Kebijakan Dan Penerapan Green Building Di Indonesia: Suatu Tinjauan
DOI:
https://doi.org/10.54957/jurnalku.v4i1.674Kata Kunci:
Green Office, Policy, SustainabilityAbstrak
This research aims to discuss green office policies and implementation in Indonesia. Green Office is a system that focuses on the efficient use of resources in office management. This research was conducted using qualitative methods with a literature review approach. The literature review included regulatory studies, journal articles, and news related to implementing green offices. Based on the research results, it was concluded that in Indonesia, green offices have been widely implemented but are still focused on urban areas. The implementation of green offices still has many challenges to be realized on a massive scale in Indonesia. Therefore, strategic, comprehensive and integrated policies are needed to implement green offices in Indonesia. This research completes a literature review on government policies relating to sustainability issues in Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk membahas kebijakan dan penerapan green office di Indonesia. Green office merupakan suatu sistem yang berfokus pada efisiensi penggunaan sumber daya pada pengelolaan perkantoran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review. Literature review yang dilakukan mencakup telaah regulasi, artikel jurnal, dan berita terkait penerapan green office. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di Indonesia, green office telah banyak di lakukan, namun masih berpusat pada area perkotaan. Penerapan green office masih memiliki banyak tantangan untuk bisa diwujudkan secara masif di Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan yang strategis, menyeluruh, serta terintegrasi dibutuhkan untuk menerapkan green office secara menyeluruh di Indonesia. Penelitian ini melengkapi ulasan literatur yang berkaitan dengan kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan isu keberlanjutan di Indonesia.
Referensi
Adnan, Y. M., Arif, N. A. M., & Razali, M. N. (2022). Exploring green office building choices by corporate tenants in Malaysia. Sustainability, 14(21), 1–23. https://doi.org/10.3390/su142114509
Agustin, A. V. (2018). Penerapan green office di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Jakarta III. Jurnal Utilitas, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.22236/utilitas.v4i1.4685
Amelia, I. R., Sarwono, & Hayat, A. (2018). Konsep eco-office dalam rangka mewujudkan perkantoran ramah lingkungan (studi pada kantor Walikota Probolinggo). Jurnal Administrasi Publik, 2(3), 478–484. http://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/view/409
Armitage, L., Murugan, A., & Kato, H. (2011). Green offices in Australia: a user perception survey. Journal of Corporate Real Estate, 13(3), 169–180. https://doi.org/10.1108/14630011111170454
Ervianto, W. I. (2009). Manajemen proyek konstruksi. Graha Ilmu.
Fatmawati, E. (2019). Kenyamanan ruang perpustakaan dengan prinsip green office. Jurnal Pustakawan Indonesia, 18(1), 21–32. https://doi.org/10.29244/jpi.18.1.21-32
Fitriani, D., & Astuti, S. (2016). Penerapan green office pada bagian rumah tangga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jurnal Utilitas, 2(1), 64–71. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/525/
Gou, Z. (2016). Green building for office interiors: challenges and opportunities. Facilities, 34(11–12), 614–629. https://doi.org/10.1108/F-04-2015-0022
Gunawan, G. (2023). Terapkan konsep green building, kantor pusat kementerian pupr jadi objek kunjungan pelatihan city academy on finance and equality. https://www.toprilis.com/2023/05/terapkan-konsep-green-building-kantor.html
Hapsari, O. E. (2018). Analisis penerapan green building pada bangunan pendidikan (studi kasus: Green School Bali). Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 3(2), 54–61. https://doi.org/10.29080/alard.v3i2.334
Idhar, C., & Yuwono, B. E. (2019). Analisis potensi peningkatan sertifikasi green building terhadap konservasi air gedung Waskita. Seminar Intelektual Muda #2, 99–102. https://doi.org/10.25105/psia.v1i2.6657
Kementerian ESDM. (2011). Pemborosan energi 80 persen faktor manusia. Kementerian ESDM. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pemborosan-energi-80-persen-faktor-manusia
