42(2), 139–160. https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7
Badan Amil Zakat Nasional. (n.d). Profil. Diakses tanggal 20 Maret 2021, dari https://baznas.go.id/profil
Badan Amil Zakat Nasional (28 Mei 2020). Zakat dan Penanganan Covid-19. http://baznas.go.id/pendistribusian/kolom/direktur-pp/2511-zakat-dan-penanganan-covid-19
Bakri. (2019). Penerapan Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Gorontalo. Jurnal Al-Buhuts, 15(2).
Bulutoding, L.-, & Anggeriani, W.-. (2018). Akuntansi Zakat: Kajian PSAK 109 (Studi Kasus pada BAZNAS Kota Makassar). Akuntabilitas: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi, 11(1), 23–37. https://doi.org/10.35457/akuntabilitas.v11i1.446
Dompet Dhuafa. (n.d.). Sejarah Pengelolaan Zakat Pada Masa Khalifah Umar bin Khattab. Diakses 28 Desember 2020 dari https://www.dompetdhuafa.org/id/berita/detail/khalifah-umar-bin-khattab
Hadijah, S. (2019). Analisis Penerapan PSAK 109 Tentang Akuntansi Zakat, Infaq, dan Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Majene. Journal of Economic, Public, and Accounting (JEPA), 1(2), 58–67. https://doi.org/10.31605/jepa.v1i2.297
Hadziq, M. F. (2013). Fikih Zakat, Infaq, dan Sedekah. Ekonomi Ziswaf.
Ikbal, M., Mulyani, H., Medinal. (2021). Analisis Penerapan Akuntansi Zakat dan BAZNAS Kota Pangkalpinang. 8(2), 1–11.
Kartini, T. (2019). Analisis Penerapan Psak 109 Tentang Pencatatan Akuntansi Zakat, Infaq/Sedekah (ZIS) pada BAZNAS Kabupaten Sukabumi. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2014). Intermediate Accounting: IFRS Edition, 2nd Edition. https://books.google.co.id/books?id=_KOqBAAAQBAJ
Latief, N. F. (2019). Managing Zakat in the 4.0 Era: An Implementation of Simba in BAZNAS of North Sulawesi. Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 8(2), 238–255. https://doi.org/10.22373/share.v8i2.5550
Majid J, Asse A, Fatimah, Fajrin F. (2020). PSAK 109: Upaya Mewujudkan Good Zakat Governance BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan. Laa Maisyir, 1(Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar), 16.
Masamah, M. (2019). Tinjauan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Zakat Terhadap Peran Pemberdayaan Zakat Secara Produktif oleh Penyuluh Agama Islam. Istidal: Jurnal Studi Hukum Islam, 23. https://ejournal.unisnu.ac.id/JSHI/article/view/1371
Nisa, A. C., Indarwati, H., Muthi’ah, S., & Anwar, S. (2021). Laporan Keuangan BAZNAS di Era Digital 4.0 : Tinjauan atas PSAK 109. Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman, 7(1), 114–135.
Ohoirenan, M. H., & Fithria, A. (2020). Analisis Penerapan PSAK 109 Pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Tual. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 3(2), 135. https://doi.org/10.21043/aktsar.v3i2.8123
Putri, J. I. F., & Awalina, P. (2021). Analisis Penerapan PSAK No. 109 Tentang Zakat, Infaq Dan Shadaqah Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk. JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi), 2(1), 49-61.
Rahman, T. (2015). Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah (PSAK 109): Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ). Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 6(1), 141. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v6i1.141-164
Rahmawati, I. D., & P, F. A. (2013). Penerapan Akuntansi Zakat (PSAK No.109) pada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Cabang Sidoarjo dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Prosiding, 109, 92–104.
Redaksi DDTCNews. (27 Februari 2020). Potensi Zakat Rp217 Triliun, BAZNAS Hanya Kantongi Rp9 triliun. DDTC News. https:// news.ddtc.co.id/potensi-zakat-rp217-triliun-baznas-hanya-kantongi-rp9-triliun-19209
Ridjali, I.S., Malik. E., (2021). Penerapan Akuntansi PSAK 109 Tentang Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Kota Baubau. 3(1). 1-15.
Ritonga, P. (2017). Analisis Akuntansi Zakat Berdasarkan PSAK No. 109 pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sumatera Utara. Jurnal Khitabah. 1(1).
Rizal, Fitri, S. A., & Minazzulami, H. (2017). PSAK 109: A Study Of Its Application At BAZNAS Solok Regency. Jurnal IMARA, 1(1), 1–16. https://ojs.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/jurei/article/viewFile/992/869
Rokib. A., Wisnandani. I., Murhasanah. E. (2021). Analisis Penerapan PSAK 109 dalam Menyusun Laporan Keuangan di BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya. 1(2), 99–110.
Sari, J. M., Titisari. K. H., Nurlaela. S., (2020). Application of PSAK 109 in Organization of Zakat Managers (Opz) In Sragen District (BAZNAS, LAZISNU, LAZISMU, and LAZKU). 4(3), 390–400.
Sartika D., Eliza. N., Ilyas. A. (2021) Penerapan PSAK No. 109 Tentang Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional Menggunakan Aplikasi SiMBA di BAZNAS Kota Padang. Jurnal Ekonomi & Bisnis Dharma Andalas. Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 113–126.
Sayidah, N. (2019). Penerapan Akuntansi Zakat dan Infak / Sedekah pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Analisa Akuntansi Dan Perpajakan, 2(2), 183–199. https://doi.org/10.25139/jaap.v2i2.1395
Shanaz, S. (2015). Application of Accounting Zakat, Infaq/Sedekah Based on PSAK 109 at Badan Amil Zakat the Province North Sulawesi. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi, 3(4), 315–324.
Susanto, A., & Meiryani. (2019). Full Disclosure in Financial Reporting. International Journal of Scientific and Technology Research, 8(6), 340–345.
Susilowati, L., & Khofifa, F. (2020). Kesesuaian Akuntansi Zakat, Infak dan Sedekah dengan PSAK 109 BAZNAS Kabupaten Tulungagung. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), 4(2), 162–180. https://doi.org/10.46367/jas.v4i2.246
Wijayanti, C., Roziq, A., & Irmadariyani, R. (2020). Penerimaan Pengguna Terhadap Sistem Informasi Manajemen BAZNAS dan Kesesuaian dengan PSAK Nomor 109 (Studi Kasus pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jember). E-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 7(1), 42. https://doi.org/10.19184/ejeba.v7i1.15553
Yanuar, F., Amriya, Y., & Priyono, N. (2020). Review Laporan Keuangan Baznas Kabupaten Magelang dengan PSAK 109. Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 21(01). https://doi.org/10.29040/jap.v21i1.1161
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnalku

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








