Family nursing care for a toddler with stunting and speech delay in Aceh Besar Regency
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v6i2.2146Kata Kunci:
Family Nursing CareAbstrak
Stunting and speech delay are health problems in toddlers that influence physical growth, cognitive development, and communication abilities. Inadequate management may negatively impact children’s long-term growth and development. The family plays a crucial role in prevention and management through adequate nutrition, developmental stimulation, and utilization of healthcare services. This final scientific paper aimed to describe the implementation of family nursing care for a toddler with stunting and speech delay. Based on the assessment conducted from December 30, 2025, to January 1, 2026, two priority nursing diagnoses were identified: inadequate nutritional intake (stunting) and delayed child development (speech delay). The interventions were designed on the five family health tasks. For the first diagnosis, the actions implemented included education on balanced nutrition using the ‘My Plate’ approach, demonstration of healthy menu planning, modification of the eating environment, and utilization of healthcare services. Interventions implemented for the second diagnosis included education on the importance of speech development stimulation, demonstration of language stimulation using flashcards and bibliotherapy, limitation of gadget use, and family assistance in decision-making regarding care and in the independent implementation of language stimulation at home. Evaluation results indicated improvements in the family’s knowledge, attitudes, skills, and self-confidence in caring for the child, as well as in fulfilling family health tasks. Community health centers are expected to enhance educational programs and family support initiatives to optimize child growth and development.
Referensi
Ardianti, A., & Sumarmi, S. (2023). Keragaman pangan balita dan pengeluaran pangan sebagai faktor risiko stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 5974–5982. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/20558
Cahyaningrum, & Masruroh. (2025). Edukasi metode stimulasi bicara flash card untuk pencegahan speech delay di PAUD Tunas Buana. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 7(1), 151–155.
Chaizuran, M. (2023). Faktor yang mempengaruhi speech delay pada anak usia dini di Paud It Khairul Ummah Darussalam Indonesian. Journal of Nursing and Midwifery, 5(1).
Cica N Akuba. (2026). Gambaran ketepatan pemberian makanan tambahan. Jurnal Dunia Kesmas, 6604(1).
Haris, H. (2021). Pola perilaku makan bersama keluarga untuk pencegahan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Galesong Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12.
https://forikes-ejournal.com/index.php/SF/article/view/sf12nk120
Hasanah, N., & Sugito, S. (2020). Analisis pola asuh orang tua terhadap keterlambatan bicara pada anak usia dini. Jurnal Obsesi:Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 913. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.456
IDAI. (2023). Speech Delay. Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Jannah, R., Djoehaeni, H., & Romadona, N. F. (2024). Upaya orang tua dalam menangani anak usia dini dengan speech delay. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 723–733. https://www.aulad.org/index.php/aulad/article/view/770
Khopiyani, A., Sefrina, L. R., & Harianti, R. (2024). Pengaruh penyuluhan gizi terhadap pengetahuan gizi ibu menggunakan lembar balik di Posyandu Anggrek 2 Karawang. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 2773–2778.
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/28104
Laksmi, I. G., Sari, R., & Saraswati. (2023). Peningkatan peran orangtua dalam deteksi dini gangguan keterlambatan bicara (speech delay) pada anak usia 12-36 bulan. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 3(1), 11–16.
https://ejournal.itekes-bali.ac.id/index.php/jai/article/view/483
Lubis, D. R., Chairiyah, R., & A, M. Y. R. (2024). Pemberdayaan keluarga untuk mendukung optimalisasi tumbuh kembang anak bebas stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.32502/se.v1i1.7391
Muslimat, A., Lukman, & Hadrwai, M. (2020). Faktor dan dampak keterlambatan berbicara (speech delay) terhadap perilaku anak studi kasus anak usia 3-5 tahun: Kajian Psikolinguistik. Jurnal Al-Qiyam, 1(2), 1–10.
https://ojs.staialfurqan.ac.id/alqiyam/article/view/122/79
Nurhikmah, Darwis, & Dewi, I. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay pada balita usia 3-5 tahun. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3. https://ojs.institutnh.ac.id/index.php/jimpk/article/view/968
Nuzulah, F., & Thoriqussuud, M. (2024). Pengaruh paparan digital dan minimnya interaksi orangtua terhadap terjadinya speech delay pada anak. KNM BSA (Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab), 477.
https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/knm-bsa/article/view/2752
Qamari, N., & Amelia, K. R. (2025). Hubungan pola komunikasi orang tua dengan kejadian speech delay pada anak 36-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Jurnal Sains dan Aplikasi, 13 (2), 180–187.
Rahmadhani, E. P. (2025). Waktu paparan layar (screen time): hubungannya dengan pola makan dan status gizi balita. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 9(1), 34–37. https://doi.org/10.23960/jkunila.v9i1.pp34-37
Ratnawati, R., & Alam, F. S. N. (2023). Metode bibliotherapy sebagai upaya penanganan speech delay pada anak stunting. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6483–6492. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5332
Ruslan, H., Nata, R., Anjasmara, Simunati, & Junaidi. (2025). Pemberian terapi bermain flash card pada anak dengan speech delay di UPT pusat pelayanan rehabilitasi anak Inang Matutu Makassar. Jurnal Media Implementasi Riset Kesehatan, 6(2), 163–169.
https://ojs3.poltekkes-mks.ac.id/index.php/medriset/article/view/1652
Sujianti, Febriani, L., & Subandi, A. (2025). Edukasi isi piringku sebagai upaya pencegahan stunting pada balita di Posyandu RW 11 Kelurahan Gunungsimping Cilacap. Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad (JPMA), 7(1), 58–69.
http://e-jurnal.universitasalirsyad.ac.id/index.php/jpma/article/view/589
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aura Azahra Harahap, Yuni Arnita, Neti Hartaty, Syarifa Atika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