Madoeretno, A. P., & Marfiana, P. (2022). Pembangunan green building dalam upaya mitigasi global warming pada kualitas kesehatan lingkungan kerja. Gema Wiralodra, 13(2), 381–397. https://doi.org/10.31943/gemawiralodra.v13i2.264
Nabilla, S. R., Sari, S. R., & Murtini, T. W. (2018). Penerapan green building di perkantoran menara Suara Merdeka, Semarang. National Academic Journal of Architecture, 5(2), 124–134. https://doi.org/10.24252/nature.v5i2a5
Nasihin, I., Kosasih, D., Nurlaila, A., & Alviani, Y. (2020). Analisis implementasi kebijakan green campus Universitas Kuningan. Seminar Nasional Konvervasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat I, 9(1), 154–161. https://journal.uniku.ac.id/index.php/prosiding-fahutan/article/view/3702
Newell, G., MacFarlane, J., & Walker, R. (2014). Assessing energy rating premiums in the performance of green office buildings in Australia. Journal of Property Investment and Finance, 32(4), 352–370. https://doi.org/10.1108/JPIF-10-2013-0061
Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Pahnael, J. R. N., Soekiman, A., & Wimala, M. (2020). Penerapan kebijakan insentif green building di Kota Bandung. Jurnal Infrastruktur, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.35814/infrastruktur.v6i1.1315
Pasharibu, Y., Sugiarto, A., Ariarsanti, T., & Wijayanto, P. (2019). Dimensions of green office evidence from regency/city government offices in Central Java, Indonesia. Business: Theory and Practice, 20, 391–402. https://doi.org/10.3846/btp.2019.37
Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. (2022). Kebijakan bangunan hijau. Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. https://jakarta.go.id/kebijakan-bangunan-hijau
Ruhenda, H. N., Akmalah, E., & Sururi, M. R. (2016). Tinjauan terhadap standar green building di Indonesia Dan Malaysia. Jurnal Online Rekaracana Institut Teknologi Nasional, 2(1), 1–12. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekaracana/article/view/990
Sahid, Sumiyati, Y., & Purisari, R. (2020). The constrains of green building implementation in Indonesia. The International Conference on Sciences and Technology Applications, 1485, 1–11. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1485/1/012050
Sucipto, T. L. A., Hatmoko, J. U. D., Sumarni, S., & Pujiastuti, J. (2017). Kajian penerapan green building pada gedung Bank Indonesia Surakarta. Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Dan Kejuruan, 7(2), 17–24. https://doi.org/10.20961/jiptek.v7i2.12692
Supriyadi, E., Sofiana, M., & Wahyuni, R. (2020). Green office concept assessment study in the council show the office care. Majalah Ilmiah Bijak, 17(1), 108–113. https://doi.org/10.31334/bijak.v17i1.830
United Nation. (2015). Transforming our world: the 2030 agenda for sustainable development. General Assembly Resolution 70/1. https://sdgs.un.org/2030agenda
WCED. (1987). Our common future: report of the world commission on environment and development. Medicine, Conflict and Survival, 1–87. https://sustainabledevelopment.un.org/content/documents/5987our-common-future.pdf
Widiarsa, K. B., Kumara, I., & Hartati, R. S. (2021). Studi literatur perkembangan green building di Indonesia. Jurnal SPEKTRUM, 8(2), 37-47,. https://doi.org/10.24843/spektrum.2021.v08.i02.p5
Widyawati, R. L. (2019). Green building dalam pembangunan berkelanjutan konsep hemat energi menuju green building di Jakarta. Jurnal KaLIBRASI, 2(1), 43–59. https://doi.org/10.37721/kal.v13i0.463
Wu, X., Lin, B., Papachristos, G., Liu, P., & Zimmermann, N. (2020). A holistic approach to evaluate building performance gap of green office buildings: A case study in China. Building and Environment, 175(March), 106819. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2020.106819
Yee Sin, O., Yusof, N., & Osmadi, A. (2021). Challenges of green office implementation: A case study in Penang, Malaysia. International Journal of Sustainable Construction Engineering and Technology, 12(1), 153–163. https://doi.org/10.30880/ijscet.2021.12.01.015
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Eva Yunadia Chaerani, Amrie Firmansyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








